Selasa, 17 September 2019
Salah satu momen kemesraan SBY dan Ani Yudhoyono (Foto via Instagram @aniyudhoyono)
01 Juni 2019 13:31 WIB

Mengenang Lagi Puisi SBY 'Flamboyan' untuk Ani Yudhoyono

Para mantan dan pembawa berita membacakan lagi untuk mendukung Ani
Bagikan :


Jakarta, era.id - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata pernah membuat puisi untuk istrinya Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono tahun 1975 silam. Puisi ini berjudul Flamboyan

Puluhan tahun kemudian, para pembawa berita atau presenter program berita dari sejumlah stasiun televisi membawakan puisi ini untuk memberikan semangat bagi Ani Yudhoyono yang saat itu sedang dirawat National University Hospital, Singapura karena penyakit kanker darah.

Dari sebuah video yang diunggah di Twitter, para presenter itu secara bergantian membawakan bait per bait dari puisi Flamboyan. Di dalam video itu, ada sejumlah presenter baik yang masih aktif maupun yang kini sudah tak lagi menjalankan profesi itu.

Mereka yang ikut membacakan puisi itu adalah Tina Talisa, Meutya Hafid, Tommy Tjokro dan Risca Indah, presenter senior Rosiana Silalahi, Grace Natalie, Isyana Bagus Oka, Prabu Revolusi, dan Jeremy Tety.
 


Ini adalah puisi berjudul 'Flamboyan' yang dibuat oleh SBY saat tahun 1975 itu:

Kembang Merah di ujung kota.
Menunggu sapa angin utara.
Atau langkah kuda penarik kereta.
Pembawa berita.
Dan simponi cinta.

Flamboyan, kaulah yang dirindukan.
Sang pengembara.
Yang menapaki harinya tanpa huru-hara.
Hingga puncak almamater para ksatria.

Jika bungamu jatuh berguguran. 
Dalam semerbak wangi sinar pesona.
Kau ucapkan selamat datang. 
Pada pengembara berpedati tua. 
Yang tak henti berucap bahagia.
Karena perjalanan panjangnya tak sia-sia. 
Berakhir di batas kota.


Setelah membacakan puisi itu secara bergantian, para presenter berita ini mengucapkan dukungannya untuk Ani Yudhoyono. 

"Doa kami untuk Ibu Ani selalu," kata Tommy Tjokro. 

"Selalu semangat dan tetap menginsipirasi ya, bu," kata Tina Talisa dalam dukungannya.



Dihubungi era.id, Tina Talisa mengaku menjadi inisiator pembuatan video singkat ini. Sebelumnya, dia dan tim videografer serta editor, melakukan riset kecil-kecilan untuk mencari tahu apa yang disuka Ani Yudhoyono. 

"Kontak dan koordinir senior-senior dan teman-teman news anchor, membagi peran," kata Tina.

"Bu Ani sangat suka puisi flamboyan ini, jadi saya berpikir video puisi yang dibawakan para news anchor semoga bisa menyenangkan dan menyemangati hati bu Ani," lanjutnya.

Sayangnya, Tina Talisa mengaku mendapat informasi, Ani Yudhoyono tidak pernah sempat melihat kembali video itu. 

Ani Yudhoyono meninggal di Singapura sekitar pukul 11.50 WIB waktu setempat. Dalam beberapa hari terakhir, kondisi Ani Yudhoyono memang menurun drastis. Gabungan sejumlah dokter, mulai dari Indonesia, National University Hospital hingga Amerika Serikat, terus berupaya mengembalikan kondisi Ani ke level normal. Ani Yudhoyono sengaja ditidurkan oleh pihak kedokteran untuk mendukung proses penyembuhan, termasuk obat-obatan. 

Kini, jenazah Ani Yudhoyono akan dibawa ke Kedutaan Besar RI (KBRI) di Singapura untuk disemayamkan, dimandikan, dan selanjutnya disalatkan di Masjid dalam Kompleks KBRI. Jenazah Ani Yudhoyono akan dibawa menggunakan pesawat hercules, Minggu (2/6) esok hari sekitar pukul 07.00 waktu Singapura. Selanjutnya, jenazah akan disemayamkan di kediaman keluarga Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas dan akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
 
Bagikan :

Reporter : Wardhany Tsa Tsia
Editor : Moksa Hutasoit
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
17 September 2019 19:43 WIB

Klaim Pembahasan RUU KPK yang Tak Buru-Buru

Kata mereka yang buat, ini bukan barang baru karena sudah lama dibahas
Nasional
17 September 2019 19:28 WIB

Pengesahan RUU KPK di Tengah Derasnya Arus Penolakan

Tok! DPR resmi sahkan RUU KPK yang dianggap melemahkan pemberantasan korupsi
Internasional
17 September 2019 19:02 WIB

Kisah Penyintas Kanker Pecahkan Rekor Renang di Inggris

Setahun lalu, ia menderita kanker. Hari ini ia jadi salah satu perenang terkuat di bumi
Internasional
17 September 2019 19:01 WIB

Vladimir Putin Kutip Ayat Alquran Serukan Perdamaian di Yaman

Karena berdamai itu indah mblo~
Nasional
17 September 2019 17:56 WIB

Dewan Pengawas KPK di Tangan Presiden

Presiden akan segera membentuk panitia seleksi untuk mencari anggota Dewan Pengawas