Rabu, 23 Oktober 2019
24 Februari 2018 10:29 WIB

Karya Curah di Mata Penikmat Seni

Bagikan :
Jakarta, era.id- Komunitas kreatif terus bermunculan di Jakarta. Salah satu tempat tumbuh kembang komunitas dan bakat-bakat kreatif anak muda adalah Gudang Sarinah Ekosistem. Didirikan sejak 2015, Gudang Sarinah Ekosistem menjadi ruang yang menyatukan inisiatif-inisiatif kreatif para pelaku seni, terutama milenials. Tempat ini menjadi melting pot. Berbagai jaringan bertemu dan berkolaborasi. Mereka saling belajar, bertukar pengetahuan dan ide sebagai pencarian akan pemikiran-pemikiran kritis, kreatif, dan inovatif. 

Nah, saat ini 10 seniman berkolaborasi dalam pameran Karya Curah. Seniman seperti Tahilalats, The Ayankz, AstorPS dan lainnya menampilkan karya terbaik untuk dipamerkan. Pameran ini berlangsung sampai dengan 28 Februari 2018. Satu orang seniman menampilkan 4 karya yang bisa dibeli satu paket seharga Rp500 ribu. Pengunjung bisa membeli 1 paket karya dengan harga Rp100 ribu. Uniknya 1 paket karya berisi 10 gambar yang merupakan hasil karya dari 10 seniman. 10 karya tersebut dikemas tertutup. Jadi pembeli nggak tahu dapat karya yang mana saja dari sang seniman.

Lalu bagaimana pendapat para penikmat seni mengenai pameran ini? Yuk simak tayangannya. Jangan lupa kirim saran dan masukanmu tentang komunitas-komunitas kreatif ke email redaksi@era.id. Kamu juga bisa kirim tulisan dan video komunitasmu. Kami akan menayangkan di era.id. Ditunggu ya!
Bagikan :

Reporter : Wilson Septrudy Purba
Editor : Wahyu Lilik
KOMENTAR
BERITA TERKAIT
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
22 Oktober 2019 21:14 WIB

King Gizzard & the Lizard Wizard Siap Entak Jakarta

Kolektif Ibu Kota Studiorama jadi yang paling bertanggung jawab soal ini!
Nasional
22 Oktober 2019 20:38 WIB

Johnny G Plate dan Dokter Terawan dalam Jajaran Kabinet

Apa saja posisi yang bakal mereka tempati? Sudah tahu?
Nasional
22 Oktober 2019 20:27 WIB

What's On Today, 22 Oktober 2019

Nikmatilah sensasi baru mendengarkan berita
Nusantara
22 Oktober 2019 20:25 WIB

Fenomena Crosshijaber dari Sudut Pandang Waria

"Crosshijaber stigma baru bagi kami"