Rabu, 22 Mei 2019
18 Mei 2018 11:20 WIB

Wali Kota Risma: Surabaya Wani!

Bagikan :
Surabaya, era.id - Surabaya mulai kondusif. Namun trauma masih menyelimuti warga. Untuk menyembuhkan hati warga, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini punya cara sendiri. Risma bertindak cepat dengan mengumpulkan pihak-pihak yang terlibat langsung dengan warga, seperti RT, RW, pengurus masjid, kepala sekolah dan lainnya. Tujuannya agar warga bisa sembuh.

Risma juga membuat aplikasi yang akan segera bisa digunakan. Tujuannya untuk memantau perpindahan tempat tinggal warga maupun pendatang. 

"Kita buat aplikasi untuk perpindahan penduduk. (Contohnya) ada yang kosan, atau cuma nginep. Percepatan (perpindahan) itu kami butuhkan, sehingga kami tahu apa yang terjadi di masyarakat," jelas Risma. 

Tim era.id berkesempatan nge-vlog bareng Wali Kota Risma di tengah kesibukannya. Risma menjelaskan bagaimana kebiasaannya ketika memasuki bulan Ramadan. Risma turun ke jalan-jalan kota Surabaya untuk memastikan warga dan kotanya aman. Bahkan saat memasuki puasa hari pertama, Risma Tarawih dan muter Surabaya hingga pukul 02.30 dini hari. Ditanya soal menjaga stamina di bulan Ramadan dengan segala kesibukannya sebagai Wali Kota, Risma punya jawabannya sendiri. 

"Insya Allah kuat, saya melakukannya untuk Allah," ujar Risma mantap. 

Surabaya wani! Yuk teman-teman era.id kita tonton vlognya.
Bagikan :

Reporter : Wilson Septrudy Purba
Editor : Moksa Hutasoit
KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Era In Podcast
Nasional
Senin, 15 Oktober 2018 WIB

Era In Podcast

GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
22 Mei 2019 12:36 WIB

Corey Taylor Bicara Soal Medsos dan Meme

Katanya, ini ada hubungannya sama album baru Slipknot
megapolitan
22 Mei 2019 12:15 WIB

TNI-Polri Sterilkan Kawasan KS Tubun-Petamburan

Titik ini jadi lokasi pedemo sejak pagi tadi
Peristiwa
22 Mei 2019 11:58 WIB

KPU: Cari Keadilan Bukan di Jalan Tapi Lewat MK

Karena lewat jalur ini, dugaan kecurangan bisa dibuktikan
Ekonomi
22 Mei 2019 11:55 WIB

Maaf, Layanan Penukaran Uang Dihentikan Dulu

Soalnya Jakarta lagi gak asyik