Jumat, 21 Juni 2019
03 April 2018 07:37 WIB

Kisah Cinta Jenderal Soedirman

Bagikan :
Jakarta, era.id - Kamu pasti tahu dia. Namanya banyak tercatat di tiap jalan protokol di kota-kota besar negeri ini. Malah di Jakarta, sosok kurusnya yang berbalut jubah panjang diabadikan dalam bentuk patung. Dia berdiri tegak memberi hormat, entah kepada siapa. Sosok itu adalah Panglima Besar Jenderal Soedirman. Seseorang berjiwa baja yang memimpin perjuangan tentara Indonesia.

Jenderal Soedirman memang figur yang sulit dilupakan. Namanya harum seharum perjuangannya. Sejak muda banyak yang segan terhadapnya, sosok yang keras dan sangat alim. Tapi tahukan, ia luluh terhadap seorang gadis Cilacap. Bukan seorang gadis sembarangan. 

Namanya Siti Alfiah, dikenal sebagai primadona Cilacap. Keduanya bertemu di Perkumpulan Wiworotomo, Organisasi Intrasekolah di Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO). Kala itu, banyak lelaki yang berebut hati Alfiah. Tapi tak bikin niat Soedirman untuk memperjuangkan cintanya ciut.

Berbagai cara dilakukan Soedirman muda untuk mendekati Alfiah. Soedirman yang handal bermain teater, ditunjuk sebagai ketua panitia pementasan teater dalam waktu dekat. Tak perlu lama untuk menentukan siapa yang akan berkolaborasi bersamanya, ia memilih Alfiah sebagai bendahara pementasan teater. 

Cara yang dilakukan berhasil. Dia kian dekat dengan Alfiah. Tak jarang ia berkunjung ke rumah Sastroatmodjo, orang tua Alfiah, dengan alasan untuk membicarakan koordinasi internal Muhammadiyah. Keduanya memang merupakan pengurus Muhammadiyah. Melihat kedekatan mereka semakin lama, mulai banyak lelaki yang memilih mundur untuk mendekati Alfiah.

Layaknya roman cinta besar pada umumnya, yang tak selalu indah. Kisah cinta Soedirman dan Alfiah pun begitu. Bukan karena tak direstui orang tua, melainkan paman Alfiah yakni Haji Mukmin yang merupakan seorang saudagar pemilik hotel. Sang paman mau Alfiah menikah dengan kalangan orang kaya. Sementara Soedirman hanyalah anak dari ajudan wedana yang bergaji kecil.

Namun, itu semua tak mengurungkan semangat Soedirman untuk memperjuangkan cintanya terhadap Alfiah. Terbukti saat ia dipilih sebagai Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat/Angkatan Perang Republik Indonesia pada 12 November 1945. Ia mungkin memang telah ditakdirkan Tuhan menjadi panglima tentara pertama Indonesia. Menyisihkan saingannya yang kuat pula seperti Oerip Soemohardjo. Lewat momen ini restu paman Alfiah didapatkan.

Soedirman dan Alfiah menikah, hari-hari terasa sempurna. Cinta Soedirman sangat besar untuk Alfiah. Tak jarang jika Jenderal Soedirman di rumah, ia menyiapkan baju terbaik untuk sang istri agar selalu terlihat cantik. Begitu pula dengan Alfiah, ia rela melakukan apa saja demi pujangga hatinya.

Soedirman yang terkenal sebagai perokok berat, kala itu tengah terkapar di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta. Ia ingin sekali mencium aroma rokok dan dimintalah Alfiah untuk menghisap rokok lalu dihembuskan asap rokok itu ke wajahnya. Sejak saat itu pun, Alfiah menjadi seorang perokok. 

Bak cerita Romeo dan Juliet, cinta keduanya yang besar akan meluluhkan hati siapa pun yang mendengarnya. Mereka dipisahkan oleh kematian yang terlebih dahulu menjemput sang Jenderal pada 29 Januari 1950 pada usia yang masih sangat muda, 34 tahun. 
Bagikan :
Topik :

Reporter : Rebecca Napitupulu
Editor : Ahmad Syarif
KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jejak Kereta Api di Indonesia
Nasional
Jumat, 28 September 2018 WIB

Jejak Kereta Api di Indonesia

Perjalanan Hidup Pewarna Bibir
Vistory
Minggu, 09 September 2018 WIB

Perjalanan Hidup Pewarna Bibir

Sejarah Si Peci
Grafis
Selasa, 04 September 2018 WIB

Sejarah Si Peci

GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
20 Juni 2019 22:03 WIB

Lewat Tulisan, Ahli KPU Jelaskan Anak Perusahaan Bukan BUMN

Biar semuanya menjadi terang benderang lur~
Nasional
20 Juni 2019 21:32 WIB

Kubu Prabowo Tak Puas Jawaban Saksi Ahli KPU

Kubu Prabowo mempertanyakan Situng rawan disusupi
Nasional
20 Juni 2019 21:25 WIB

KPU Ragukan Kualitas Saksi dan Ahli Kubu Prabowo

"Ngomongnya plintat-plintut gitu," katanya
Nasional
20 Juni 2019 21:11 WIB

Dapat Promosi Jabatan, Deputi Penindakan KPK Balik ke Polri

Di mana pun berada sing penting mengabdi untuk bangsa dan negara
Nasional
20 Juni 2019 20:26 WIB

Perdebatan Situng di Sidang MK

Jadi sebenarnya Situng itu apa sih? Si Pitung, ane tahu~~