Senin, 20 Januari 2020
Ilustrasi (Rudy and Peter Skitterians/Pixabay )
12 Desember 2019 21:05 WIB

Bandar Heroin Asal Pakistan Tewas Didor Polisi

Penembakan dilakukan karena pelaku berusaha melarikan diri dan merebut senjata polisi
Bagikan :


Jakarta, era.id - Seorang bandar heroin asal Pakistan berinisial SH tewas didor petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Penembakan terhadap SH terpaksa dilakukan, sebab dirinya berusaha melawan dengan melarikan diri.

Tersangka yang berkewarganegaraan Pakistan ini juga merupakan anggota jaringan penyelundup internasional Pakistan-Indonesia.

"Jaringannya lintas negara, jaringan Pakistan-Indonesia yang pelakunya salah satu WNA Pakistan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, seperti dikutip Antara, Kamis (12/12/2019).

Yusri menjelaskan, awalnya tersangka SH ditangkap di pusat berbelanjaan Mangga Dua Square, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara pada Rabu (11/12). Saat ditangkap, polisi kemudian menggeledah tersangka dan menemukan barang bukti berupa lima kilogram heroin.


Baca Juga : Tobat Jadi Kartel Narkoba, 'El Chapo' Jualan Bir

"Pada saat ditangkap, kita menemukan barang bukti lima kilogram heroin," tuturnya.

Petugas kemudian menginterogasi tersangka dan menurut pengakuannya dia masih menyimpan barang haram tersebut di sebuah gudang yang tidak jauh dari TKP.

Saat dalam perjalanan menuju gudang penyimpanan barang bukti heroin lainnya, tersangka secara mendadak berusaha melarikan diri dan merebut senjata polisi. Petugas pun mengambil tindakan tegas dan melumpuhkan tersangka SH menggunakan timah panas.

"Saat di perjalanan, yang bersangkutan mencoba merebut senjata anggota. Dengan tindakan terukur sesuai SOP, yang bersangkutan dilumpuhkan dengan tembakan," ujar Yusri.

Setelah dilumpuhkan petugas langsung melarikan tersangka ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk mendapatkan perawatan. "Pelaku dilarikan ke rumah sakit, namun meninggal dunia," tuturnya.

Saat ini Ditresnarkoba Polda Metro Jaya tengah menelusuri jejak yang ditinggalkan oleh tersanga untuk membongkar sindikat pengedar heroin internasional yang beroperasi di Indonesia.
Bagikan :
Topik :

Reporter : ERA.ID
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
20 Januari 2020 07:47 WIB

Tiket Fancon Park Jihoon Dijual Mulai Rp950.000

Paling mahal Rp2,5 Juta
Nusantara
20 Januari 2020 07:04 WIB

Jembatan Putus Diterjang Banjir Bandang, 4 Tewas, 6 Hilang

Saat kejadian ada orang lagi nyebrang
Nasional
19 Januari 2020 19:05 WIB

Investor Jiwasraya akan Suntikan Dana Mencapai Rp3 Triliun

"(Investor) ada yang dari lokal, dari asing"
Lifestyle
19 Januari 2020 18:09 WIB

Tempat Nongkrong Seru ala Anak Jaksel

Ada yang udah pernah ke tempat-tempat ini?
Lifestyle
19 Januari 2020 17:05 WIB

Eminem Kejutkan Penggemar Lewat Album Music to be Murdered By

"Guess who's back? Back again. Shandy's back, tell a friend!"