Senin, 20 Agustus 2018
Masuomeh Ebtekar dan Menko PMK Puan Maharani (Foto: Istimewa)
02 Mei 2018 20:07 WIB

Puan Bahas Pemberdayaan Perempuan Bersama Wapres Iran

Kerja sama bidang lain akan dibicarakan kemudian
Bagikan :


Jakarta, era.id - Kemenko PMK Puan Maharani mendorong upaya kerja sama yang dijajaki oleh Pemerintah Iran, khususnya dibidang pemberdayaan perempuan.

"Ke depan, diharapkan kerja sama dapat meluas ke bidang-bidang lainnya termasuk ekonomi,“ kata Puan dikutip dalam siaran pers di hadapan wartawan usai menerima kunjungan Wakil Presiden Iran, Masuomeh Ebtekar, di ruang pertemuan utama kantor Kemenko PMK, Rabu (2/5/2018). 

Peluang kerja sama antara Indonesia dengan Iran di bidang pemberdayaan perempuan dan anak yang dimaksud, dimulai dari upaya perlindungan, penguatan pendidikan, kesehatan, hingga upaya kemandirian ekonomi.

Puan dalam paparannya di hadapan Madame Mousameh menegaskan, pendidikan bagi perempuan sangatlah penting demi kemajuan mereka dan anak-anak mereka di masa depan, sembari terus berperan dalam pembangunan negara.


Baca Juga : Megawati dan Puan Groundbreaking Masjid At Taufiq



“Di bidang politik, kami terus mendorong keterpenuhan kuota 30 persen untuk perempuan di parlemen agar perempuan dapat mewakili suara kaumnya. Selain itu, kami punya Program Keluarga Harapan (PKH) yang dapat melatih perempuan Indonesia untuk mandiri secara ekonomi sambil coba menyehatkan keluarganya dengan memberikan makanan bergizi,” kata Puan.

Di samping PKH, perempuan Indonesia juga diberdayakan dengan memanfaatkan program Dana Desa. Diharapkan para ibu di desa dapat menciptakan bahan pangan penuh gizi menggunakan bahan pangan lokal yang menjadi potensi di desa itu.

Selain PKH, Puan juga memaparkan pemberian bantuan pemerintah bagi warga miskin lainnya termasuk siswa tidak mampu melalui Kartu Indonesia Pintar yang sudah dibagikan kepada sekitar 19,7 juta anak sekolah, lalu Kartu Indonesia Sehat yang di tahun 2019 nanti diharapkan dapat memenuhi pelayanan kesehatan kepada seluruh rakyat Indonesia secara gratis.

“Melalui koordinasi antar kementerian teknis yang berada di lingkup koordinasi Kemenko PMK, saya akan minta terutama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak untuk menindaklanjuti peluang kerja sama dengan Iran ini, begitu juga dengan peluang kerja sama bidang lingkungan hidup. Indonesia siap berbagi pengalaman dan diajak bekerja sama. Khusus untuk ekonomi perempuan, kita berharap kerja sama kedua negara di bidang ini dapat menciptakan para perempuan yang dapat menjaga tidak hanya keluarganya tetapi juga ekonomi keluarganya, ” jelasnya. 



Madame Masoumeh, menurut Puan, sebenarnya sudah empat kali datang ke Indonesia sejak menjabat sebagai Wapres Iran. Dia sangat peduli dengan kelestarian lingkungan, penangananan masalah sampah plastik dan menjaga mata air dan berharap banyak terjalin kerja sama dengan Indonesia.

Dalam pertemuan ini, ia juga berbagi cerita tentang pemberdayaan perempuan di Iran. Menurut Madame Mousameh, para perempuan Iran, saat ini sangat sibuk mengejar pendidikan dan 27 persen di antaranya merupakan perempuan dengan pendidikan tinggi.

“Kami memberikan pendidikan tambahan bagi mereka yang mau merintis usaha, mulai dari pelatihan, pengelolaan, hingga marketingnya. Kami berikan pula mereka pelatihan teknologi informasi agar nantinya mereka dapat memasarkan hasil usaha mereka bahkan ke dunia,” kata Madame Mousameh.

Pertemuan pagi ini diakhiri dengan undangan Madame Mousameh kepada Puan untuk datang mengunjungi Iran dan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas sambutan hangat Pemerintah Indonesia kepada delegasi Iran yang dipimpinnya.

Dalam pertemuan pagi ini, Puan didampingi Seskemenko PMK, jajaran deputi, staf ahli dan staf khusus.
Bagikan :

Reporter : Yohanes Sebastian
Editor : Riki Noviana
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
20 Agustus 2018 12:06 WIB

Ada Komunikasi Tak Sampai di Internal Prabowo-Sandiaga

Karena Prabowo berpesan jangan kritik Asian Games, eh malah ada yang ngkritik
Ekonomi
20 Agustus 2018 11:31 WIB

Pidato Ketua MPR Dikuliti Habis Sri Mulyani

44 persen utang, ada andil pemerintahan sebelumnya dan Zulkifli ada di kabinet  …
Peristiwa
20 Agustus 2018 10:21 WIB

Bawaslu Panggil Andi Arief Kasus Mahar Sandiaga

Dalam kasus ini ada tiga orang yang diperiksa hari ini, salah satunya Andi Arief
Nasional
20 Agustus 2018 09:36 WIB

Ketum PPP Diperiksa KPK

Dia diperiksa untuk kasus suap dana perimbangan keuangan
Nasional
19 Agustus 2018 21:27 WIB

Gunung Anak Krakatau Meletus 576 Kali

Meski letusan banyak, tak ada yang menimbulkan kerusakan. Statusnya tetap waspada