Kamis, 24 Januari 2019
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga . (Wardhany/era.id)
08 November 2018 18:29 WIB

Penyelesaian Masalah Rizieq di Arab Saudi Bukti Negara Hadir

"Karena, Rizieq tetap lah seorang WNI yang harus dilindungi oleh pemerintah," katanya
Bagikan :


Jakarta, era.id - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab mendapatkan masalah di Arab Saudi karena bendera. Rizieq pun sudah terbebas dari masalah tersebut setelah dibantu perwakilan pemerintah Indonesia, di sana.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga mengatakan, bantuan dari Konsulat Jenderal Indonesia ini, merupakan bentuk hadirnya pemerintah dalam setiap masalah yang dihadapi warga negaranya.

"Ternyata dari rilis yang diperoleh temen-teman kedubes di Saudi Arabia, menunjukkan bahwa justru pemerintahlah yang meng-cover dan pemerintahlah yang mendukung," kata Arya kepada wartawan di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/11/2018).

"Itu menunjukkan bahwa bagaimana pemerintah Indonesia itu melindungi WNI di sana. Karena Rizieq tetap lah seorang WNI yang dilindungi oleh pemerintah," ucap Arya.


Baca Juga : Pidato Rizieq Shihab di Reuni 212 Jadi Sorotan Bawaslu

Berkat jaminan dari Konsulat Jenderal Indonesia, akhirnya Rizieq dilepaskan setelah diperiksa. 

"Ketika ada pemeriksaan terhadap Habib Rizieq akibat bendera yang ada di rumahnya itu dan berakibat pelaporan dari masyarakat yang membuat aparat dari saudi arabia sempat menginterogasi Habib Rizieq. Justru dari konsulat kita lah melindungi beliau sehingga akhirnya bisa dilepaskan juga tidak lama kemudian," jelasnya.

Arya juga menjelaskan dengan diperiksanya Rizieq Shihab terkait pemasangan bendera itu, maka artinya bendera tauhid berwarna dasar hitam itu menjadi masalah juga di Arab Saudi dan terjadi penolakan juga di negara tersebut.

"Jadi ada kemiripan yang terjadi terhadap penolakan bendera tersebut. Tapi Itu pun pemerintah Indonesia tetap memfasilitasi dan tetap berjuang untuk Habib Rizieq," jelasnya.

Baca Juga : Gara-gara Bendera, Rizieq Diperiksa Aparat di Arab Saudi

Supaya kalian tahu, Juru bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arrmanatha Nasir mengatakan, sejak dua hari lalu, Kemenlu menerima aduan dari sejumlah pihak terkait dengan warga negara Indonesia (WNI) atas nama Muhammad Rizieq Shihab, pimpinan Front Pembela Islam (FPI), yang ditahan aparat keamanan Arab Saudi di Makkah.

Terkait dengan kabar tersebut, Arrmanatha mengatakan, Kemenlu telah meminta pejabat Fungsi Konsuler KJRI Jeddah untuk melakukan penulusuran guna mengklarifikasi kebenaran informasi.

"Dari hasil penelusuran diperoleh konfirmasi bahwa MRS sedang dimintai keterangan oleh aparat keamanan Arab Saudi di Makkah, atas dasar laporan warga negara Saudi yang melihat bendera yang diduga mirip dengan bendera ISIS terpasang di depan rumah MRS di Makkah," katanya, melalui keterangan tertulis, di Jakarta, Rabu (7/11).

Arrmanatha mengatakan, pihaknya telah mengirim pejabat fungsi kekonsuleran KJRI Jeddah untuk memberikan pendampingan kepada Rizieq Sihab. Pendampingan ini merupakan hal yang biasa dan juga diberikan kepada WNI di luar negeri jika menghadapi masalah hukum. 
Bagikan :
Topik :

Reporter : Wardhany Tsa Tsia
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
24 Januari 2019 19:33 WIB

Betapa Mulianya Seorang Roger Waters

Pendiri Pink Floyd ini mempertemukan seorang ibu dengan dua anaknya yang diculik
Nasional
24 Januari 2019 19:09 WIB

Kubu Prabowo Memaknai Salam Tiga Jari Ahok

Ini pertanda tidak ingin terlibat Pilpres 2019
Nasional
24 Januari 2019 18:44 WIB

Hottest Issue Malam, Kamis 24 Januari 2019

Ada berita tentang doa Ahoker, kemunculan Bripda Putri dan OTT Bupati Mesuji 
Olahraga
24 Januari 2019 18:21 WIB

Cedera Kaki Neymar Kambuh Lagi

Tuchel pun pusing tujuh keliling
Peristiwa
24 Januari 2019 17:53 WIB

Temui Kubu Jokowi, Dubes Asing Bantah Berpihak di Pilpres 2019

Enggak ada keberpihakan, ini demokrasi negara orang cuy