Senin, 20 Agustus 2018
16 Mei 2018 19:47 WIB

Lokasi Penggerebekan Teroris di Tangerang Kembali Normal

Bagikan :

Tangerang, era.id - Situasi tiga lokasi penggerebekan teroris di Tangerang sudah kembali kondusif. Jalan yang sempat ditutup sejak pagi tadi, kini sudah dibuka.

Tapi, sejumlah polisi masih melakukan penjagaan di sekitar area lokasi TKP. Garis polisi pun dipasang sebagai penanda lokasi tidak bisa dimasuki sembarang pihak.

Hari ini, terdapat tiga lokasi penggerebekan di Tangerang. Yaitu kios Duta permak jin di Jalan Gempol Raya RT4/2, rumah di Duta Bintaro Kluster Ubud 2, dan rumah di Jalan Delima Komplek Kunciran Mas Permai.

Ketiga lokasi itu digerebek Densus Antiteror 88 untuk penindakan terhadap terduga teroris. Penangkapan dilakukan terhadap tiga orang yang diduga terkait rentetan aksi teror.

Saat penggerebakan tadi, sejumlah warga sempat mendengarkan adanya tembakan. Tembakan ini dilakukan sebagai peringatan agar para terduga teroris menyerahkan diri.

"Ditangkap 3 orang, MC, G, A, serta satu wanita orang diamankan," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Rabu (16/5/2018).

Namun Setyo belum merinci lebih jauh apa saja peran tiga terduga teroris yang digrebek dalam penggerebekkan itu. Namun, berdasarkan keterangan tetangga, mereka memiliki usaha permak jin.

"Dari penggerebakan itu petugas mengamankan sepeda motor, telepon genggam dan dokumen. Upaya yang sudah dilakukan, olah TKP, kedua sterilisasi dan menutup jalan dengan garis polisi," lanjut Setyo.

Rentetan teror terjadi di beberapa daerah sejak akhir pekan lalu. Bom bunuh diri meledak di tiga gereja di Surabaya yang menelan korban puluhan orang.

Berdasarkan pengembangan kepolisian, personel Densus Antiteror 88 melakukan penindakan terhadap belasan orang yang diduga terlibat serangan bom di Sidoarjo dan Surabaya.

Hari ini, teror terjadi di Mapolda Riau. Di sana, seorang polisi meninggal dunia. Sementara, empat pelaku teror ditembak mati polisi.

Presiden Joko Widodo meminta Polri mengungkap pelaku teror hingga akar-akarnya. Rentetan teror yang terjadi, kata Presiden, disebut kejahatan kemanusiaan dan tidak terlibat dengan agama apapun.

Bagikan :
Topik :

Reporter : Yohanes Sebastian
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
BERITA TERKAIT
GRAFIS
BERITA TERBARU
Peristiwa
20 Agustus 2018 12:46 WIB

Tak Datang ke Bawaslu, Andi Arief ada di Bali

Dia siap hadir kalau pemeriksaannya dijadwal ulang
Nasional
20 Agustus 2018 12:42 WIB

Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Masih Rahasia

Serius, nih? Pendaftaran tim kampanye tinggal satu jam lagi, lho!
Nasional
20 Agustus 2018 12:06 WIB

Ada Komunikasi Tak Sampai di Internal Prabowo-Sandiaga

Karena Prabowo berpesan jangan kritik Asian Games, eh malah ada yang ngkritik
Ekonomi
20 Agustus 2018 11:31 WIB

Pidato Ketua MPR Dikuliti Habis Sri Mulyani

44 persen utang, ada andil pemerintahan sebelumnya dan Zulkifli ada di kabinet  …
Peristiwa
20 Agustus 2018 10:21 WIB

Bawaslu Panggil Andi Arief Kasus Mahar Sandiaga

Dalam kasus ini ada tiga orang yang diperiksa hari ini, salah satunya Andi Arief