Rabu, 26 Juni 2019
Al Wakrah Stadium di Qatar (Foto: Twitter @roadto2022)
23 Mei 2019 14:32 WIB

Peserta Piala Dunia 2022 Tetap 32 Negara

Tak ada yang berubah
Bagikan :


Zurich, era.id - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Kamis (23/5/2019) menegaskan peserta Piala Dunia 2022 di Qatar masih tetap 32 dan belum dikembangkan menjadi 48 negara seperti rencana semula.

Presiden FIFA Gianni Infantino pernah menyampaikan usulan untuk menambahkan jumlah peserta pesta sepak bola terbesar sejagat itu, serta menambahkan jumlah negara tuan rumah.

"Setelah melakukan proses konsultasi menyeluruh dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, disimpulkan bahwa melihat kondisi saat ini, penambahan peserta belum bisa dilaksanakan," kata FIFA dalam sebuah pernyataan.

FIFA dan tuan rumah Qatar juga sudah mempelajari kesanggupan negara Teluk tersebut untuk menambah jumlah negara peserta karena berdampak terhadap fasilitas yang ada.


Baca Juga : Menciptakan Skuat Berkualitas Tanpa Keluar Duit

"Analisis bersama menyimpulkan bahwa berhubung adanya persiapan lebih lanjut dan dampak logistik yang ditimbulkan dan harus ditanggung tuan rumah, diperlukan waktu lebih panjang untuk persiapan," demikian pernyataan FIFA.

Infantino mulai mundur dari ide tersebut dan pada Maret lalu setelah dalam pertemuan dewan FIFA di Miami berujar: "Jika itu terlaksana, fantastis. Tapi jika tidak terjadi, juga fantastis."

Pihak panitia Piala Dunia Qatar mengatakan, mereka selalu terbuka atas rencana penambahan jumlah peserta jika sudah ditemukan model pelaksanaan yang layak.

"Dengan sisa waktu tiga setengah tahun menjelang kick off, Qatar tetap memiliki komitmen kuat untuk memastikan bahwa penyelenggaraan Piala Dunia 2022 dengan 32 peserta akan menjadi turnamen terbaik yang pernah ada dan membuat bangga dunia Arab."

Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara, yaitu AS, Kanada dan Meksiko dan akan diikuti 48 negara, sehingga akan mampu mengatasi masalah logistik dan ketersediaan stadion.

Situasi politik yang melanda Timur Tengah juga menjadi salah satu pertimbangan untuk menunda penambahan jumlah peserta.

Uni Emirat Arab, Saudi Arabia, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan politik, perdagangan dan transportasi dengan Qatar sejak Juni 2017. Negara tersebut menuduh Qatar mendukung kegiatan kelompok teroris, tuduhan yang selalu dibantah keras Qatar.
 
Bagikan :
Topik :

Reporter : Riki Noviana
Editor : Riki Noviana
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
megapolitan
25 Juni 2019 21:57 WIB

Mungkin ini Penyebab LRT Velodrome-Kelapa Gading Belum Beroperasi

Ada bau yang tak sedap sepertinya...
 
Nasional
25 Juni 2019 19:15 WIB

TKN Gelar Nobar Putusan Sidang Gugatan Prabowo

Daripada turun ke jalanan dan demo mending nonton di TV
Nasional
25 Juni 2019 18:48 WIB

Bakal Ada Demo di MK, Wiranto: Apa yang Diperjuangkan?

Apa yang kalian cari, wahai ferguso?
Nasional
25 Juni 2019 18:10 WIB

Ahok yang Terseret Kala Denny Indrayana Sindir Eddy Hiariej

Semua karena Ahok....
Nasional
25 Juni 2019 18:05 WIB

VIDEO: Palsukan Ijazah, Pelawak Qomar Ditahan

Qomar telah ditahan sejak Senin malam