Senin, 27 Januari 2020
Layar tangkap Facebook News (Facebook)
27 Oktober 2019 21:09 WIB

Cegah Hoaks, Facebook Punya Fitur News

Jadi cuma artikle dari media-media kredible saja yang bisa muncul~
Bagikan :


Jakarta, era.id - Facebook kerap disudutkan sebagai layanan penyedia informasi hoaks. Agar tidak melulu disalahkan sebagai media sosial penyebar hoaks, Facebook berbenah diri dengan menyiapkan fitur News.

Nantinya fitur ini bakal mengkurasi laman berita dari media jurnalistik yang kredibel untuk ditampilkan dalam 'home page' alias beranda Facebook. Media sosial milik Mark Zuckerberg ini juga akan memberikan kredit bagi media yang mau menyumbangkan berita ke platform mereka.

"Kami ingin memberi orang lebih banyak kontrol atas berita yang mereka lihat, dan kemampuan untuk mengeksplorasi lebih banyak minat berita mereka, langsung di dalam aplikasi Facebook," kata VP, Global News Partnerships Facebook Campbell Brown dan Product Manager News Facebook Mona Sarantakos dalam unggahan blog Facebook Newsroom, Minggu (27/10/2019).

Uji coba fitur News ini baru dilakukan di Amerika Serikat. Berita dan laporan yang akan ditayangkan di fitur tersebut juga nantinya akan dikurasi terlebih dahulu oleh editor. Cara ini sebelumnya sudah dilakukan oleh Apple di aplikasi News mereka.


Baca Juga : Nama Xi Jinping Diterjemahkan sebagai 'Mr. Shithole', Facebook Minta Maaf

Langkah Facebook dinilai sejumlah pihak akan memperbaiki isi dari informasi yang selama ini seringkali berbau hoaks di media sosial itu. Di sisi lain, beberapa pengamat media tetap ragu dengan komitmen Facebook yang ingin membantu mengembangkan industri media.



Personalisasi tidak hanya dilakukan dengan algoritma, tapi juga secara manual. Pengguna bisa menyortir media, artikel dan isu apa yang tidak ingin mereka baca. Untuk segmennya sendiri, News menyediakan artikel dari berbagai isu seperti teknologi, hiburan, kesehatan, dan olahraga.

Sampai saat ini, Facebook belum mau menyebut media massa mana saja yang sudah berpartisipasi. Namun, tangkapan layar 'News Secton' akan mencakup cerita dari The Wall Street Journal, Time, The Washington Post, BuzzFeed News, Bloomberg, Fox Business, Business Insider, NPR, dan lainnya. Adapun juru bicara The Post, BuzzFeed dan LA Times telah mengkonfirmasi partisipasi mereka.

Untuk menghindari bias, Facebook mengatakan bahwa tim kurator konten bukanlah karyawan Facebook melainkan independen dan bebas dari intervensi editorial oleh siapapun di perusahaan. Meski begitu, Facebook tetap memberikan panduan agar menghindari artikel bias.
 
Bagikan :
Topik :

Reporter : ERA.ID
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
26 Januari 2020 21:13 WIB

Naga Lyla 'Hijrah' ke Ada Band

Keputusan ini sudah dipikirkan sejak setahun lalu
Lifestyle
26 Januari 2020 19:33 WIB

Rizky Nazar Resmi Jadi GatotKaca

GatotKaca akan memulai tahap produksinya pada bulan April 2020
Lifestyle
26 Januari 2020 18:08 WIB

VIDEO: Yang Muda yang Menjaga Tradisi Tato Mentawai

Kami mencoba langsung membuat tato dengan metode hand tapping
Lifestyle
26 Januari 2020 17:19 WIB

Tren Mobil Diesel Masih Berumur Panjang

"Diesel tidak akan hilang"
megapolitan
26 Januari 2020 15:27 WIB

Akhirnya Warga Jakarta Punya Wagub!

Hore, Anies enggak jomblo lagi~