Kamis, 02 Juli 2020
Ilustrasi acara (Pixabay)
01 Juli 2020 19:17 WIB

Prom Night SMK 4 Makassar Dipermasalahkan, Kenapa?

Langgar protokol kesehatan, 
Bagikan :


Jakarta, era.id - SMK 4 Makassar disoal setelah menggelar malam perpisahan atau prom night di Hotel Gammara Makassar. Dalam video yang viral yang beredar, Beberapa yang datang di hotel itu ada yang memakai masker dan masing-masing di meja tamu dipisah jauh. Awalnya, prom night itu terlihat tenang dan biasa saja.

Setelahnya, mulai ada kegiatan yang menarik minat para pemuda dan pemudi untuk berkumpul dan berdekat-dekatan. Hal ini lantas diunggah akun anonim khas Makassar, @supirpete2. Setelah diunggah, akun yang akrab disapa Daeng Supet, mengaku diancam oleh pihak panitia bahwa isi twit-nya akan diproses hukum jika tidak segera diturunkan.

"Kemarin saya turunkan twit, karena ada kenalan teman yang menjadi mc di event itu, dan maksudku untuk mengurangi dampak ke orang-orang."
 

Daeng Supet juga menyebut, ada pihak even yang mengaku ke salah satu kenalannya, bahwa prom night sudah mengatongi izin. Sementara, izin yang diperbolehkan Kementerian Kesehatan tak memperbolehkan orang untuk berdempetan sejauh ini. Aturan itu tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan di Tempat dan Fasilitas Umum Dalam Rangka Pencegahan Covid-19.


Baca Juga : Akibat COVID-19, Pria di Prancis Ereksi Empat Jam Nonstop

“Tidak dianjurkan untuk menyelenggarakan event dengan model pengunjung/penonton berdiri (tidak disediakan tempat duduk) seperti kelas festival,” tertulis pada salah satu poin.

Selain itu, dalam poin tersebut, tertulis bahwa pihak penyelenggara acara harus mengakomodir segala fasilitas kesehatan yang dibutuhkan pengunjung, seperti cairan pembersih tangan hingga tempat untuk mencuci tangan. Sewaktu ingin dikonfirmasi ke akun Broftion20, ihwal kebenaran soal izinnya, akun ini sudah terkunci.

Sementara dilansir Fajar.co.id, Plt Dinas Pendidikan Sulsel, Basir, mengaku perpisahan pada 29 Juni tersebut ilegal dan tanpa sepengetahuan kepala sekolah dan guru SMKN 4. "Tidak boleh ada kegiatan seperti itu, apalagi sudah ada surat edaran dari Pak Gubernur, ke sekolah saja dilarang, apalagi buat kegiatan seperti itu."

"Saya sudah tegur kepseknya, ternyata mereka ambil inisiatif sendiri," ucapnya, Rabu (1/7/2020).

Ia menyesalkan kejadian tersebut. Apalagi saat tahu pihak hotel mengizinkan acaranya. "Yang saya sesalkan pihak sana (hotel) yang kenapa memberikan izin ke anak-anak itu. Kenapa diberikan ksempatan begitu? Jadi kalau anak-anak itu susah ditegur, harusnya jangan dikasih izin begitu," bebernya.
Bagikan :

Reporter : ERA.ID
Editor : Muhammad Almaliki
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
02 Juli 2020 13:35 WIB

Amien Rais Sindir Menteri Jokowi, Pemain Uang hingga Superminister

Antara kasihan dan tertawai Jokowi
ide
02 Juli 2020 13:01 WIB

Jejak Kolonial di RSHS Bandung dan Julukan RS Ranca Badak dari Masyarakat

Sudah empat kali ganti nama sejak tahun 1920-an
Lifestyle
02 Juli 2020 13:00 WIB

Lelah Dihujat Warganet, YoonA SNSD Akhinya Minta Maaf

Berpikir dulu sebelum bertindak ya
Nasional
02 Juli 2020 12:50 WIB

Djoko Tjandra Diduga Ubah Nama Jadi Joko Tjandra Biar bisa Masuk Indonesia

Ganti nama di pengadilan Papua