Rabu, 08 Juli 2020
Ilustrasi (Forbes)
04 Juni 2020 11:59 WIB

Audio Porn, Sensasi Baru Berimajinasi di Kala Pandemi

Orang butuh imajinasi
 
Bagikan :


Jakarta, era.id - Berdiam diri di rumah karena karantina dan PSBB membuat orang mencari alternatif hiburan agar lepas dari rasa bosan. Nonton film atau serial secara streaming, main gim, dan memasak menjadi hiburan agar tak jenuh di rumah

Orang juga mulai mencari alternatif lain untuk memenuhi hasrat biologisnya selain berselancar di situs porno yakni mencari sensasi lain lewat audio porn. 

Jika biasanya orang harus secara visual menikmati adegan erotis, mendengarkan cerita dengan bumbu erotis, menurut Gina, menjadi salah satu cara yang bisa diandalkan untuk menenangkan diri di tengah kecemasan akibat COVID-19. Menurutnya cerita semacam itu bisa berguna dalam masa isolasi.

Salah satu aplikasi audio porn, Dipsea, mencatat adanya peningkatan pelanggan hingga 84 persen sejak pemberlakuan karantina dimulai. Co-Founder Dipsea, Gina Gutierrez, mengatakan isolasi mandiri sambil mendengarkan cerita seksi adalah cara yang bagus untuk menenangkan diri.


Baca Juga : Hacker Lelang Skandal Seksual Selebritas Mariah Carey hingga Nicki Minaj

"Cerita sangat penting dalam masa isolasi sosial saat ini. Kita memang tidak bisa bertemu orang asing yang menarik di kereta sekarang ini, tapi di dalam cerita Dipsea, bisa saja," kata Gina seperti dikutip dari Forbes, Kamis (4/6/2020).

Salah seorang podcaster audio porn, Devlin Wylde juga panen duit dari masa karantina saat ini. Podcast miliknya, Wylde In Bed, mengalami peningkatan pengunjung hingga 6.000 persen dan jumlah pelanggan berbayar juga meningkat 300 persen untuk membaca kisah-kisah erotis karangannya yang diluncurkan sejak pekan lalu.

"Audio erotis mungkin merupakan bentuk hiburan seksual paling intim dan sensual yang bisa dinikmati sendiri," ucap Wylde.


Escorted (Mashable)

Wylde mengamini jika cerita berbentuk audio punya sensasi tersendiri dibandingkan dengan video. "Keluar sejenak dari kenyataan, pakai headphone dan tenggelam dalam keintiman bisa jadi cara yang menyenangkan untuk menenangkan diri," sambungnya.

Audio porn sendiri sebenarnya sudah mulai menanjak popularitasnya sejak 15 tahun lalu. Sebagian orang lebih memilih menikmati erotisme lewat suara karena memberi mereka ruang yang lebih luas untuk berimajinasi. Mereka lebih nyaman mendengar daripada menonton.

Setidaknya saat ini ada beberapa aplikasi dan situs yang bertemakan audio porn seperti Dipsea, Emjoy, Audiodesires, Quinn dan lainnya.
 
Bagikan :
Topik :

Reporter : ERA.ID
Editor : Ervan Bayu Setianto
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Ekonomi
07 Juli 2020 22:24 WIB

Survei: 74,8 Persen Responden Percaya Ekonomi Memburuk Karena COVID-19

"Semua sektor bisnis harus dibuka kembali,"
Lifestyle
07 Juli 2020 21:35 WIB

Daftar Makanan yang Bisa Memperbesar Payudara: Jadi Kencang dan Berisi

Buat yang rata enggak usah minder
Lifestyle
07 Juli 2020 20:05 WIB

Internasional Kissing Day: Yuk Ketahui 5 Manfaat Berciuman

Baik untuk kesehatan