Kamis, 18 April 2019
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. (Wardhany/era.id)
15 April 2019 19:10 WIB

Mahfud MD Minta KPU Siapkan Diri Hadapi Gugatan Pemilu

"Hal pertama yang akan Anda hadapi sejak tanggal 18 itu adalah isu kecurangan"
Bagikan :


Jakarta, era.id - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengimbau Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mempersiapkan diri menghadapi gugatan pasca Pemilu 2019.

Dia memprediksi akan banyak perkara dalam pemilu yang dibawa ke MK karena penyelenggaran pemilu dilakukan secara serempak yaitu pileg dan pilpres. 

"Hal pertama yang akan Anda hadapi sejak tanggal 18 itu adalah isu kecurangan, isu kesalahan KPU," kata Mahfud kepada wartawan dalam sebuah diskusi di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Menurutnya, KPU bakal digugat oleh partai politik dan calon legislatif yang merasa dirugikan karena adanya kecurangan. Sehingga, Mahfud mewanti-wanti KPU untuk secara profesional menangani dan menjaga semua dokumen serta menjalankan tugasnya sesuai denggan prosedur yang ada.


Baca Juga : Mahfud MD: Kericuhan Pencoblosan di Luar Negeri Harus Dianalisis

"Karena menang atau kalah Anda (KPU dalam gugatan) itu akan menentukan Anda profesional atau tidak. Kalau Anda kalah berarti Anda tidak profesional," ujarnya.

Mahfud juga angkat bicara soal adanya potensi kericuhan pasca pencoblosan pada 17 April mendatang, menurut dia, masyarakat enggak perlu khawatir bakal ada kericuhan pasca pemilu. 

Soalnya, yang biasanya ricuh adalah para elit politik. Hal ini, menurut Mahfud, sudah terbukti dari pemilu yang sebelumnya. "Dalam sejarah kita selama puluhan tahun itu, kalau mau ada Pemilu itu biasanya rame gitu begitu selesai pemungutan suara, itu rakyatnya tenang yang ribut elitenya."

Kalau sudah begitu, kata Mahfud, baiknya para elit membawa permasalahan tersebut ke ranah hukum dibandingkan ribut tak jelas di depan masyarakat. "Kita kalau ke Mahkamah Konstitusi atau ke polisi kalau ada pelanggaran atau ke Bawaslu. Jika itu terjadi kesalahan, kesalahan administratif, gitu aja," tutupnya.
Bagikan :

Reporter : Wardhany Tsa Tsia
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
18 April 2019 19:07 WIB

BPN Desak KPU Cabut Izin Quick Count Lembaga Survei

BPN sebut sejumlah kejanggalan dalam quick count
Peristiwa
18 April 2019 19:01 WIB

Prabowo Klaim Kemenangannya Ditemani Sandiaga

Dua capres ngaku menang, biar adil bikin dua shift aja kali yak~
Peristiwa
18 April 2019 18:09 WIB

Alasan Jokowi Bertemu Pimpinan Koalisi

Biar enggak su'udzon, mending tabayyun dulu lur baca artikelnya~
Analisa
18 April 2019 18:03 WIB

Psikolog: Caleg Stres karena Terlalu Ngarep Menang

Sabar ya leg, emang nasibnya begitu~
Data-Bicara
18 April 2019 17:50 WIB

Sabar Jangan Lebay Lihat Real Quick Count KPU

Rekapitulasi sekarang tuh masih nol koma sekian persen