Kamis, 18 April 2019
Alat peraga kampanye di Taman Tebet, Jakarta Selatan. (Irfan/era.id)
15 April 2019 16:54 WIB

Ke Mana APK Setelah Diturunkan di Masa Tenang?

Dibuang jadi sampah, disimpan nyempit-nyempitin, dikiloin enggak laku, enaknya diapain ya?
Bagikan :


Jakarta, era.id - Masa kampanye Pemilu 2019 telah berakhir dan kini memasuki masa tenang. Akhirnya dalam waktu tersisa sampai pencoblosan 17 April 2019 nanti, mata kita kembali dijernihkan dari pandangan ratusan ribu alat peraga kampanye (APK) yang terpampang di ruang publik.

Penurunan APK di hari pertama saja, Minggu (14/4), Bawaslu DKI Jakarta bersama Satpol PP DKI berhasil mengumpulkan 195.669 APK seperti spanduk, baliho, dan umbul-umbul yang bertebaran. Bawaslu menargetkan penertiban APK rampung sehari sebelum pemungutan suara berlangsung. 

Anggota Bawaslu DKI Puadi mengakui, jangka waktu sehari tak cukup untuk membersihkan alat publikasi peserta pemilu. Sebab, ada beberapa APK yang dipasang di tempat terisolir seperti di atas pohon dan di gang-gang sempit. 




Baca Juga : BPN Desak KPU Cabut Izin Quick Count Lembaga Survei

"Jadi ada beberapa titik lokasi yang memang alat peraganya mudah diambil tapi akses menuju ke situ (menjadi kendala). Kendaraannya susah buat ngakses ke tempat itu, itu salah satu kendalanya," ujar Puadi kepada era.id, Senin (15/4/2019).

Ke mana perginya APK usai diturunkan? 

Puadi menjelaskan, APK yang telah ditertibkan akan disimpan di gudang penyimpanan Satpol PP setempat di tiap enam kota administratif di DKI. 

"Kesepakatan antara Bawaslu dengan wali kota, Satpol PP, kesbang, dan peserta pemilu, penertiban itu disimpan di gudang Satpol PP DKI maupun enam kabupaten kota," ungkap dia. 

Kemudian, sesuai kesepakatan, Bawaslu DKI memberikan kesempatan bagi peserta pemilu yang ingin mengambil APK tak terpakai itu, terserah mau diapain. Didaur ulang juga boleh, asalkan jangan dipasang lagi di jalanan. 

"Kalau ada peserta pemilu yang mau ambil APK-nya, diberikan waktu sampai seminggu setelah pencoblosan, mau ambil APK-nya silakan, sesuai kesepakatannya," ujar Puadi. 



"Kalau lewat dari satu minggu, APK-nya mau tetap disimpan di gudang atau digunakan untuk apa, itu menjadi ranahya Satpol PP. Kalau kita hanya pada tahap penertiban bagaimana Jakarta ini agar bisa ditertibkan dengan bersih, tidak ada alat peraga," tambahnya. 
Bagikan :
Topik :

Reporter : Diah Ayu Wardani
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Peristiwa
18 April 2019 19:19 WIB

Prabowo Bantah Bertemu Utusan Jokowi

Utusan presiden QC bertemu presiden RC BPN, bingung kan shay~
Nasional
18 April 2019 19:07 WIB

BPN Desak KPU Cabut Izin Quick Count Lembaga Survei

BPN sebut sejumlah kejanggalan dalam quick count
Peristiwa
18 April 2019 19:01 WIB

Prabowo Klaim Kemenangannya Ditemani Sandiaga

Dua capres ngaku menang, biar adil bikin dua shift aja kali yak~
Peristiwa
18 April 2019 18:09 WIB

Alasan Jokowi Kembali Kumpulkan Koalisinya di Plataran Resto

Karena Platara Resto adalah koentji~
Analisa
18 April 2019 18:03 WIB

Psikolog: Caleg Stres karena Terlalu Ngarep Menang

Sabar ya leg, emang nasibnya begitu~