Kamis, 23 Januari 2020
Presiden Jokowi menyerahkan sertifikat tanah wakaf untuk musala, masjid, pondok pesantren, dan madrasah, di Masjid Baiturrahman, Limboto, Kabupaten Gorontalo. (Foto: Twitter @setkab.go.id)
02 Maret 2019 18:28 WIB

Jokowi: 70 Juta Bidang Tanah Belum Tersertifikasi

Sertifikat hak milih tanah penting supaya tak terjadi sengketa di kemudian hari
Bagikan :


Jakarta, era.id - Presiden Joko Widodo mengatakan, masih banyak tanah hak milik warga yang belum bersertifikat. Hingga saat ini, pemerintah sudah menyerahkan ratusan ribu sertifikat tanah wakaf dan 12 juta sertifikat tanah hak milik kepada masayarakat. 

"Sampai saat ini masih kurang lebih tujuh puluh juta bidang yang harus disertifikatkan, masih banyak sekali," kata Presiden Jokowi dalam sambutannya saat menyerahkan sertifikat tanah wakaf, di Masjid Baiturrahman, Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, dilansir setkab.go.id, Sabtu (2/3/2019).

Presiden menjelaskan alasan kenapa pemerintah gencar menyerahkan sertifikat hak milik tanah maupun sertifikat tanah wakaf, yaitu agar tidak terjadi sengketa tanah atau sengketa lahan.

Menurut Presiden, setiap dirinya masuk ke desa, ke kampung, di luar Jawa maupun di Jawa, selalu yang masuk ke telinganya adalah sengketa lahan, sengketa tanah. Tidak hanya urusan hak milik pribadi tetapi juga tanah-tanah wakaf banyak yang menjadi sengketa.


Baca Juga : Anggaran Kemhan Rp127 Triliun, Jokowi: Tak Boleh Ada Mark Up!

Presiden memberikan contoh di Jakarta, ada masjid besar di tengah kota yang setiap tahun tidak ada masalah tetapi karena tanahnya di situ dulunya murah, sekarang per meter persegi Rp120 juta. Nah, mulai diutak-atik ahli waris, saling menggugat.  

"Inilah tanah masjid tidak memiliki sertifikat hak hukum atas tanah menjadi berlarut-larut," ujarnya.

Hal yang sama juga terjadi di sebuah provinsi besar di Sumatera. Dia bercerita, ada masjid yang besar sekali. Namun, luas tanahnya bermasalah, separuhnya beres, separuhnya sengketa dengan ahli waris, karena tanah wakaf yang tidak pegang sertifikat.

Presiden Jokowi pun memerintahkan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) segera menyelesaikan, tanah wakaf maupun tanah hak milik agar bersertifikat.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Bagus Santosa
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
23 Januari 2020 18:13 WIB

Pensiun Dari KPK, Agus Rahardjo Jadi Penasihat Kapolri

Beri masukan soal anti korupsi
megapolitan
23 Januari 2020 18:09 WIB

Barongsai hingga Kuliner Khas Pecinan Ramaikan Imlek di Ibu Kota

Berikut jadwal acara Imlek di sejumlah titik di Ibu Kota
Nasional
23 Januari 2020 17:57 WIB

Istana: Virus Korona Belum Masuk Indonesia

Menkes sudah siaga
Nasional
23 Januari 2020 17:36 WIB

VIDEO: Intip Persiapan Imlek di Wihara Amurva Bhumi

Mulai bersih-bersih dan memasang lampu lampion
Ekonomi
23 Januari 2020 17:29 WIB

Jadi Komisaris, Yenny Wahid Disuruh Jagain Pramugari

Proteksi pekerja perempuan