Senin, 24 Februari 2020
Arsy Widianto (Antara)
22 Januari 2020 09:36 WIB

Arsy Widianto dan Brisia Jodie Bakal Bikin Album Mini

Lanjut kolabnya
Bagikan :


Jakarta, era.id - Arsy Widianto berencana meneruskan kolaborasinya bersama Brisia Jodie dengan membuat mini album.

Baik Arsy dan Brisia Jodie sebelumnya telah berkolaborasi membuat lagu bersama. Paling terbaru dari keduanya adalah sebuah lagu berjudul "Rindu Dalam Hati".

"Ke depannya kalau untuk buat duo enggak sih, tapi kita mau bikin mini album. Karena bagaimana pun juga tetap kita ada kesibukan masing-masing," kata Arsy Widianto saat ditemui di Jakarta, Selasa (21/1).

Putra musisi Yovie Widianto itu mengatakan saat ini sedang menyiapkan materi untuk pembuatan mini album kolaborasi dengan Brisia Jodie.

"Insya Allah tahun ini kalau lancar enggak ada kendala. Materi semua lagi persiapan," tambah dia.

Arsy mengaku nyaman berkolaborasi dengan Brisia Jodie. Dia juga tak kesulitan dalam membangun chemistry saat berkolaborasi bersama.

"Enggak tau kenapa emang kita berdua kayak nyambung saja. Dia sering curhat, Arsy juga sering curhat. Jadi emang jatuhnya kayak keluarga sendiri. Bukan kita yang nyari emang tiba-tiba chemistry-nya dateng sendiri," imbuhnya seperti dikutip Antara.

Bagikan :
Topik :

Reporter : ERA.ID
Editor : Ervan Bayu Setianto
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
24 Februari 2020 15:40 WIB

Bagikan Foto USG, Kesha Ratuliu Ternyata Idap Sakit Tumor

Sempat dikira hamil di luar nikah
Internasional
24 Februari 2020 15:27 WIB

Malaysia Menuju Koalisi Pemerintahan Baru

Konflik internal koalisi pemerintahan
Lifestyle
24 Februari 2020 15:02 WIB

Nantikan Comeback BCL Duet dengan Ronan Keating dan Christian Bautista

Tetap profesional meski masih berkabung
ide
24 Februari 2020 14:33 WIB

Keseriusan Sukarno Soal Lambang Negara hingga Tunjuk Menteri Zonder Portofolio

Dia adalah Sultan Hamid II si perancang lambang Garuda Pancasila
Internasional
24 Februari 2020 14:18 WIB

Mahathir Mohamad Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Malaysia

Diduga akibat konflik politik