Rabu, 03 Juni 2020
Pink (Instagram)
04 April 2020 14:44 WIB

Sembuh dari Korona, Pink Kritik Pemerintah Amerika

Lamban melakukan penanganan
 
Bagikan :


Jakarta, era.id - Penyanti Pink positif terjangkit virus korona. Hal itu membuat ia dan keluarganya langsung mengisolasi diri di Los Angeles.

Namun kini, musisi bernama asli Alecia Beth Moore itu sudah sembuh. Ia mengumumkan kesembuhan lewat unggahan di akun resmi Instagramnya, Sabtu (4/4) pagi.

Pink mengalami gejala COVID-19 bersama Jameson, anaknya yang berusia tiga tahun, sekitar dua pekan lalu. Ia merasa amat beruntung kala itu mendapatkan akses medis untuk segera memeriksakan kesehatan diri dan sang anak.

Dalam unggahan tersebut, Pink juga mengungkapkan kekecewaan terhadap pemerintahan Presiden AS Donald Trump yang tak memudahkan tes medis bagi seluruh warga.


Baca Juga : Beraneka Ragam Musik yang Menjadi Khas Jawa Barat

"Ini merupakan kegagalan pemerintah tidak membuat pengujian media yang lebih mudah diakses. Penyakit ini serius dan nyata. Semua orang harus tahu penyakit ini bisa kena orang tua, anak-anak, yang sehat dan sakit, orang kaya serta miskin," tulis Pink dalam keterangan foto.

View this post on Instagram

Two weeks ago my three-year old son, Jameson, and I are were showing symptoms of COVID-19. Fortunately, our primary care physician had access to tests and I tested positive. My family was already sheltering at home and we continued to do so for the last two weeks following the instruction of our doctor. Just a few days ago we were re-tested and are now thankfully negative. It is an absolute travesty and failure of our government to not make testing more widely accessible. This illness is serious and real. People need to know that the illness affects the young and old, healthy and unhealthy, rich and poor, and we must make testing free and more widely accessible to protect our children, our families, our friends and our communities. In an effort to support the healthcare professionals who are battling on the frontlines every day, I am donating $500,000 to the Temple University Hospital Emergency Fund in Philadelphia in honor of my mother, Judy Moore, who worked there for 18 years in the Cardiomyopathy and Heart Transplant Center. Additionally, I am donating $500,000 to the City of Los Angeles Mayor’s Emergency COVID-19 Crisis Fund. THANK YOU to all of our healthcare professionals and everyone in the world who are working so hard to protect our loved ones. You are our heroes! These next two weeks are crucial: please stay home. Please. Stay. Home.??

A post shared by P!NK (@pink) on



Menurut penyanyi berusia 40 tahun itu, tes medis harus dilakukan secara cuma-cuma dalam jangkauan yang luas untuk menyelamatkan lebih banyak jiwa terutama anak-anak dan keluarga.

Oleh sebab itu, pelantun Give me a Reason itu mendonasikan 1 juta dolar atau sekitar Rp16,6 miliar untuk membantu para tim medis yang berada di baris depan melawan virus korona.

Sekitar Rp8,3 miliar didonasikan ke Dana Darurat Temple University Hospital sebagai bentuk penghormatan karena ibunda Pink bekerja di sana 18 tahun. Sementara itu, Rp8,3 miliar lainnya didonasikan ke Dana Darurat City of Los Angeles Mayor.

"Terima kasih kepada seluruh tim medis profesional dan siapapun yang bekerja keras untuk melindungi orang-orang yang kami sayangi," tulis Pink.

Berdasarkan data Johns Hopkins University, Amerika Serikat melaporkan 276.995 kasus dengan kondisi 9.823 orang pulih dan 7.152 meninggal dunia. AS kini menjadi negara dengan kasus COVID-19 terbanyak di dunia bahkan melewati China, lokasi asal virus korona.
 
Bagikan :
Topik :

Reporter : Nurul Tryani
Editor : Ervan Bayu Setianto
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU