Sabtu, 24 Agustus 2019
Diskusi Ilmiah Almi (Aditya/era.id)
15 Mei 2019 12:58 WIB

Science Fiction dalam Kacamata Ilmuwan

Banyak ide segar untuk riset dan teknologi
Bagikan :


Jakarta, era.id - Membahas film apalagi sains fiksi seperti Avengers: Endgame enggak bakalan ada habisnya. Bahkan kalau ditekuni serius, bisa mengisi waktu ngabuburit kalian dengan ide-ide yang lebih bermanfaat.

Ahli fisika dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yudi Darma bilang, ada banyak ide segar terkait perkembangan teknologi yang bisa diambil dari film sains fiksi. Mengapa demikian?

Dia mencontohkan film Star Trek, saat teknologi macam tablet komputer, video call sampai smartwatch terlihat sangat futuristik dan tak masuk akal. Tapi nyatanya dalam 5-10 tahun kemudian perangkat tersebut bisa teralisasikan di kehidupan nyata.

"Meski yang ditonton saat itu terlihat berlebihan dan tidak masuk akal. Tapi dikemudian hari hal itu bisa jadi peluang untuk mengembangkan riset teknologi di kemudian hari," kata Yudi di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Selasa (14/5).


Baca Juga : Robot Berteknologi Tinggi Ancam Kehidupan Seks Umat Manusia

Kembali lagi soal film Avengers, Yudi melihat banyaknya sejumlah teknologi yang memanfaatkan 'Smart Materials' atau bisa dibilang bahan-bahan yang dapat bereaksi secara pintar maupun responsive, terhadap rangsangan eksternal dan mampu beradaptasi dalam beragam bentuk.

Bahkan, sambungnya, ada juga smart and intelligent materials. "Secara umum ini adalah bahan yang bereaksi terhadap kondisi yang berubah tanpa perlu intervensi manusia," paparnya.



Dijelaskan Yudi beberapa penelitian saat ini sedang mengembangkan sejumlah teknologi yang bersifat 'implantable smart material' salah satunya nanoteknologi. Nanoteknologi menurutnya, dapat digunakan untuk membuat bahan dengan kekuatan mekanik yang lebih tinggi dan pada prinsipnya dapat membuat pakaian super kuat. 

"Namun, baju atau pakaian yang terbuat dari bahan berteknologi nano yang digunakan dalam film pada umumnya masih berupa fantasi pada saat ini," tukas Yudi.

Meski masih sangat imajinatif, hal semacam itu bukan tak mungkin dikembangkan. "Itu sangat imajinatif dan tidak semuanya benar, namun ini bisa memberikan ide penelitian yang menarik," tandasnya.

Tanpa disadari film enggak cuma menghibur penontonya saja. Tapi juga bisa menghadirkan diskusi-diskusi hal lainnya yang mendukung perkembangan riset dan teknologi. 

Sebagai contoh Iron Man beberapa teknogi yang digunakan Tony Stark sudah mulai bisa direalisasikan dari pakaian tempur, pendorong roket ukuran kecil sampai teknologi controlling electronic devices with brain waves

"Kalau dihitung-hitung semua energi yang dibutuhkan Iron Man setara dengan dua reaktor nuklir. Meski terkesan tak masuk akal, tapi tetap membuka peluang dan kemungkinan penelitian ke arah itu," lanjut Yudi.
Bagikan :

Reporter : Aditya Fajar Indrawan
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
megapolitan
24 Agustus 2019 17:35 WIB

Efek Medsos, Sentra Buku di Pasar Kenari Kembali Ramai

Medsos menunjukkan keajaibannya~
Lifestyle
24 Agustus 2019 16:44 WIB

Ada Deal Baru Disney-Sony Buat Spider-Man

 habis kongkow bareng sama Mr. Stark~
Lifestyle
24 Agustus 2019 15:25 WIB

VIDEO: Movie Update of the Week

Ada Film Angel Has Fallen dan Scary Stories to Tell in the Dark
Nasional
24 Agustus 2019 14:24 WIB

Mimpi Besar Gubernur Kaltara di PLTA Sungai Kayan

Dengan pengalaman dan pengetahuan, Irianto menyebut proyek ini berdampak baik bagi negara
megapolitan
24 Agustus 2019 13:56 WIB

Hidden Spot Belanja Buku di Tengah Ingar Bingar Jakarta

Adanya di Pasar Kenari ya gaes~