Selasa, 17 September 2019
Gedung KPU (Anto/era.id)
21 Mei 2019 15:07 WIB

KPU Tepis Tuduhan Prabowo soal Kejanggalan Pengumuman Hasil Pemilu

Tenang pak, tenang
Bagikan :


Jakarta, era.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menepis tudingan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang bilang pengumuman hasil rekapitulasi Pemilu 2019 dilakukan secara janggal dan senyap, seperti dilakukan secara diam-diam. 

"Tidak benar (dilakukan secara senyap)," kata Komisioner KPU Ilham Saputra kepada wartawan, Selasa (21/5/2019).

Ilham bilang, pengumuman hasil rekapitulasi yang dilakukan KPU tidak keluar dari jalur Undang-Undang. Dalam pasal 413 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, disebutkan KPU dapat menetapkan hasil pemilu secara nasional paling maksimal 35 hari setelah pemungutan suara.

"Paling lambat jatuhnya tanggal 22 Mei. Tapi, karena rekapitulasi seluruh provinsi dan luar negeri sudah selesai, maka kami tuntaskan malam tadi," jelas Ilham. 


Baca Juga : KPU Perlu Evaluasi Internal Usai Dua Komisionernya Diberhentikan DKPP

Apalagi, lanjut Ilham, pengumuman hasil perolehan suara yang dibacakan sekitar pukul 01.45 dini hari tadi digelar secara terbuka. Baik saksi TKN 01, BPN 02, maupun saksi partai politik masih hadir pada pengumuman itu. 

"Bahkan, saksi Gerindra Dan BPN 02 mengikuti sampai akhir rekapitulasi," ucap dia. 

Supaya kamu tahu, dini hari tadi, KPU mengumumkan perolehan suara pasangan capres dan cawapres Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin mengungguli pesaingnya Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dengan selisih suara sebanyak 16.957.123. 

Dilihat dari perolehan suara masing-masing paslon, Jokowi-Ma'ruf mendapatkan 85.607.362 suara atau 55,50 persen. Sementara itu, Prabowo hanya mendapat 68.650.239 suara atau 44,50 persen. Total suara sah diketahui sebanyak 154.257.601. 

Hasil ini ditolak mentah-mentah oleh Prabowo. Prabowo bilang, segala upaya telah dilakukan pihak 02 dengan memberikan kesempatan kepada KPU untuk memperbaiki seluruh proses sehingga benar-benar menghasilkan pemilu yang jujur dan adil. Namun, hingga saat terakhir tidak dilakukan oleh KPU.

“Paslon 02 menolak semua hasil penghitungan suara pilpres yang diumumkan oleh KPU pada 21 Mei dini hari ini,” kata Prabowo. 

Selain itu, Prabowo mengaku, pihaknya menilai ada yang janggal dari pengumuman hasil rekapitulasi pemenang Pilpres oleh KPU pada waktu yang tidak seperti biasanya.

“Jam sekitar jam 2 pagi senyap-senyap begitu yah, bisa orangnya masih tidur atau belum tidur. Pihak 02 juga merasa pengumuman rekapitulasi hasil tersebut dilaksanakan pada waktu yang janggal,” ucapnya.
Bagikan :

Reporter : Diah Ayu Wardani
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
17 September 2019 19:43 WIB

Klaim Pembahasan RUU KPK yang Tak Buru-Buru

Kata mereka yang buat, ini bukan barang baru karena sudah lama dibahas
Nasional
17 September 2019 19:28 WIB

Pengesahan RUU KPK di Tengah Derasnya Arus Penolakan

Tok! DPR resmi sahkan RUU KPK yang dianggap melemahkan pemberantasan korupsi
Internasional
17 September 2019 19:02 WIB

Kisah Penyintas Kanker Pecahkan Rekor Renang di Inggris

Setahun lalu, ia menderita kanker. Hari ini ia jadi salah satu perenang terkuat di bumi
Internasional
17 September 2019 19:01 WIB

Vladimir Putin Kutip Ayat Alquran Serukan Perdamaian di Yaman

Karena berdamai itu indah mblo~
Nasional
17 September 2019 17:56 WIB

Dewan Pengawas KPK di Tangan Presiden

Presiden akan segera membentuk panitia seleksi untuk mencari anggota Dewan Pengawas