Rabu, 26 Juni 2019
Ilustrasi Security Alert dari Kedubes Amerika Serikat (usembassyJkt)
22 Mei 2019 16:20 WIB

Kedubes Asing Keluarkan Peringatan Keamanan di Jakarta

Mengimbau warganya untuk menghindari kerumunan massa demonstrasi
Bagikan :


Jakarta, era.id - Sejumlah kedutaan besar negara sahabat di Indonesia mengeluarkan security alert atau imbauan waspada kepada warga negaranya. Peringatan keamanan ini dikeluarkan supaya mereka menghindari tempat-tempat kerumunan massa terkait aksi unjuk rasa penolakan hasil Pemilu 2019 di Jakarta.

Kedubes Amerika Serikat (AS), lewat situs resminya id.usembassy.gov, menyampaikan aksi demonstrasi terkait hasil pemilu yang dimulai pada 21 Mei malam diprediksi akan berlanjut hingga hari ini. Mereka mengimbau warganya mengindari lokasi-lokasi yang menjadi titik pusat aksi demonstrasi dan meminta warganya berhati-hati jika berada di kerumunan massa.
 

Selanjutnya, pihak Kedubes AS juga meminta agar warganya mengunduh Smart Traveler Enrollment Program (STEP) untuk mendapat info keamanan lebih lanjut.

Selain Kedubes Amerika, sejumlah perwakilan negara lainnya seperi Prancis, Australia dan Belanda juga mengimbau warganya untuk tidak beraktivitas di sekitar lokasi aksi unjuk rasa. Tempat-tempat tersebut antara lain KPU dan Bawaslu di Jakarta Pusat. 

Mereka khawatir akan warganya terjebak dalam peristiwa yang tidak diinginkan seperti ancaman terorisme atau kerusuhan massa dari aksi demonstrasi tersebut.


Baca Juga : Amenesty Internasional Kirimi Surat Terbuka untuk Jokowi



Jika Kedubes Amerika dan Prancis melarang warganya untuk menghindari lokasi-lokasi kerumunan massa. Pihak Kerajaan Belanda justru mengimbau agar warganya tidak datang berkunjung ke Indonesia, terutama Jakarta pada hari ini. 

"Hasil pemilihan presiden Indonesia akan diumumkan pada hari Rabu 22 Mei 2019. Menjelang dan sekitar hari itu, ada risiko kerusuhan, terutama di kota-kota besar di Indonesia," tulis Kedutaan Besar Kerajaan Belanda dalam situs resminya.

Hal serupa juga dikeluarkan Kedubes Australia kepada warga negaranya yang sedang berlibur di Indonesia. Mereka memberikan peringatan agar selalu waspada dan memperhatikan arahan pihak kedubes terkait kemungkinan aksi-aksi teror di sejumlah wilayah lainnya di Indonesia
 
Adapun sejak kemarin Selasa (21/5) malam, sejumlah aksi massa digelar di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Mereka menolak hasil rekapitulasi suara nasional terkait Pemilu dan Pilpres 2019.  Aksi unjuk rasa yang digelar berlangsung hingga malam hari, membuat Jalan Sudirman-Thamrin harus dialihkan oleh pihak kepolisian.


Grafis Ilham/era.id
 
Bagikan :
Topik :

Reporter : Aditya Fajar Indrawan
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
megapolitan
25 Juni 2019 21:57 WIB

Mungkin ini Penyebab LRT Velodrome-Kelapa Gading Belum Beroperasi

Ada bau yang tak sedap sepertinya...
 
Nasional
25 Juni 2019 19:15 WIB

TKN Gelar Nobar Putusan Sidang Gugatan Prabowo

Daripada turun ke jalanan dan demo mending nonton di TV
Nasional
25 Juni 2019 18:48 WIB

Bakal Ada Demo di MK, Wiranto: Apa yang Diperjuangkan?

Apa yang kalian cari, wahai ferguso?
Nasional
25 Juni 2019 18:10 WIB

Ahok yang Terseret Kala Denny Indrayana Sindir Eddy Hiariej

Semua karena Ahok....
Nasional
25 Juni 2019 18:05 WIB

VIDEO: Palsukan Ijazah, Pelawak Qomar Ditahan

Qomar telah ditahan sejak Senin malam