Senin, 22 Juli 2019
Ilustrasi
16 April 2018 17:29 WIB

Menjadi Relawan Asian Games 2018

Milenial, negara memanggilmu!
Bagikan :


Jakarta, era.id - Pesta olahraga musim panas, Asian Games 2018 sudah memasuki hitungan hari. Sebagai panitia pelaksana, Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC) bertanggung jawab untuk menyusun rencana dan persiapan serta berbagai hal yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan pesta olahraga terbesar se-Asia ini.

Semua pihak, baik INASGOC, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), atau sejumlah pihak lain yang terkait, sejatinya sadar betul seberapa penting menjadi tuan rumah yang baik untuk ajang olahraga empat tahunan ini. Bukan tanpa alasan, ini adalah kali kedua Indonesia dipercaya sebagai negara penyelenggara, sejak yang pertama kali pada tahun 1962.

Gelaran ke-18 ini juga bakal jadi Asian Games pertama yang digelar di dua kota, Jakarta dan Palembang. Selain itu, ajang multi-olahraga empat tahunan ini juga bakal mencatatkan sejarah istimewa dengan 40 cabang olahraga yang dipertandingkan. Jumlah tersebut adalah yang terbanyak dalam sepanjang gelaran Asian Games. Tak cuma itu, dalam perhelatan kali ini, 45 negara dipastikan berpartisipasi memperebutkan sejumlah medali. 

Dengan seluruh gambaran di atas, terbayang kan betapa penyelenggaraan Asian Games 2018 membutuhkan begitu banyak orang untuk berpartisipasi? Nah, karena itu lah INASGOC membuka kesempatan buat setiap anak bangsa yang ingin berpartisipasi sebagai volunteer atau relawan buat mendukung penyelenggaraan Asian Games 2018 agar berjalan lancar.


Baca Juga : Asian Games 1962, Catatan Manis Republik Muda

Pendaftaran memang telah ditutup, tapi tetap saja hal ini menarik buat dibahas. Pendaftaran ketika itu dibuka dalam dua gelombang. Gelombang pertama telah dibuka pada 18 September-23 Oktober 2017. Sedangkan gelombang kedua belum lama ditutup pada 18 Maret 2018.

Menurut kabar, jumlah rekrutan relawan mencapai 15.000 orang. Mereka akan diperbantukan dalam berbagai kegiatan penyelenggaraan Asian Games 2018, mulai dari pre-event hingga main event yang akan dimulai pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. Syarat buat menjadi relawan Asian Games 2018 pun enggak main-main.

Dilansir dari situs resmi asiangames2018.id, terdapat sejumlah syarat buat menjadi relawan. Persyaratan-persyaratan itu meliputi berbagai macam hal, mulai dari batas usia hingga beberapa persyaratan administratif.


Infografis "Menjadi Relawan Asian Games 2018" (Wildan Alkahfi/era.id)


Negara memanggil

Baru beberapa minggu yang lalu, Maret 2018, Mochammad Rahardian melewati rangkaian psikotes. Tes tersebut jadi tahap pertama yang harus ia lalui buat menjadi relawan Asian Games 2018. Andai lulus tahapan psikotes, masih ada sejumlah tahap yang harus dilalui Rahardian, mulai dari training value pada bulan Mei 2018, hingga sesi training pada Juli 2018.

Nantinya, para relawan akan dialokasikan ke 19 departemen yang dibagi, mulai dari venue, medical, ceremonial, ticketing, catering, transportasi, protokol, dan games operational. Nantinya, penempatan para relawan bakal ditentukan oleh hasil psikotes mereka.

Jika Rahardian adalah pemuda yang baru saja menjajaki langkah untuk menjadi bagian dari gelaran hajat olahraga terbesar se-Asia ini, Silverus Nathanael adalah orang yang sejak beberapa bulan lalu telah terjun mengurus berbagai hal berkaitan dengan tugasnya sebagai Asisten Koordinator Talent Asian Games 2018.

Menurut Silverus, dirinya bangga menjadi bagian dari Asian Games 2018. Namun, jam kerja yang panjang adalah tantangan yang harus ia hadapi sebagai salah satu orang yang berada di balik penyelenggaraan Asian Games 2018. "Jam 2 pagi baru pulang, nanti jam 11 sudah di kantor lagi,” kata Silverus dalam video testimoni yang dibuat penyelenggara.

Seperti Silverus, Duplina Theola, mengungkapkan suka dukanya bergabung sebagai Administrator dalam gelaran Asian Games 2018. Menurutnya, ada kebanggaan karena bisa bertemu dengan figur-figur publik seperti Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Erick Thohir. Ya walaupun jam kerja telah memakan banyak waktunya. “Aku bisa ketemu sama Pak Jokowi dan Pak Erick Thohir. Menurut aku, itu wah keren banget.” kata Duplina.

Menanggapi banyaknya kabar yang menyebut para relawan bakal mendapat gaji yang menggiurkan, INASGOC menegaskan, tak mengalokasikan dana buat menggaji para relawan. Jadi, kabar-kabar tersebut dipastikan hoaks. Nantinya, para relawan hanya akan diberikan jatah makan, tanggungan transportasi, seragam dan sertifikat dari kegiatan ini.

Meski begitu, Claudia Jasmine, Asisten Koordinator Asian Games 2018 mengatakan, partisipasi seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk mendukung terselenggaranya acara ini. Buatnya pribadi, menjadi bagian Asian Games 2018 adalah sebuah panggilan. “Kalau anak-anak muda zaman sekarang cinta sama Indonesia, yuk kita sukseskan acara kita,” ujarnya.
Bagikan :

Reporter : Ramdan Febrian Arifin
Editor : Yudhistira Dwi Putra
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
22 Juli 2019 18:40 WIB

Bos Go-Jek Nadiem Makarim Gabung ke PDIP?

Setelah mengganti logo, apakah gojek juga akan merubah warna seragamnya jadi merah?
Nasional
22 Juli 2019 17:24 WIB

VIDEO: SPG Cantik Jualan Hewan Qurban

Kalau yang jaga begini sih rela lama-lama di kandang sapi mblo~
Lifestyle
22 Juli 2019 17:24 WIB

Matt Groening Singgung Sekuel The Simpsons Movie di Comic-Con

Sang pencipta bersuara soal karya epiknya
Nasional
22 Juli 2019 16:30 WIB

PDIP Tolak Rencana Super Holding Bentukan Rini Soemarno

"Mereka yang berpikir membentuk super holding, harus belajar dari krisis ekonomi di AS"
Lifestyle
22 Juli 2019 16:18 WIB

Moskow Merayakan Konser Ed Sheeran Lewat Sebuah Patung

Sebuah perayaan...