Senin, 16 September 2019
Al Wakrah Stadium di Qatar (Foto: Twitter @roadto2022)
23 Mei 2019 14:32 WIB

Peserta Piala Dunia 2022 Tetap 32 Negara

Tak ada yang berubah
Bagikan :


Zurich, era.id - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Kamis (23/5/2019) menegaskan peserta Piala Dunia 2022 di Qatar masih tetap 32 dan belum dikembangkan menjadi 48 negara seperti rencana semula.

Presiden FIFA Gianni Infantino pernah menyampaikan usulan untuk menambahkan jumlah peserta pesta sepak bola terbesar sejagat itu, serta menambahkan jumlah negara tuan rumah.

"Setelah melakukan proses konsultasi menyeluruh dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, disimpulkan bahwa melihat kondisi saat ini, penambahan peserta belum bisa dilaksanakan," kata FIFA dalam sebuah pernyataan.

FIFA dan tuan rumah Qatar juga sudah mempelajari kesanggupan negara Teluk tersebut untuk menambah jumlah negara peserta karena berdampak terhadap fasilitas yang ada.


Baca Juga : Menjaga Asa Garuda di Tengah 'Guyuran' Problema

"Analisis bersama menyimpulkan bahwa berhubung adanya persiapan lebih lanjut dan dampak logistik yang ditimbulkan dan harus ditanggung tuan rumah, diperlukan waktu lebih panjang untuk persiapan," demikian pernyataan FIFA.

Infantino mulai mundur dari ide tersebut dan pada Maret lalu setelah dalam pertemuan dewan FIFA di Miami berujar: "Jika itu terlaksana, fantastis. Tapi jika tidak terjadi, juga fantastis."

Pihak panitia Piala Dunia Qatar mengatakan, mereka selalu terbuka atas rencana penambahan jumlah peserta jika sudah ditemukan model pelaksanaan yang layak.

"Dengan sisa waktu tiga setengah tahun menjelang kick off, Qatar tetap memiliki komitmen kuat untuk memastikan bahwa penyelenggaraan Piala Dunia 2022 dengan 32 peserta akan menjadi turnamen terbaik yang pernah ada dan membuat bangga dunia Arab."

Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara, yaitu AS, Kanada dan Meksiko dan akan diikuti 48 negara, sehingga akan mampu mengatasi masalah logistik dan ketersediaan stadion.

Situasi politik yang melanda Timur Tengah juga menjadi salah satu pertimbangan untuk menunda penambahan jumlah peserta.

Uni Emirat Arab, Saudi Arabia, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan politik, perdagangan dan transportasi dengan Qatar sejak Juni 2017. Negara tersebut menuduh Qatar mendukung kegiatan kelompok teroris, tuduhan yang selalu dibantah keras Qatar.
 
Bagikan :
Topik :

Reporter : Riki Noviana
Editor : Riki Noviana
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
15 September 2019 20:31 WIB

Wawancara: Masa Depan Perjuangan Habibie Center

Bagaimana Habibie Center melanjutkan perjuangan selepas kepergian Habibie?
Internasional
15 September 2019 19:44 WIB

Wabah Ebola Seret Menteri Kesehatan Kongo ke Penjara

Kini sang menteri harus bertanggung jawab atas perbuatannya
Nasional
15 September 2019 16:39 WIB

Habibie: Bapak Teknologi Penggila Diskusi

Wawancara kami dengan Wakil Ketua Habibie Center
Lifestyle
15 September 2019 14:49 WIB

VIDEO: Movie Update of the Week

Ada film Gemini Man dan SIN: Saat Kekasihmu adalah Kakakmu Sendiri
Lifestyle
15 September 2019 13:49 WIB

Berprakarya dengan Limbah Daur Ulang Styrofoam

Manfaatkan limbah plastik jadi karya seni~