Kamis, 24 Januari 2019
16 Mei 2018 19:47 WIB

Lokasi Penggerebekan Teroris di Tangerang Kembali Normal

Bagikan :

Tangerang, era.id - Situasi tiga lokasi penggerebekan teroris di Tangerang sudah kembali kondusif. Jalan yang sempat ditutup sejak pagi tadi, kini sudah dibuka.

Tapi, sejumlah polisi masih melakukan penjagaan di sekitar area lokasi TKP. Garis polisi pun dipasang sebagai penanda lokasi tidak bisa dimasuki sembarang pihak.

Hari ini, terdapat tiga lokasi penggerebekan di Tangerang. Yaitu kios Duta permak jin di Jalan Gempol Raya RT4/2, rumah di Duta Bintaro Kluster Ubud 2, dan rumah di Jalan Delima Komplek Kunciran Mas Permai.

Ketiga lokasi itu digerebek Densus Antiteror 88 untuk penindakan terhadap terduga teroris. Penangkapan dilakukan terhadap tiga orang yang diduga terkait rentetan aksi teror.

Saat penggerebakan tadi, sejumlah warga sempat mendengarkan adanya tembakan. Tembakan ini dilakukan sebagai peringatan agar para terduga teroris menyerahkan diri.

"Ditangkap 3 orang, MC, G, A, serta satu wanita orang diamankan," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Rabu (16/5/2018).

Namun Setyo belum merinci lebih jauh apa saja peran tiga terduga teroris yang digrebek dalam penggerebekkan itu. Namun, berdasarkan keterangan tetangga, mereka memiliki usaha permak jin.

"Dari penggerebakan itu petugas mengamankan sepeda motor, telepon genggam dan dokumen. Upaya yang sudah dilakukan, olah TKP, kedua sterilisasi dan menutup jalan dengan garis polisi," lanjut Setyo.

Rentetan teror terjadi di beberapa daerah sejak akhir pekan lalu. Bom bunuh diri meledak di tiga gereja di Surabaya yang menelan korban puluhan orang.

Berdasarkan pengembangan kepolisian, personel Densus Antiteror 88 melakukan penindakan terhadap belasan orang yang diduga terlibat serangan bom di Sidoarjo dan Surabaya.

Hari ini, teror terjadi di Mapolda Riau. Di sana, seorang polisi meninggal dunia. Sementara, empat pelaku teror ditembak mati polisi.

Presiden Joko Widodo meminta Polri mengungkap pelaku teror hingga akar-akarnya. Rentetan teror yang terjadi, kata Presiden, disebut kejahatan kemanusiaan dan tidak terlibat dengan agama apapun.

Bagikan :
Topik :

Reporter : Yohanes Sebastian
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
BERITA TERKAIT
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
24 Januari 2019 19:09 WIB

Kubu Prabowo Memaknai Salam Tiga Jari Ahok

Ini pertanda tidak ingin terlibat Pilpres 2019
Nasional
24 Januari 2019 18:44 WIB

Hottest Issue Malam, Kamis 24 Januari 2019

Ada berita tentang doa Ahoker, kemunculan Bripda Putri dan OTT Bupati Mesuji 
Olahraga
24 Januari 2019 18:21 WIB

Cedera Kaki Neymar Kambuh Lagi

Tuchel pun pusing tujuh keliling
Peristiwa
24 Januari 2019 17:53 WIB

Temui Kubu Jokowi, Dubes Asing Bantah Berpihak di Pilpres 2019

Enggak ada keberpihakan, ini demokrasi negara orang cuy
Peristiwa
24 Januari 2019 17:47 WIB

Jelang Debat Kedua, Kubu Jokowi Diskusi dengan Tim Ahli

Mereka adalah para ahli di bidang energi, pangan, sumber daya alam, dan lingkungan hidup