Sabtu, 24 Agustus 2019
Jokowi-Prabowo (Instagram/jokowi)
18 Juli 2019 19:24 WIB

Netray Ungkap Tak Ada Lagi Cebong-Kampret di Media Sosial

Aktivitas monitoring Netray ungkap kesejukan di media sosial
Bagikan :


Jakarta, era.id - Usai pertemuan antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto pascapilpres 2019, tagar #03PersatuanIndonesia yang dibuat oleh warganet dan menjadi tren di Twitter. Tagar ini kemudian menuai pro dan kontra karena dibuat oleh pihak yang setuju dengan pertemuan Jokowi dan Prabowo beberapa waktu lalu.

Dari data Netray yang diperoleh pada 13 Juli sampai 15 Juli 2019, tercatat total cuitan yang disampaikan oleh warganet dengan tagar tersebut mencapai 182.100 ribu dengan rincian 50.200 ribu sentimen positif dan 76.400 ribu sentimen negatif. 

"Grafik paling tinggi 13 Juli 2019 sebanyak 90.000 ribu cuitan," jelas Netray yang dikutip dari situs mereka, Kamis (18/7/2019).

Pada tanggal 13 Juli 2019 itu, Netray mencatat, intensitas kicauan warganet paling tinggi terjadi pada pukul 12.00 hingga malam hari. Tapi, setelah pertemuan terjadi, warganet tidak terlalu intens membicarakan topik pertemuan tersebut. Hanya saja, sentimen negatif lebih unggul dibandingkan dengan sentimen positif.


Baca Juga : Prabowo 'Tutup Telinga' untuk Sampai ke Stasiun MRT Lebak Bulus

Beberapa contoh cuitan negatif yang disampaikan oleh warganet adalah terkait ketidaksetujuan pendukung Prabowo atas pertemuan tersebut. Selain itu, ada juga cuitan soal PA 212 yang tak lagi mendukung Prabowo karena kecewa.

"Kekecewaan persatuan alumni 212 yang dituliskan oleh akun @01_TheWinner_ dengan keputusan Prabowo menemui Jokowi. Berdasarkan cuitan tersebut bahwa PA 212 tidak lagi bersama Prabowo," tulis Netray.

Selain dua topik tersebut, ada topik lain yang dibahas secara hangat oleh warganet yaitu pernyataan Jokowi saat pertemuan yang menyebut tak ada lagi cebong kampret yang ditanggapi secara positif oleh warganet. Selain itu, banyak juga warganet yang ternyata senang dengan pertemuan dua tokoh bangsa ini.

Selain soal topik pertemuan dan stigmanya, Netray juga menangkap jaringan percakapan di Twitter itu terpusat pada akun milik Prabowo Subianto yaitu @prabowo dan menyeret akun lain milik penggawa Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yaitu @andre_rosiade, @dahnilanzar, dan @fadlizon.

Tak hanya itu, ada juga percakapan dengan lingkar yang lebih kecil dengan menyeret akun Twitter milik Jokowi yaitu @Jokowi, @gerindra, @fahrihamzah, @sandiuno, dan akun lainnya. Beberapa akun tersebut terpisah-pisah bentuk jaringannya.

"Banyak warganet pendukung Prabowo yang merasa kecewa karena Prabowo menemui Jokowi. Tidak sedikit pula warganet yang merasa senang dengan pertemuan kedua negarawan tersebut," tutup Netray.

Bagikan :
Topik :

Reporter : Wardhany Tsa Tsia
Editor : Yudhistira Dwi Putra
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
23 Agustus 2019 21:33 WIB

Kunjungi Festival Indonesia Maju, Megawati Nostalgia Saat Jadi Presiden

Acaranya masih ada sampai 25 Agustus, ke sana yuk mblo~
Nasional
23 Agustus 2019 21:01 WIB

OPM Diduga Tunggangi Kerusuhan di Papua

"OPM itu amat merugikan bagi masyarakat Papua itu sendiri"
Nusantara
23 Agustus 2019 20:17 WIB

Satu Anggota KKB Tewas dalam Kontak Senjata di Pasar Wamena

Polisi dan masyarakat juga ikut terluka~
megapolitan
23 Agustus 2019 19:11 WIB

Komisi Impian Tina Toon di DPRD

Tina Toon akan tempati DPRD DKI Jakarta. Apa yang ideal buat Tina?
Nasional
23 Agustus 2019 18:15 WIB

Banyak Masalah Kesenjangan di Papua yang Ditutupi

"Ada kesenjangan ekonomi, HAM, dan keamanan yang harus kita evaluasi"