Rabu, 19 Februari 2020
Dirjen Imigrasi Ronny F. Sompie (Mery Handayani/era.id)
24 Januari 2020 19:42 WIB

Cuma Urusan Harun Masiku, Kemenkumham Harus Bentuk Tim Khusus

Cuma persoalan Harun ada dimana
Bagikan :


Jakarta, era.id - Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM membentuk tim gabungan independen untuk menyelidiki polemik keberadaan tersangka suap PAW Harun Masuki yang saat ini berstatus sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Inspektur Jenderal Kemkum HAM, Jhoni Ginting mengatakan, tim ini dibentuk atas perintah langsung dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Guna menindaklanjuti situasi yang berkembang akhir-akhir ini telah menimbulkan asumsi karena kesimpangsiuran dan spekulasi soal keberadaan Harun Masiku. 

"Tim gabungan ini akan terdiri dari Inspektorat Jenderal, Direktorat Siber Kabareskrim, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Ombudsman RI," tutur Ginting, di Gedung Ditjen Imigrasi Kemkum HAM, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (24/1/2020).


Baca Juga : Server Jadi 'Kambing Hitam' Kesalahan Data Imigrasi Harun Masiku

Selain itu, tujuan dibentuknya tim gabungan yang bersifat independen ini untuk menelusuri dan mengungkapkan fakta-fakta soal keberadaan penyuap komisioner KPU, Wahyu Setiawan itu.

"Hasil kerja tim ini akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat," jelasnya.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi telah mengakui tersangka KPK Harun Masiku sudah berada di Indonesia sejak 7 Januari atau sehari sebelum operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap tersangka Wahyu Setiawan. 

Menurut keterangan Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Ronny F Sompie, ada persoalan pada perangkat yang ada di Bandara Soekarno-Hatta sehingga sebelumnya tidak diketahui kedatangan Harun itu.

Apa yang disampaikan Ronny juga bertentangan dengan atasannya, yakni Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Yasonna yang juga menjabat Ketua DPP Bidang Hukum dan Perundang-Undangan PDIP selalu berkukuh Harun berada di luar negeri. Pada 16 Januari, Yasonna juga mengatakan bahwa Harun belum kembali ke Indonesia.
 
Bagikan :

Reporter : Mery Handayani
Editor : Ervan Bayu Setianto
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Wisata
19 Februari 2020 19:11 WIB

Wisata Instagramable di Gunung Pelangi Peru

Gunungnya warna-warni kayak kue, jadi pengen jalan sama kamu~
Lifestyle
19 Februari 2020 18:17 WIB

Gara-Gara COVID-19, James Bond Tak Berani ke China

No Time To Die
Nasional
19 Februari 2020 18:08 WIB

Para Calon Kepala Daerah Dari PDIP Jilid I

Mayoritas incumbent
Lifestyle
19 Februari 2020 18:08 WIB

Suho EXO Bakal Debut Solo

Suho jadi member keempat EXO yang memutuskan debut sebagai penyanyi solo
Nasional
19 Februari 2020 17:27 WIB

TNI AU Upgrade F-16 Jadi Lebih Canggih

PT. Dirgantara Indonesia X Lockheed Martin Amerika Serikat