Minggu, 05 April 2020
Potongan Video (Twitter @papazidan3)
24 Februari 2020 13:27 WIB

Penjelasan 'Sarjana Sperma' Soal Bisa Hamil di Kolam Renang

Cuma bercandaan
Bagikan :


Jakarta, era.id - Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty membuat heboh warganet usai pernyataannya soal sperma pria yang ejakulasi di kolam renang bisa menyebabkan kehamilan pada wanita. Salah satu warganet ada yang membuat video lelucon penjelasan mengenai sperma pria yang bisa membuat wanita jadi hamil. 

Dengan kocaknya, dia menyebutkan nama lengkap serta gelarnya yakni Bambang Alexander, SSp (Sarjana Sperma). Tentu saja tak ada yang namanya Sarjana Sperma.

"Berikut penjelasan dari pakar sperma, silahkan di simak" tulis akun Twitter @papazidan3.

"Jadi bisa saja terjadi kehamilan di dalam kolam renang dengan kondisi bahwa sperma tersebut menembus celana dalam pria menembus celana renangnya kemudian berenang mencari tubuh wanita dan menembus pakaiannya wanita menembus celana renangnya menembus panty linernya. Kalau dia pakai lalu menunjuk ke rahim untuk membuahi sel telur gitu. Nah, hal ini dikenal juga dengan istilah aquaspermae yang berarti pembuahan melalui mediasi air. Kasus ini memang pernah beberapa kali terjadi di dunia, dunia khayal," ujar @papazidan dalam videonya yang viral itu.


Baca Juga : Musang Langka ini Muncul Saat India Lockdown

Awalnya, para warganet mengira bahwa ini sebuah klarifikasi yang serius dan nyata dari pakarnya. Namun, ternyata ini hanyalah sebuah video guyonan saja. 

"Udah serius serius dengarnya pas di akhir bikin ngakak," tulis @Setiawa66560092.

"Ngakak udh serius2 dr awal padahal Wajah dengan air mata bahagia," tulis @intanpirtiwi_.

"Gua kira beneran loh, awalnya.Ternyataaaa wkwkwkkwkwkw," tulis @yukbels.
 


Faktanya sangat mustahil bila sperma pria bisa membuahi sel telur wanita di dalam air.

Sitti pun sudah mengklarifikasi dan meminta maaf jika pernyataannya membuat gaduh masyarakat. "Saya meminta maaf kepada publik karena memberikan statement yang tidak tepat," ujarnya, Senin (24/2/2020).

Ia juga mengaku pernyataannya keluar atas nama pribadi dan bukan mewakili pernyataan KPAI. "Statement tersebut adalah statement pribadi saya dan bukan dari KPAI. Dengan ini saya mencabut statement tersebut. Saya memohon kepada semua pihak untuk tidak menyebarluaskan lebih jauh atau malah memviralkannya," ucapnya.
 
Bagikan :
Topik :

Reporter : Adelia Hutasoit
Editor : Ervan Bayu Setianto
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
05 April 2020 20:01 WIB

Kita adalah Bangsa Gotong royong di Tengah Pandemi COVID-19

Saatnya berhenti mengutuk kegelapan dan coba nyalakan lilin
Lifestyle
05 April 2020 19:09 WIB

Melihat Waktu Ideal Berjemur Berdasarkan UV Indeks WHO

Katanya sih dari jam 10 pagi sampai 2 siang
Internasional
05 April 2020 18:18 WIB

Ada Kulkas Raksasa untuk Simpan Jasad Korban COVID-19 di Ekuador

Ekuador melaporkan 318 pasien meninggal dunia akibat COVID-19
Nasional
05 April 2020 17:17 WIB

Pesan Trump untuk Warganya: Minggu Depan Banyak yang Meninggal di AS

Kok jadi terkesan nakutin ya?
Lifestyle
05 April 2020 16:04 WIB

Kembalinya sang Raja Dangdut Lewat Lagu 'Virus Corona'

Baru dirilis sudah trending di YouTube