Sabtu, 24 Agustus 2019
Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Lalu Muhammad Iqbal (Diah/era.id)
02 April 2019 16:40 WIB

Tuding Menlu Kampanye, Rizieq yang Berbohong atau Dibohongi?

Mungkin Habib Rizieq dapat informasi yang tidak benar
Bagikan :


Jakarta, era.id - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) membantah tudingan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab yang bilang Menlu Retno Marsudi menginstruksikan untuk Memilih calon presiden Joko Widodo di KBRI Arab Saudi.

Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Lalu Muhammad Iqbal secara tegas bilang apa yang disampaikan Rizieq di dalam video mengenai kabar Menteri Retno mengampanyekan Capres 01 tidaklah benar.

"Saya tegaskan sekali lagi bahwa pernyataan itu tidak benar, karena Ibu Menlu memang melakukan kunjungan ke KJRI Jeddah, tapi bukan KBRI Riyadh dan itu dalam rangka perlindungan WNI," kata Iqbal di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2019).

Kata Iqbal, kunjungan Retno pada tanggal 4 dan 5 Maret itu untuk meresmikan pelayanan WNI satu atap. Tak hanya itu, Retno juga melakukan kunjungan ke sekolah Indonesia dalam rangka rencana pemindahan gedung sekolah. 


Baca Juga : Diplomasi Batik Indonesia di Sidang Dewan Keamanan PBB

Saat itu Menlu Retno LP Marsudi, disebut Iqbal, hanya mengarahkan panitia Panitia Pemungutan Luar Negeri (PPLN) untuk bekerja profesional dan netral. Sehingga pelaksanaan pemilu di luar negeri dapat berjalan dengan lancar.  "Jadi nggak mungkin Menteri Luar Negeri mengarahkan kepada salah satu pasangan calon," kata Iqbal. 

Meski demikian, Iqbal mengatakan Kemlu tidak berniat memperkarakan tudingan Habib Rizieq. Sebab menurutnya pihaknya sudah berupaya mengklarifikasi tuduhan tersebut. Dan diyakini Iqbal, besar kemungkinan Imam besar FPI itu mendapatkan informasi yang keliru.

"Mungkin beliau tidak berbohong, tetapi mungkin beliau mendapatkan informasi yang tidak benar sehingga beliau menyampaikan itu," imbuhnya.

"Enggak ada (rencana melaporkan). Saya kira klarifikasi yang kami sampaikan ini sudah memadai. Yang penting publik tahu bahwa apa yang disampaikan itu tidak benar," tutup Iqbal.

Perlu kalian tahu, Imam besar FPI Habib Rizieq mengaku mendapatkan informasi bahwa Menlu Retno mengimbau staf KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah di Arab Saudi memenangkan Jokowi. Pernyataan itu disampaikan Rizieq melalui video yang diunggahnya ke Youtube Front TV dengan judul Pemilu Jujur dan Adil, pada 29 Maret lalu.

"Sangat kita sesalkan beberapa waktu yang lalu Menlu datang ke Saudi Arabia, kemudian melakukan pertemuan baik di KBRI maupun di KJRI selanjutnya Menlu tanpa malu-malu, tanpa sungkan-sungkan, secara terang-terangan mengajak para staf dan seluruh pekerja yang ada di KBRI maupun KJRI agar bekerja keras memenangkan paslon 01, yaitu Jokowi. Ini sangat kita sesalkan karena apa yang disampaikan oleh Menlu tersebut bernada ancaman dan itu sangat merisaukan seluruh staf maupun para pekerja dan pegawai yang ada di KBRI dan KJRI," ujar Rizieq pada menit 3.25 yang ditayangkan Front TV, seperti dilihat era.id.
Bagikan :

Reporter : Diah Ayu Wardani
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
23 Agustus 2019 21:33 WIB

Kunjungi Festival Indonesia Maju, Megawati Nostalgia Saat Jadi Presiden

Acaranya masih ada sampai 25 Agustus, ke sana yuk mblo~
Nasional
23 Agustus 2019 21:01 WIB

OPM Diduga Tunggangi Kerusuhan di Papua

"OPM itu amat merugikan bagi masyarakat Papua itu sendiri"
Nusantara
23 Agustus 2019 20:17 WIB

Satu Anggota KKB Tewas dalam Kontak Senjata di Pasar Wamena

Polisi dan masyarakat juga ikut terluka~
megapolitan
23 Agustus 2019 19:11 WIB

Komisi Impian Tina Toon di DPRD

Tina Toon akan tempati DPRD DKI Jakarta. Apa yang ideal buat Tina?
Nasional
23 Agustus 2019 18:15 WIB

Banyak Masalah Kesenjangan di Papua yang Ditutupi

"Ada kesenjangan ekonomi, HAM, dan keamanan yang harus kita evaluasi"