Rabu, 19 Februari 2020
Pesawat Garuda Indonesia A330-900
04 Desember 2019 10:17 WIB

Awak Kabin Garuda Penyeludup Onderdil Harley dan Brompton

Bukan punya bos, tapi awak kabin
 
Bagikan :


Jakarta, era.id - PT Garuda Indonesia Tbk mengakui bila karyawannya menggunakan pesawat Airbus A330-900 yang baru dikirim dari pabriknya di Toulouse, Perancis dipakai untuk membawa onderdil motor besar Harley Davidson dan dua unit sepeda Brompton.

Onderdil Harley dan dua sepeda ini diduga diselundupkan karena tidak disertai surat keimigrasian dan kepabeanan. Nah, siapa oknum karyawab Garuda itu? tentu bukan karyawan biasa. Karena dia bisa dengan mudah memakai fasilitas pesawat salah satu BUMN.

Namun maskapai pelat merah itu mati-matian membantah onderdil dan dua sepeda itu milik pejabat di perusahaan. Demikian juga Garuda membantah dua barang itu milik Direksi. Garuda mengklaim barang itu milik Awak kabin pesawat yang dikirim. Kode emiten GIAA ini masih menutup rapat identitas pemilik sepeda dan onderdil Harley.

"Bukan (milik direksi, red. Tapi dia petugas yang memang menjemput pesawat dari sana. Jadi dia petugas yang onboard dalam pesawat," kata Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (3/12/2019).


Baca Juga : Penyeludupan Kendaraan Mewah Kini Juga Lewat Laut

Garuda mengakui, di dalam pesawat tersebut terdapat perwakilan direksi. Lagi-lagi Ikhsan ngotot menyembunyikan identitas direksi. Adapun perwakilan direksi memang ditugaskan ke Toulouse untuk menyaksikan serah terima pesawat tersebut.

Garuda, kata dia, lepas tangan dengan kasus ini. Garuda menyerahkan tanggung jawab itu kepada petugas yang membawa onderdil Harley Davidson dan sepeda Brompton tersebut, bukan tanggung jawab perusahaan.

"Kami tidak melihat itu tanggung jawab perusahaan secara umum. Tapi dia bawaan individu masing-masing," ujar dia.

Dalam kesempatan ini dia mengatakan bila karyawan tersebut bersedia mengikuti aturan yang berlaku. 

"Dalam kaitan itu petugas yang on board dalam pesawat itu akan mengikuti aturan sepenuhnya dari bea cukai. Akan memenuhi. kalau harus membayar bea masuk, pajak akan dibayarkan. Kalau harus melakukan re-ekspor akan dilakukan re-ekspor," Kata dia.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Hendriana
Editor : Ervan Bayu Setianto
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Wisata
19 Februari 2020 19:11 WIB

Wisata Instagramable di Gunung Pelangi Peru

Gunungnya warna-warni kayak kue, jadi pengen jalan sama kamu~
Lifestyle
19 Februari 2020 18:17 WIB

Gara-Gara COVID-19, James Bond Tak Berani ke China

No Time To Die
Nasional
19 Februari 2020 18:08 WIB

Para Calon Kepala Daerah Dari PDIP Jilid I

Mayoritas incumbent
Lifestyle
19 Februari 2020 18:08 WIB

Suho EXO Bakal Debut Solo

Suho jadi member keempat EXO yang memutuskan debut sebagai penyanyi solo
Nasional
19 Februari 2020 17:27 WIB

TNI AU Upgrade F-16 Jadi Lebih Canggih

PT. Dirgantara Indonesia X Lockheed Martin Amerika Serikat