Senin, 13 Juli 2020
Achmad Yurianto (Dok. BNPB)
04 Juni 2020 16:50 WIB

Penambahan Positif Terbanyak COVID-19 Ada di Kalimantan Selatan

Kasus positif nasional bertambah 585 orang
 
Bagikan :


Jakarta, era.id - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan pada Kamis pukul 12.00 WIB jumlah konfirmasi positif COVID-19 bertambah 585 orang, sementara yang sembuh bertambah 486 orang.

"Total kasus positif menjadi 28.818 orang, sementara yang sembuh menjadi 8.892 orang," kata Yurianto dalam jumpa pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang dipantau melalui akun Youtube BNPB Indonesia di Jakarta, Kamis (4/6/2020).

Yurianto mengatakan penambahan kasus positif terbanyak terjadi di Kalimantan Selatan, yaitu 109 kasus tanpa ada penambahan pasien yang sembuh. Berdasarkan hasil penyelidikan dan penelusuran, penyebab penambahan kasus tersebut adalah kontak erat di dua pasar yang terjadi seminggu sebelumnya.


Infografik (Dok. BNPB)


Baca Juga : Doni Monardo: COVID-19 Bukan Konspirasi!

Provinsi kedua yang melaporkan kasus positif terbanyak adalah DKI Jakarta, yaitu 94 kasus dan pasien yang sembuh sebanyak 21 orang. Disusul Jawa Timur dengan 90 kasus positif dan pasien yang sembuh sebanyak 290 orang.

Penambahan kasus positif yang cukup tinggi juga dilaporkan di Sulawesi Selatan sebanyak 54 kasus dengan kesembuhan tiga orang, disusul Sumatera Utara dengan 44 kasus positif dan tujuh pasien sembuh.

Sementara itu, terdapat 19 provinsi yang melaporkan penambahan kasus positif di bawah 10, dan 11 provinsi yang melaporkan tidak ada penambahan kasus positif baru.

"Kasus meninggal dunia bertambah 22 kasus sehingga total menjadi 1.663 kasus," jelas Yurianto.

Penambahan spesimen yang sudah diperiksa dan terverifikasi pada Kamis hingga pukul 12.00 WIB adalah 13.206 spesimen sehingga total spesimen yang sudah diperiksa baik melalui tes cepat molekuler maupun PCR adalah 367.640 spesimen terhadap 251.736 orang dengan hasil positif 28.818 orang dan negatif 222.918 orang.

"Orang dalam pemantauan yang masih dipantau sebanyak 47.373 orang, sedangkan pasien dalam pengawasan yang masih diawasi sebanyak 13.416 orang," tutur Yurianto.


 
Bagikan :

Reporter : ERA.ID
Editor : Ervan Bayu Setianto
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
ide
13 Juli 2020 14:30 WIB

AS Terpuruk Selama Pandemi karena Mitos dan Trump

Sudah jatuh, tertimpa Trump
Nusantara
13 Juli 2020 14:02 WIB

Tagih Janji Wali Kota Bandung, Ribuan Pengemudi Ojol Geruduk Balai Kota

Ojol belum boleh beroperasi

 
megapolitan
13 Juli 2020 14:02 WIB

WN Prancis yang Cabuli 305 Anak di Bawah Umur Tewas Bunuh Diri

Menjerat leher pakai kabel
 
Nasional
13 Juli 2020 13:36 WIB

Doni Monardo: COVID-19 Bukan Konspirasi!

Bukan rekayasa juga
 
Nasional
13 Juli 2020 13:31 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Belajar Tatap Muka Harus Dievaluasi Berkala

Pemerintah diminta utamakan keselamatan siswa