Rabu, 19 Februari 2020
Park Hang-seo (Dailystar)
11 Desember 2019 13:54 WIB

Timnas Selalu Kalah Lawan Park Hang-seo

Menpora lirik pelatih asal Korsel
Bagikan :


Jakarta, era.id - Tim nasional sepak bola U-22 Indonesia harus mengakui ketangguhan Vietnam dalam pertandingan final SEA Games 2019 dengan skor 0-3 yang berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Manila, Selasa malam. Hasil ini membuat tim asuhan Indra Sjafri gagal meraih medali emas dari cabang sepak bola, dan harus puas dengan medali perak.

"Selamat kepada Vietnam. Secara performa, kami lebih baik dari pertandingan sebelumnya," ujar Indra Sjafri usai laga.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali memberikan apresiasi kepada para pemain timnas U-22 dan melupakan kekalahan tersebut.

"Saya sempat bertemu dengan pemain usai pertandingan, dan begitu kalah mereka belum bisa menerima sebab umurnya ada yang 18 tahun, serta rata-rata 21 tahun. Sehingga saya dorong jangan putus asa dan terus latihan," kata Zainudin.


Baca Juga : Moncer di SEA Games, Polo Air Makin Hype

Baca Juga: Garuda Muda 'Melawan' Park Hang-seo di Final SEA Games

Zainudin menyadari permainan Vietnam cukup bagus di lapangan karena persiapannya yang matang di sepak bola, sehingga bisa menjadi pelajaran bagi Indonesia untuk membina atlet sejak dini.

"Saya juga sempat ngobrol dengan Vietnam dan menteri olahraganya, bahwa persiapan mereka luar biasa, dan mereka sudah disiapkan 15 tahun yang lalu untuk sepak bola," tuturnya.


Infografik (Ilham/era.id)

Vietnam, kata Zainudin, bisa menjadi contoh pembinaan olahraga di Indonesia, salah satunya sepak bola dengan pelatih asal Korea Selatan Park Hang-seo yang mempunyai kecepatan cukup bagus.

Ia mengatakan, sepulang ke Tanah Air akan melaporkan hasil pertandingan cabang olahraga sepak bola ke Presiden Joko Widodo, untuk kemudian dievaluasi. Hal ini, kata dia, penting untuk dijadikan landasan pemerintah dalam persiapan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.

"Ini menjadi pelajaran penting dan akan dievaluasi untuk menghadapi Piala Dunia U-20. Dan sepulang dari ini kami akan menghadap presiden dan selanjutnya menyiapkan pagelaran Piala Dunia U-20," tuturnya.

Dengan kekalahan kemarin, makin menegaskan dominasi pelatih Vietnam, Park Hang-seo yang selalu menekuk Timnas Garuda saat berhadapan dengan anak asuhnya. Laga kemarin malam menjadi pertemuan keempatnya melawan Indonesia sepanjang 2019. Pelatih berusia 60 tahun itu sudah empat kali melawan Indonesia dan semuanya menang.

Sementara, emas SEA Games cabor sepak bola menjadi yang pertama bagi Vietnam sepanjang sejarah SEA Games, atau yang kedua jika menghitung keberhasilan timnas Vietnam Selatan saat SEA Games pertama kali digelar tahun 1959. Keberhasilan timnas Vietnam meraih emas cabang sepak bola putra SEA Games 2019 makin menegaskan dominasi Naga Emas sebagai penguasa sepak bola Asia Tenggara. 

Di SEA Games 2019, Vietnam berhasil mengawinkan medali emas sepak bola putra dan putri. Prestasi serupa yang juga sudah ditorehkan Vietnam di luar ajang multievent. Di Piala AFF, timnas putra dan putri Vietnam juga berhasil meraih yang terbaik di Asia Tenggara. Timnas putra melakukannya saat Piala AFF 2018, disusul timnas putri saat Piala AFF Putri 2019 digelar, Agustus lalu. 
Bagikan :
Topik :

Reporter : ERA.ID
Editor : Ervan Bayu Setianto
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
19 Februari 2020 21:03 WIB

Jawaban Wapres Soal Survei Kepuasan Kinerjanya

Tak cukup 100 hari pertama
megapolitan
19 Februari 2020 20:21 WIB

'Sentilan' Mega dan Isyarat Tolak Formula E di Monas

Monas cagar budaya
Internasional
19 Februari 2020 20:07 WIB

Ada Empat WNI Kena COVID-19 di Kapal Diamond Princess

Sudah dibawa ke rumah sakit
Lifestyle
19 Februari 2020 19:36 WIB

Wajah Jokowi dan Susi Pudjiastuti di New York Fashion Week

Ada juga Trump dan Greta Thunberg
Wisata
19 Februari 2020 19:11 WIB

Wisata Instagramable di Gunung Pelangi Peru

Gunungnya warna-warni kayak kue, jadi pengen jalan sama kamu~