Kamis, 02 April 2020
Presiden Jokowi menyerahkan sertifikat tanah wakaf untuk musala, masjid, pondok pesantren, dan madrasah, di Masjid Baiturrahman, Limboto, Kabupaten Gorontalo. (Foto: Twitter @setkab.go.id)
02 Maret 2019 18:28 WIB

Jokowi: 70 Juta Bidang Tanah Belum Tersertifikasi

Sertifikat hak milih tanah penting supaya tak terjadi sengketa di kemudian hari
Bagikan :


Jakarta, era.id - Presiden Joko Widodo mengatakan, masih banyak tanah hak milik warga yang belum bersertifikat. Hingga saat ini, pemerintah sudah menyerahkan ratusan ribu sertifikat tanah wakaf dan 12 juta sertifikat tanah hak milik kepada masayarakat. 

"Sampai saat ini masih kurang lebih tujuh puluh juta bidang yang harus disertifikatkan, masih banyak sekali," kata Presiden Jokowi dalam sambutannya saat menyerahkan sertifikat tanah wakaf, di Masjid Baiturrahman, Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, dilansir setkab.go.id, Sabtu (2/3/2019).

Presiden menjelaskan alasan kenapa pemerintah gencar menyerahkan sertifikat hak milik tanah maupun sertifikat tanah wakaf, yaitu agar tidak terjadi sengketa tanah atau sengketa lahan.

Menurut Presiden, setiap dirinya masuk ke desa, ke kampung, di luar Jawa maupun di Jawa, selalu yang masuk ke telinganya adalah sengketa lahan, sengketa tanah. Tidak hanya urusan hak milik pribadi tetapi juga tanah-tanah wakaf banyak yang menjadi sengketa.


Baca Juga : Bukan 'April Mop', Keringanan Kredit bagi Pekerja Informal Berlaku Besok

Presiden memberikan contoh di Jakarta, ada masjid besar di tengah kota yang setiap tahun tidak ada masalah tetapi karena tanahnya di situ dulunya murah, sekarang per meter persegi Rp120 juta. Nah, mulai diutak-atik ahli waris, saling menggugat.  

"Inilah tanah masjid tidak memiliki sertifikat hak hukum atas tanah menjadi berlarut-larut," ujarnya.

Hal yang sama juga terjadi di sebuah provinsi besar di Sumatera. Dia bercerita, ada masjid yang besar sekali. Namun, luas tanahnya bermasalah, separuhnya beres, separuhnya sengketa dengan ahli waris, karena tanah wakaf yang tidak pegang sertifikat.

Presiden Jokowi pun memerintahkan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) segera menyelesaikan, tanah wakaf maupun tanah hak milik agar bersertifikat.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Bagus Santosa
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Internasional
02 April 2020 10:37 WIB

Penelitian UFO Ungkap Kemunculan Sosok Alien Reptil di Mars

Kira-kira jenisnya kadal apa bunglon ya?
Ekonomi
02 April 2020 10:02 WIB

Token Listrik Gratis untuk Pelanggan Prabayar

Token Listrik Gratis untuk Pelanggan Prabayar
Nusantara
02 April 2020 09:24 WIB

Hasil Rapid Test di Jabar Catat 409 Orang Positif Korona

Datanya belum masuk di pemerintah pusat
Internasional
02 April 2020 08:33 WIB

Prancis Negara Keempat dengan Kematian Lampaui 4.000 akibat COVID-19

Untuk rekor satu ini semoga tidak dicontoh negara lain