Jumat, 05 Juni 2020
Lady Gaga (Variety)
22 Mei 2020 16:10 WIB

Album Baru Jadi Simbol Lady Gaga Melawan Trauma

Pernah alami pelecehan seksual

Bagikan :


Jakarta, era.id - Penyanyi nyentrik Lady Gaga membagikan kisah dibalik album terbarunya, Chromatica. Menurutnya album kali ini adalah sebagai simbol perlawanan terhadap gangguan mental yang pernah dia alami.

Lewat wawancara dengan Apple Music, penyanyi bernama lengkap  Stefani Joanne Angelina Germanotta ini mengungkapkan album Chromatica jadi salah satu media pemulihan dirinya dari trauma masa lalu.

“Saya pikir awal dari album ini benar-benar simbol, bagi saya, apa yang saya sebut sebagai awal perjalanan saya menuju penyembuhan, dan apa yang saya harapkan akan menjadi inspirasi bagi orang-orang yang membutuhkan penyembuhan melalui kebahagiaan, melalui tarian,” kata pelantun 'Bad Romance' ini, dikutip Variety, Jumat (22/5/2020). 

Ia menggambarkan albumnya kali ini sebagai salah satu perjalanan yang dia lalui mulai dari menuju kesembuhan, dan tentu saja  sebagai penguat bagi orang-orang yang menderita hal yang sama untuk bisa bangkit serta memaafkan diri sendiri. Dia juga bercerita sempat melukai dirinya sendiri saat masa kelam itu terjadi.

“Jika Anda mendengarkan album ini dan Anda menderita dengan cara apa pun, ketahuilah bahwa penderitaan itu sendiri adalah tanda kemanusiaan Anda dan Anda tidak hancur. Anda terhubung ke seluruh dunia dan kami adalah satu tubuh raksasa. Kami adalah satu entitas penuh,” kata Gaga.

Penyanyi berusia 34 tahun ini juga mengakui bagaimana  trauma yang ia dapatkan di masa lalu. salah satunya pelecehan seksual yang pernah menimpa dirinya. Di mana sejak saat itu dia mengaku sangat malu dan berusaha bebas dari hal buruk di dirinya..

“Saya dilecehkan secara seksual oleh produser musik. Ini memperparah semua perasaan saya tentang kehidupan, perasaan tentang dunia, perasaan tentang industri, apa yang harus saya kompromi dan lalui untuk sampai ke tempat saya sekarang,” lanjut Gaga.

Di masa tersulitnya itu, sosok Sir Elton John hadir untuk membantunya bangkit dari keterpurukannya. Penyanyi asal Inggris itu menjadi salah satu sosok terpenting bagi pemulihannya di masa lalu dan kebangkitannya di masa kini.

Album Chromatica sedianya dirilis pada 10 April 2020. Tapi sayang pandemi COVID-19 membuat perilisan album itu ditunda. Untuk mengisi kekosongan agendanya, Gaga berpartisipasi dengan musisi di seluruh dunia lewat konser virtual, One World: Together at Home beberapa waktu lalu.

Lewat album ini Gaga juga kembali ke unsur musik lamanya yang sudah sangat dirindukan para Little Monster di seluruh dunia. Apalagi di album ini Gaga turut menggandeng sejumlah musisi untuk berkolaborasi, salah satunya BLACKPINK lewat lagu 'Sour Candy'.

Chromatica bakal dirilis secara daring pada 29 Mei mendatang.

Bagikan :
Topik :

Reporter : Nurul Tryani
Editor : Ervan Bayu Setianto
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU