Kamis, 23 Mei 2019
Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin. (Wardhany/era.id)
14 Maret 2019 14:56 WIB

Bicara Dibatasi Waktu adalah Hal yang Tidak Mudah

Bagi Ma'ruf ini susah, biasa bicara satu-dua jam, sekarang dibatasi
Bagikan :


Jakarta, era.id - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengaku kesulitan untuk mengatur waktu bicara saat debat ketiga melawan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno.

Dalam debat nanti, para kandidat diberikan waktu 1-3 menit untuk menyampaikan gagasan atau menjawab pertanyaan. Ma'ruf mengatakan, bicara dengan batas waktu merupakan hal yang susah.

"Buat ustaz, itu susah. Karena kita biasanya bicara lepas satu jam, dua jam. Ketika itu dibatasi itu yang tidak mudah. Saya mesti menyesuaikan dengan waktu," kata Ma'ruf kepada wartawan di kediamannya, di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019).

Meski kesulitan, Ma'ruf tak akan menggunakan orang lain untuk menjadi time keeper sebagai mengingatkan durasinya bicara. Kata dia, di arena sudah ada penunjuk waktu yang jadi pengingat. 


Baca Juga : Ma'ruf Amin Ingin Bertemu Dengan Sandi Secepatnya

"Enggak, kan ada menitannya," tegas dia.

Sambil tertawa, mantan Rais Aam PBNU itu bilang punya siasat untuk mengatasi kesulitannya itu. Tapi, dia ogah menjelaskan caranya mengatasi masalah durasi waktu ini.

"Ya adalah caranya, ada. Nanti caranya bagaimana lihat saja nanti," ungkapnya.

Meski sedang mempersiapkan debat, Ma'ruf masih menjalani sejumlah agenda di luar kota. Di antaranya, kunjungan ke Cilegon untuk bertemu ulama dan ke Serang untuk menghadiri haul Sultan Ageng Tirtayasa. 

"Insya Allah nanti malam setelah selesai di Tirtayasa langsung pulang. Besok sudah aktivitas di sini lagi," jelasnya.

Dia merasa agenda ini tak akan mengganggu konsentrasinya dalam menghadapi debat. Sebab, dia terus mendapatkan banyak masukan untuk debat dari banyak kalangan, termasuk dua menteri yang hadir di rumahnya, Rabu (13/3) malam. 

Dua menteri itu adalah Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri PPN atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro. 

"Ya ada yang ngasih masukan, ada yang cuma ngobrol, silaturahmi. Ya kan, menteri juga ingin menyampaikan gagasan," ujar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Debat ketiga yang akan diselenggarakan di Hotel Sultan ini menggagas tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Debat ini diselenggarakan oleh Trans 7, Trans TV, dan CNN Indonesia TV.

Pada debat ini, Ma'ruf akan membawa gagasan untuk membangun Indonesia yang lebih baik lagi. 

"Saya sih intinya bagaimana membangun Indonesia maju lebih baik dari yang sekarang lebih meningkatkan, lebih menyempurnakan, lebih menambah lagi. Itu saja," tutupnya.
Bagikan :

Reporter : Wardhany Tsa Tsia
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
23 Mei 2019 16:26 WIB

Sandhy Sondoro: Musik Religi Mengajak untuk Selalu Bersyukur

Ini makna dalam lagu barunya, Sang Maha Pengasih
megapolitan
23 Mei 2019 16:22 WIB

Kerusuhan 21-22 Mei, Mengapa Anies Tak Imbau Warga Jangan Ikut Demo?

Karena bagi Anies, kebebasan berserikat berkumpul dilindungi Undang-Undang
Nasional
23 Mei 2019 16:02 WIB

400 Polisi Akan Kawal Pemakaman Arifin Ilham

Rencananya, Arifin Ilham akan dimakamkan sore ini
Nasional
23 Mei 2019 15:58 WIB

VIDEO: Jalan MH Thamrin Masih Tutup

Sejak pagi Barikade kawat berduri masih terpasang di persimpangan Sarinah
Nasional
23 Mei 2019 15:55 WIB

Kubu Prabowo Batal Menggugat ke MK Hari Ini

Tenang, tim masih rapat mengumpulkan dokumen