Kamis, 28 Mei 2020
02 April 2020 16:05 WIB

Pesaing Baru TikTok Buatan YouTube itu Bernama 'Shorts'

Gak mau kalah saing
Bagikan :


Jakarta, era.id - Beberapa tahun belakangan, orang-orang mengunggah video kreatifnya ke laman YouTube. Namun, semenjak munculnya aplikasi TikTok hal itu berubah. Publik sepertinya lebih tertarik membuat video singkatnya dan mengunggahnya ke platform video musik asal Tiongkok itu.

Tapi bukan YouTube namanya jika tak punya senjata untuk melibas pesaingnya. Platform berbagi video asal California, Amerika Serikat, itu kini telah menyiapkan produk untuk menyaingi jejaring video musik seperti TikTok yang bernama Shorts.

Dilansir dari The Verge, Shorts akan memungkinkan seseorang untuk membuat serta mengunggah video singkat di dalam aplikasi seluler, seperti TikTok. Mereka juga bisa memanfaatkan musik berlisensi yang dimiliki YouTube Musik dalam katalognya. Lagu-lagu itu dapat digunakan dalam video.

Aplikasi beroperasi dengan membiarkan pengguna bebas memilih audio, musik, filter dan lainnya. Pengguna juga bisa membuat video dengan tarian menggunakan audio itu.


Baca Juga : TikTok Gandeng A Pink hingga iKON di Konser Virtual Pertama Korea Selatan

Laporan perusahaan analitik aplikasi, App Annie pada Januari menyatakan bahwa aplikasi TikTok mengalami lonjakan lebih dari 125 persen selama dua tahun terakhir. 

Aplikasi ini memiliki ratusan juta pengguna dan menjadi kekuatan platform video musik asal Tiongkok. Informasi mencatat bahwa TikTok memiliki sekitar 842 juta unduhan pertama kali dari Apple App Store dan Google Play Store selama 12 bulan terakhir. Hal ini mengalami peningkatan sebesar 15 persen dari tahun ke tahun.

Ini bukan pertama kalinya YouTube mengembangkan versi fitur populer bak platform media sosial lain. Seperti yang kita ketahui, YouTube telah membawa versi Instagram Story ke aplikasi YouTube. 

Dengan basis pengguna terbesar yaitu lebih dari 2 miliar, pengguna aktif bulanan dan mengantongi lisensi musik yang dalam, tidak mengejutkan bahwa YouTube akan membangun aplikasinya seperti TikTok.

Selain itu, Facebook juga telah mengembangkan versi TikTok bernama Lasso, yang diam-diam telah mereka uji di Brasil.
Bagikan :

Reporter : Adelia Hutasoit
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nusantara
28 Mei 2020 10:14 WIB

Boleh New Normal Asal Jangan Kurangi Kewaspadaan COVID-19

Jabar klaim berhasil kendalikan korona
 
Nasional
28 Mei 2020 08:15 WIB

Gelaran Pilkada Serentak di Era New Normal

Tetap digelar Desember
 
Teknologi
28 Mei 2020 07:56 WIB

Peluncuran Roket NASA-SpaceX Terhalang Badai

Ditunda hingga Sabtu