Rabu, 20 Maret 2019
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (Wardhany/era.id)
10 Januari 2019 22:05 WIB

Sekjen PDIP Minta Maaf kepada Zulkifli Hasan

Hal itu gara-gara Zulhas disoraki kader PDIP saat menghadiri HUT ke-46 PDI Perjuangan
Bagikan :


Jakarta, era.id - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengaku sudah minta maaf kepada Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.

Permintaan maaf ini akibat kejadian tak mengenakkan yang dialami oleh Zulkifli saat hadir dalam acara HUT ke-46 PDI Perjuangan. Saat itu, Zulkifli disoraki oleh para kader PDI Perjuangan yang hadir.

"Kita (sudah) minta maaf ke Pak Zul," ungkap Hasto kepada wartawan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/01/2019).


Sambutan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di acara HUT ke-46 PDI Perjuangan. (Wardhany/era.id)


Baca Juga : Kata Jokowi ke Kader PDIP: Eling Lan Waspada

Tak hanya Zulkifli yang mendapat sambutan kurang hangat dari kader PDI Perjuangan. Senior partai berlambang banteng yang juga mantan Menteri Koordinator Ekonomi dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Menkoekuin) Kwik Kian Gie juga mendapat sambutan serupa. 

Diketahui, Zulkifli dan Kwik bergabung dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) paslon capres-cawapres nomor urut 01, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Hasto, tindakan kadernya itu merupakan dinamika akar rumput yang ingin menyampaikan aspirasi mereka apa adanya.

"Maka saya sampaikan ke Pak Zul, Pak Zul minta maaf sekiranya ada yang kurang berkenan, lalu Pak Zul manggut-manggut sambil kita cipika-cipiki," kata Hasto.

Kader PDI Perjuangan sekaligus Kepala Sekretariat Posko Cemara, Garda Maharsi menyebut, jika apa yang dilakukan para kader PDI Perjuangan tersebut adalah aksi spontan. Sebab, kebanyakan kader menilai, apa yang dilakukan kubu paslon 02 Prabowo-Sandiaga penuh dengan kebohongan.

"Mungkin kalau dirasa ada yang sikapnya malah membohongi wong cilik dengan muslihat-muslihat seperti hoaks gitu, kader jadi nge-respons secara natural. Hal yang biasa itu. Bukan suatu hal yang spesial," ujar Garda.
Bagikan :

Reporter : Wardhany Tsa Tsia
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Internasional
20 Maret 2019 15:36 WIB

Konvoi Truk Pengangkut Uranium Diserang di Brazil

Macam di film-film
Nasional
20 Maret 2019 15:06 WIB

VIDEO: Penggeledahan Kanwil Kemenag Jatim

Kantor ini digeledah selama 5 jam
Nusantara
20 Maret 2019 14:41 WIB

Akhirnya Para Gajah yang Harus Mengalah

Dari 210 hektare, area hidup para gajah kini menyusut tinggal 10 hingga 20 hektare
Peristiwa
20 Maret 2019 14:09 WIB

Keberadaan Sandi Bantu Prabowo Rebut Hati Gen Z?

Hei Gen Z, coba jawab ini
Peristiwa
20 Maret 2019 13:48 WIB

Maaf Kiai Ma'ruf, Jabar-Banten Masih Belum Aman

"Masih ada sebulan lagi," kata Ma'ruf