Senin, 16 September 2019
Ilustrasi (Unsplash)
21 Agustus 2019 14:00 WIB

Remaja 13 Tahun Gantung Diri Karena Patah Hati

Babak baru. Pendalaman motif dilakukan. Keluarga beri keterangan resmi di pengadilan
Bagikan :


Jakarta, era.id - Pengusutan kasus gantung diri Harry Storey berlanjut. Keluarga Harry memberi keterangan resmi terkait kasus tragis yang terjadi pada remaja 13 tahun ini. Sebelumnya, Harry dikabarkan mengakhiri hidup setelah mengetahui gadis idamannya berkencan dengan pria lain.

Andrew Storey tak percaya apa yang dilihat. Saat itu, 1 Maret 2019, Andrew baru saja pulang dari kantor sekitar pukul 05.00 sore waktu setempat. Sesampainya di rumah mereka di Chilton, Oxfordshire, Inggris, Andrew melihat Harry di tangga dengan kepala tertunduk.

Awalnya Andrew mengira Harry hanya berdiri sembari melihat ponsel. Namun, ia segera menyadari hal buruk terjadi pada anaknya. Andrew langsung melakukan prosedur pertolongan pertama berupa CPR kepada Harry, sebelum membawa sang anak ke Rumah Sakit John Radcliffe.

"Saya tidak dapat memahami apa yang saya lihat," tutur Andrew di Pengadilan Oxford, Inggris, sebagaimana dikutip Oxford Mail, Rabu (21/8/2019).


Baca Juga : Akhir Karier Sang Bandar Narkoba di Apartemen Season City

Di rumah sakit, dokter berhasil membuat jantung Harry berdetak kembali. Harry juga sempat berjuang selama tiga hari sebelum mengembuskan napas terakhir pada 4 Maret 2019.

Darren Salter, Koroner Oxfordshire, membacakan hasil pemeriksaan medis. Menurut pemeriksaan itu, Harry meninggal akibat sesak napas --akibat menggantung diri-- yang berujung pada cedera otak iskemik hipoksik.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Saat kalian mencerna konten ini, satu orang di dunia diperkirakan mati bunuh diri .??? ? Tahun 2014, WHO catat 800 ribu orang di dunia meninggal bunuh diri. Artinya, ada satu kematian akibat bunuh diri dalam setiap 40 detik. ??? ? Data dalam grafis rasanya sudah cukup menggambarkan gentingnya situasi sosial ini. Sungguh, kita enggak boleh berdiam diri. Terus apa yang bisa kita lakukan? ??? ? PERTAMA, melihat dengan peka perubahan perilaku orang-orang di sekitar kita. KEDUA, jadilah pendengar dan teman berpikir yang solutif buat mereka yang terindikasi potensi melakukan bunuh diri. KETIGA, ketika dorongan bunuh diri itu muncul di dalam dirimu, carilah bantuan tenaga profesional yang bisa menangani permasalahan tersebut, termasuk menghubungi hotline layanan konseling dan pencegahan bunuh diri Kemenkes di nomor: 500-454 ??? ? Informasi lengkap soal permasalahan ini, termasuk membaca pertanda kecenderungan bunuh diri bisa kamu cek lewat link di bio! ??? ? #bunuhdiri #who #harakiri #kesehatanjiwa #gangguanjiwa #kesehatanmental #kemenkes

A post shared by era.id (@eradotid) on




Motif gantung diri

Pemeriksaan resmi juga mendalami motif bunuh diri Harry. Berbagai keterangan didapat. Menurut Andrew, ide bunuh diri Harry boleh jadi dipicu oleh sebuah tayangan televisi --yang ditonton seluruh anggota keluarga-- yang mempertontonkan adegan percobaan bunuh diri.

"Kami menonton sebuah program di mana bintang wanita gantung diri, tetapi teman-temannya menyelamatkannya. Itu membuat kami bertanya-tanya, apakah dia memiliki pandangan sensasional tentang apa yang mungkin terjadi (bunuh diri)," tutur Andrew.

Andrew turut menuturkan, tak ada alasan apapun yang terbersit di kepalanya soal motif bunuh diri Harry. Bahkan, ia habis-habisan memuji pribadi siswa St Birinus School itu. "(Harry) Adalah anak laki-laki paling karismatik dan menawan. Ia mencintai olahraga, terutama rugby, kriket, dan tenis," katanya.

"Ia (Harry) juga dikenal sebagai remaja yang baik dalam pergaulan. Ia memiliki banyak teman. Harry suka bertualang. Harry selalu memiliki harapan yang tinggi untuk dirinya sendiri," tambah Andrew.


Harry Storey (Dokumentasi St Birinus School)


Petugas investigasi, DS Lou Heffernan-Glover turut mengungkap hal senada. Ia bilang, tak ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa Harry merencanakan aksi bunuh dirinya. Tak ada catatan atau pesan mencurigakan.

Menurut Glover, Harry mungkin benar-benar menggantung diri. Namun, tak ada cukup fakta yang menunjukkan Harry benar-benar ingin mati. "Ini tragis. Harry mungkin tak menyadari betapa cepatnya proses ketidaksadaran (sebagai efek gantung diri) dapat terjadi," tutur Glover.

Petunjuk terpenting soal motif kematian Harry sejatinya telah sejak lama tercium. Sebelum memutuskan gantung diri, Harry sempat mengutarakan kekecewaan terhadap gadis idamannya dan menyatakan keinginan bunuh diri lewat pesan WhatsApp kepada teman-temannya.

Sayang, saat itu, teman-teman Harry tak menangkap kerisauan dalam diri remaja itu. "Ini sulit diprediksi. Semua remaja mengatakan itu (Ingin bunuh diri ketika patah hati)," tutur Glover

"Ini adalah peristiwa menyedihkan, yang sayangnya tak dapat dihindari oleh siapa pun. Entah itu keluarga atau teman-teman (Harry)."
Bagikan :
Topik :

Reporter : Yudhistira Dwi Putra
Editor : Yudhistira Dwi Putra
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
15 September 2019 20:31 WIB

Wawancara: Masa Depan Perjuangan Habibie Center

Bagaimana Habibie Center melanjutkan perjuangan selepas kepergian Habibie?
Internasional
15 September 2019 19:44 WIB

Wabah Ebola Seret Menteri Kesehatan Kongo ke Penjara

Kini sang menteri harus bertanggung jawab atas perbuatannya
Nasional
15 September 2019 16:39 WIB

Habibie: Bapak Teknologi Penggila Diskusi

Wawancara kami dengan Wakil Ketua Habibie Center
Lifestyle
15 September 2019 14:49 WIB

VIDEO: Movie Update of the Week

Ada film Gemini Man dan SIN: Saat Kekasihmu adalah Kakakmu Sendiri
Lifestyle
15 September 2019 13:49 WIB

Berprakarya dengan Limbah Daur Ulang Styrofoam

Manfaatkan limbah plastik jadi karya seni~