Kamis, 24 Januari 2019
Mauricio Pochettino dan Maurizio Sarri (Foto: Twitter @premierleague0
10 Januari 2019 10:23 WIB

Sarri dan Pochettino Tak Puas dengan VAR

Teknologi yang membunuh emosi
Bagikan :


London, era.id - Pelatih Chelsea Maurizio Sarri mengeluhkan terjadinya gol dari titik penalti oleh Harry Kane yang membuat Tottenham menang 1-0 pada pertandingan semifinal Piala Liga di Stadion Wembley, London, Rabu (9/1) kemarin, dan menyalahkan wasit yang dianggap tidak mampu menggunakan sistem alat bantu rekaman video (VAR).

Sementara itu, pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino yang meski diuntungkan dengan keputusan wasit setelah melihat VAR, juga menyatakan tidak menyukai sistem tersebut.

Kane dijatuhkan oleh kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga, saat menggiring bola ke arah kotak penalti, tapi terdapat kontroversi karena asisten wasit justru mengangkat bendera karena menganggap Kane berada dalam posisi offside.

Setelah melihat rekaman ulang video, diputuskan bahwa Kane tidak dalam posisi offside, sehingga hukuman penalti tetap diberikan.


Baca Juga : Higuain Jalani Tes Medis di Chelsea

Tapi, pelatih Sarri memprotes keputusan asisten wasit dan setelah melihat rekaman video dari pihak Chelsea, tetap berkeyakinan bahwa Kane berada dalam posisi offside.

"Kamera milik kami segaris dengan posisi Harry Kane dengan kepala dan lututnya berada dalam posisi offside. Saya hanya melihat rekaman dari kamera kami. Mungkin kamera VAR berada di posisi yang berbeda. Tapi dari posisi kamera kami, ia (Kane) jelas dalam posisi offside," kata Sarri.

"Saya kira wasit Inggris tidak mampu menggunakan sistem VAR. Jika kamu tidak yakin dengan sistem tersebut, kamu harus memperhatikan bola dan kemudian memberikan keputusan," katanya.

"Di Italia, juga ada sistem VAR dan pada musim pertama, menjadi malapetaka. Wasit tidak tahu cara menggunakan sistem itu. Saya kira saat ini wasit di sini juga tidak mampu menggunakan teknologi tersebut secara benar. Mungkin terasa aneh, di Liga Utama Inggris tidak ada VAR, tapi di Piala Liga justru ada," katanya menambahkan.

Sementara itu pelatih Spurs, Pochettino mengatakan kemenangan melalui penalti Kane tersebut terasa menjadi hambar.

"Memang menyenangkan bila mendapat keuntungan, tapi saya tidak gembira jika memenangi pertandingan dengan cara seperti ini," katanya.

"Saya setuju dengan adanya teknologi karena kamu tidak bisa menghentikan terjadinya evolusi, tapi menunggu terlalu lama sebelum adanya keputusan. Tidak jelas peraturannya," kata Pochettino.

"Saya tidak suka teknologi VAR dan setelah melihatnya di Piala Dunia dan kompetisi lain seperti La Liga, tidak ada yang puas sejak hari pertama diterapkan. VAR itu seperti sistem yang kadang membunuh emosi. Saya tidak bisa merayakan kemenangan malam itu karena harus menunggu selama lima menit untuk mendapatkan keputusan wasit," katanya.
 
Bagikan :
Topik :

Reporter : Riki Noviana
Editor : Riki Noviana
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
24 Januari 2019 09:51 WIB

Ahok di Balik Jeruji: Membaca Sampai Membuat Buku

Bukunya berjudul Kebijakan Ahok dan diluncurkan pada Agustus 2018
Teknologi
24 Januari 2019 09:14 WIB

Ahok Bebas, Subscriber YouTube 'Panggil Saya BTP' Melejit

Apakah ini artinya BTP akan menjadi seorang Youtuber?
Nusantara
24 Januari 2019 09:12 WIB

Asyik, Kirim Buku ke Seluruh Indonesia Gratis

 Kebijakan ini berlaku kalau ngirim lewat Pos Indonesia, di tanggal 17 setiap…
Nasional
24 Januari 2019 09:10 WIB

VIDEO: Penantian Ahokers Hingga Menginap di Mako Brimob

Selain bernyanyi mereka juga berdoa untuk Ahok
Nasional
24 Januari 2019 08:41 WIB

Mencari Tahu Makanan Kesukaan Ahok

Pisang, ayam ketumbar, dan mie goreng seafood Bangka adalah makanan favorit…