Rabu, 19 Februari 2020
Konferensi Meja Bundar (Parlement.com)
27 Desember 2019 15:16 WIB

27 Desember HUT RI Versi Belanda

Belanda baru mengakui kedaulatan Indonesia hari ini
 
Bagikan :


Jakarta, era.id - Selama ini 17 Agustus 1945 menjadi tanggal kemerdekaan Republik Indonesia karena pada tanggal itu, Soekarno dan Muhammad Hatta memproklamirkan kemerdekaan. Namun, Belanda tak serta merta menyerah bahkan mengakui kedaulatan Republik Indonesia.

Belanda yang menjajah Nusantara sejak Abad ke-16 pun, tak mau kehilangan wilayah koloni di Asia yang jadi sumber pundi-pundi kekayaan, tseperti rempah, teh, kopi, minyakl, dan banyak lainnya. Mereka pun melancarkan Agresi Militer II pada tahun 1945 sampai  1949.

Baru pada 27 Desember 1949, Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia lewat soevereiniteitsoverdracht (penyerahan kedaulatan) yang ditandatangani di Istana Dam, Amsterdam, Belanda. Penyerahan kedaulatan merupakan hasil kesepakatan dari Konferensi Meja Bundar 9KMB) yang berlangsung dari 23 Agustus hingga 2 November.

Wakil Presiden sekaligus perdana menteri, Mohamad Hatta memimpin delegasi Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar (KMB). Ada 3 upacara penyerahan kedaulatan dari Belanda ke Indonesia digelar. Pertama, di Amsterdam, tepatnya di Istana Op de Dam.


Baca Juga : Mengenang Berakhirnya Era Perang Kemerdekaan 70 Tahun Silam

"Kedua negara (Belanda dan Indonesia) tak lagi saling berlawanan, kini kita berdiri berdampingan," kata Ratu Belanda Juliana kala itu, sesaat setelah naskah penyerahan kedaulatan ditandatangani seperti dikutip dari Parlement.com.

Bung Hatta yang bicara Bahasa Indonesia dalam sebuah pertemuan KMB menekankan pentingnya penyelesaian damai konflik dua negara. "Empat tahun lamanya rakyat kita timbal balik hidup dalam persengketaan, karena merasa dendam di dalam hati, Bangsa Indonesia dan Bangsa Belanda, kedua-duanya akan mendapat bahagianya. Anak cucu kita, angkatan kemudian akan berterima kasih pada kita," ucap Bung Hatta seperti dilansir Radio Nederland.


Delegasi Indonesia di KMB (Parlement.com)

Sementara itu di Istana Negara, Jakarta, penyerahan kedaulatan dilakukan antara wakil tinggi mahkota Belanda di Indonesia Tony Lovink dan Sri Sultan Hamengku Buwono IX, sebagai wakil perdana menteri. Sedangkan upacara ketiga digelar di Gedung Negara, Yogyakarta. Di tengah rapat Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).

Setelah 60 tahun sejak 17 Agustus 1945, akhirnya Belanda mengakui RI merdeka tanggal 17 Agustus 1945. Menteri Luar Negeri Belanda Bernard Rudolf Bot dalam pidato resminya di gedung Departemen Luar Negeri (Deplu) mengatakan Kerajaan Belanda mengakui tanggal kemerdekaan Indonesia. 

"Saya dengan dukungan kabinet akan menjelaskan kepada rakyat Indonesia bahwa di Belanda ada kesadaran bahwa kemerdekaan Indonesia de facto telah dimulai 17-8-1945 dan bahwa kita 60 tahun setelah itu, dalam pengertian politik dan moral, telah menerima dengan lapang dada," ujar Bot seperti dikutip dari laman Kemlu.

Keesokan harinya, 17 Agustus 2005, Bot juga menghadiri Upacara Kenegaraan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-60 Kemerdekaan RI di Istana Negara, Jakarta. Atas nama Belanda, ia juga meminta maaf.

Pada 4 September 2008, juga untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang Perdana Menteri Belanda, Jan Peter Balkenende, menghadiri resepsi diplomatik HUT Kemerdekaan RI ke-63 yang digelar oleh KBRI Belanda di Wisma Duta, Den Haag. 
Bagikan :

Reporter : ERA.ID
Editor : Ervan Bayu Setianto
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
19 Februari 2020 21:03 WIB

Jawaban Wapres Soal Survei Kepuasan Kinerjanya

Tak cukup 100 hari pertama
megapolitan
19 Februari 2020 20:21 WIB

'Sentilan' Mega dan Isyarat Tolak Formula E di Monas

Monas cagar budaya
Internasional
19 Februari 2020 20:07 WIB

Ada Empat WNI Kena COVID-19 di Kapal Diamond Princess

Sudah dibawa ke rumah sakit
Lifestyle
19 Februari 2020 19:36 WIB

Wajah Jokowi dan Susi Pudjiastuti di New York Fashion Week

Ada juga Trump dan Greta Thunberg
Wisata
19 Februari 2020 19:11 WIB

Wisata Instagramable di Gunung Pelangi Peru

Gunungnya warna-warni kayak kue, jadi pengen jalan sama kamu~