Senin, 16 September 2019
Ilustrasi (Pixabay)
23 Mei 2019 13:24 WIB

Selain Monyet, Hewan Pengerat Juga Bisa Tularkan Monkeypox

"Misalnya kena gigitan atau cakarannya"
Bagikan :


Bandung, era.id - Pencakit cacar monyet atau monkeypox merupakan penyakit akibat virus yang ditularkan melalui binatang (zoonosis). Monkeypox tidak hanya ditularkan oleh monyet tapi juga oleh hewan pengerat lain di hutan, salah satunya tikus.  

Dokter spesialis anak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Djatnika Setiabudi mengatakan, meski mayoritas penyebarannya di hutan tetapi sebagian binatang pengerat medium diburu oleh manusia. Sehingga yang harus diantisipasi adalah dugaan adanya kontak dengan hewan tersebut.

Penularan dapat terjadi melalui kontak dengan darah, cairan tubuh, atau lesi pada kulit atau mukosa dari binatang yang tertular virus.    

"Misalnya kena gigitan atau cakarannya. Atau ada orang-orang yang mungkin berburu dapat hewan tersebut, kemudian disembelih, dibakar, dimakan ramai-ramai tapi tidak masak, tidak matang. Sementara si binatang itu ada virus. Nah itu sangat potensial untuk menularkan," kata Djatnika di Bandung, Kamis (23/5/2019).


Baca Juga : Wabah Ebola Seret Menteri Kesehatan Kongo ke Penjara


Ilustrasi (Pixabay)

Meski begitu, Djatnika meminta kepada masyarakat untuk tidak menyimpulkan bahwa hewan pengerat yang berasal dari hutan dipastikan terjangkit monkeypox. Karena selama tidak terjangkit virus tersebut, hewan pengerat dari hutan dianggap aman.

Seperti hewan yang berada di kebun binatang, ujar Djatnika, jika tidak ada dugaan penyebaran virus maka tidak akan bermasalah. Belum lagi dengan pemeriksaan kesehatan hewan oleh dokter di kebun binatang secara berkala.

"Dokter hewan juga secara rutin memeriksa hewan-hewannya. Kemudian juga petugas, saya yakin juga kesehatannya sangat dijaga mungkin juga nutrisi, makanan. Tentu saja nanti kalau ada satu hewan yang dicurigai, apalagi sekarang heboh ini (monkeypox) barangkali dokter hewan di sana juga akan melakukan tindakan pencegahan khusus ke manusia," ujar Djatnika.

Sementara untuk hewan yang sudah biasa dipelihara di rumah atau di luar kebun binatang, sebut Djatnika, kemungkinan besar tidak akan terjangkit virus monkeypox. Sehingga aman untuk dilakukan kontak dengan manusia.

Syarat terjangkitnya monkeypox adalah adanya hewan yang positif terjangkit virus, melakukan kontak langsung dengan hewan positif bervirus, memakan dagingnya dengan cara mengolah yang salah, serta terkena cairan infeksi atau ludah hewan dengan jarak satu meter dari hewan tersebut. Beruntungnya hingga saat ini di Jawa Barat belum ditemukan adanya kasus penyebaran penyakit monkeypox.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Arie Nugraha
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
15 September 2019 20:31 WIB

Wawancara: Masa Depan Perjuangan Habibie Center

Bagaimana Habibie Center melanjutkan perjuangan selepas kepergian Habibie?
Internasional
15 September 2019 19:44 WIB

Wabah Ebola Seret Menteri Kesehatan Kongo ke Penjara

Kini sang menteri harus bertanggung jawab atas perbuatannya
Nasional
15 September 2019 16:39 WIB

Habibie: Bapak Teknologi Penggila Diskusi

Wawancara kami dengan Wakil Ketua Habibie Center
Lifestyle
15 September 2019 14:49 WIB

VIDEO: Movie Update of the Week

Ada film Gemini Man dan SIN: Saat Kekasihmu adalah Kakakmu Sendiri
Lifestyle
15 September 2019 13:49 WIB

Berprakarya dengan Limbah Daur Ulang Styrofoam

Manfaatkan limbah plastik jadi karya seni~