Rabu, 26 Juni 2019
Ilustrasi (Pixabay)
23 Mei 2019 13:24 WIB

Selain Monyet, Hewan Pengerat Juga Bisa Tularkan Monkeypox

"Misalnya kena gigitan atau cakarannya"
Bagikan :


Bandung, era.id - Pencakit cacar monyet atau monkeypox merupakan penyakit akibat virus yang ditularkan melalui binatang (zoonosis). Monkeypox tidak hanya ditularkan oleh monyet tapi juga oleh hewan pengerat lain di hutan, salah satunya tikus.  

Dokter spesialis anak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Djatnika Setiabudi mengatakan, meski mayoritas penyebarannya di hutan tetapi sebagian binatang pengerat medium diburu oleh manusia. Sehingga yang harus diantisipasi adalah dugaan adanya kontak dengan hewan tersebut.

Penularan dapat terjadi melalui kontak dengan darah, cairan tubuh, atau lesi pada kulit atau mukosa dari binatang yang tertular virus.    

"Misalnya kena gigitan atau cakarannya. Atau ada orang-orang yang mungkin berburu dapat hewan tersebut, kemudian disembelih, dibakar, dimakan ramai-ramai tapi tidak masak, tidak matang. Sementara si binatang itu ada virus. Nah itu sangat potensial untuk menularkan," kata Djatnika di Bandung, Kamis (23/5/2019).


Baca Juga : Kemenkes: Belum Ditemukan Kasus Cacar Monyet di Indonesia


Ilustrasi (Pixabay)

Meski begitu, Djatnika meminta kepada masyarakat untuk tidak menyimpulkan bahwa hewan pengerat yang berasal dari hutan dipastikan terjangkit monkeypox. Karena selama tidak terjangkit virus tersebut, hewan pengerat dari hutan dianggap aman.

Seperti hewan yang berada di kebun binatang, ujar Djatnika, jika tidak ada dugaan penyebaran virus maka tidak akan bermasalah. Belum lagi dengan pemeriksaan kesehatan hewan oleh dokter di kebun binatang secara berkala.

"Dokter hewan juga secara rutin memeriksa hewan-hewannya. Kemudian juga petugas, saya yakin juga kesehatannya sangat dijaga mungkin juga nutrisi, makanan. Tentu saja nanti kalau ada satu hewan yang dicurigai, apalagi sekarang heboh ini (monkeypox) barangkali dokter hewan di sana juga akan melakukan tindakan pencegahan khusus ke manusia," ujar Djatnika.

Sementara untuk hewan yang sudah biasa dipelihara di rumah atau di luar kebun binatang, sebut Djatnika, kemungkinan besar tidak akan terjangkit virus monkeypox. Sehingga aman untuk dilakukan kontak dengan manusia.

Syarat terjangkitnya monkeypox adalah adanya hewan yang positif terjangkit virus, melakukan kontak langsung dengan hewan positif bervirus, memakan dagingnya dengan cara mengolah yang salah, serta terkena cairan infeksi atau ludah hewan dengan jarak satu meter dari hewan tersebut. Beruntungnya hingga saat ini di Jawa Barat belum ditemukan adanya kasus penyebaran penyakit monkeypox.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Arie Nugraha
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
megapolitan
25 Juni 2019 21:57 WIB

Mungkin ini Penyebab LRT Velodrome-Kelapa Gading Belum Beroperasi

Ada bau yang tak sedap sepertinya...
 
Nasional
25 Juni 2019 19:15 WIB

TKN Gelar Nobar Putusan Sidang Gugatan Prabowo

Daripada turun ke jalanan dan demo mending nonton di TV
Nasional
25 Juni 2019 18:48 WIB

Bakal Ada Demo di MK, Wiranto: Apa yang Diperjuangkan?

Apa yang kalian cari, wahai ferguso?
Nasional
25 Juni 2019 18:10 WIB

Ahok yang Terseret Kala Denny Indrayana Sindir Eddy Hiariej

Semua karena Ahok....
Nasional
25 Juni 2019 18:05 WIB

VIDEO: Palsukan Ijazah, Pelawak Qomar Ditahan

Qomar telah ditahan sejak Senin malam