Selasa, 19 Februari 2019
Yusuf Supendi (Foto: Istimewa)
05 Agustus 2018 16:35 WIB

Alasan Spiritual Yusuf Supendi Gabung PDIP Terungkap

Sebelum meninggal, dalam wawancara bersama sebuah stasiun televisi swasta, Yusuf bercerita
Bagikan :
Jakarta, era.id - Pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga calon legislatif (caleg) dari PDI Perjuangan meninggal dunia pada Jumat, 3 Agustus 2018 lalu. Belakangan, sebuah hal terungkap. Dalam sebuah wawancara bersama sebuah stasiun televisi nasional, Yusuf disebut-sebut sempat bertutur soal kebaikan di alam akhirat.

Hal itu dikatakan Yusuf ketika menceritakan soal hasil ijtihad politiknya yang dianggap melawan arus. Iya, melawan arus, dari jalur politik keislaman ke jalur nasionalis. Kata Yusuf, melawan arus adalah sebuah keniscayaan. “Tapi jangan asal melawan arus, tentu demi kebaikan. Dalam hal ini kebaikan dunia dan akhirat,” kata Yusuf dalam tayangan yang kami akses di akun Youtube ‘TalkZShow by Zelda Savitri, Sabtu (4/8).

“Justru dalam melawan arus itu dalam rangka pengristalan. Mana yang baik, mana yang buruk, gitu kan? Namun bagi saya sih ini bukan (sekadar) urusan melawan arus, tapi ini merupakan isi hati nurani,” tambah Yusuf.

Menanggapi jawaban Yusuf itu, Zelda Savitri, jurnalis yang jadi presenter acara tersebut melontarkan pertanyaan pada Yusuf: "Apa yang dikatakan nurani Anda saat memutuskan ini (jalur nasionalis)?”

Yusuf pun mengutip potongan kitab dari Imam Qurtubi yang sering dia baca: “Maka, ketika menjelaskan surat Ali Imran ayat 79, Alladzi Ajma’ul Illa ‘Ilmi Al Bashara Bi Siyasiatih, yaitu mumpuni dalam ilmu pengetahuan dan mapan dalam perpolitikan. Seorang hamba Allah, hamba Tuhan, politik itu bukan ala kadarnya sebagai pekerja politik ya. Harus menguasai perpolitikan itu,” tegas Yusuf.

Lebih lanjut, Yusuf menyebut keputusannya bergabung dengan PDIP telah melewati proses kajian panjang dan pemetaan politik sebelum dan sesudah Pilkada 2018. "Banyak teman teman yang mendorong saya bahwa Pak Yusuf itu harus aktif kembali di politik,” ujarnya.

“Tentu, melihat pilihan ini kalau dalam bahasa Islam itu ‘ijtihad’. Setelah mendapatkan doa restu dari ibu dan didukung dengan keluarga maka saya Bismillah Tawakkaltu’alallah, saya menentukan pilihan itu ke PDI Perjuangan, last minute. Tanggal 9 Juli 2018,” tambahnya.
 



Pribadi Sederhana

Dari wawancara terakhir itu, Zelda Savitri mengaku terkesan dengan kesahajaan Yusuf Supendi. Saat memenuhi undangan wawancara itu, kata Zelda, Yusuf datang bersama anaknya, Ayub. “Waktu itu dari subuh beliau sudah melayani wawancara beberapa TV," tutur Zelda Savitra mengenang.

"Waktu giliran kita mau wawancara ada wartawan yang datang habis ngikutin dia, lalu dia bilang ‘tunggu ya nggak apa-apa kan saya wawancara sama dia dulu sebentar aja, kasihan dia udah nungguin saya dari pagi’,” tambah.

Saat mulai diwawancari Zelda, Yusuf juga sangat ramah dan berusaha untuk mengingat semua nama kru, “Orangnya sederhana, kalau menjelaskan sesuatu itu runut. Jadi sama dia ga dibuat ribet. Tutur katanya pun halus, dan dia bena-benar niat mau jelasin,” ujar Zelda.

Saking niatnya menjelaskan sesuatu, kata Zelda, bahkan Yusuf sempat menitipkan sejumlah buku kepadanya untuk dijadikan bahan referensi. “Supaya bisa disampaikan ke publik,” ujar mantan presenter Metro TV ini.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Mery Handayani
Editor : Yudhistira Dwi Putra
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Peristiwa
19 Februari 2019 13:09 WIB

Caleg Eks Koruptor Bertambah Jadi 32 Orang

Jadi totalnya 81 orang, miris~
Nasional
19 Februari 2019 13:06 WIB

DPR Ragu Selesaikan Prolegnas di Masa Akhir Jabatan

Jadi...kibarin bendera putih, nih?
Peristiwa
19 Februari 2019 12:14 WIB

Tamu Undangan Debat Kedua Capres Kebanyakan

Ganggu konsentrasi ceunah
Nusantara
19 Februari 2019 12:13 WIB

Kelompok Difabel di Bandung Keluhkan Aksesibilitas di Rumah Ibadah

Hanya dua rumah ibadah di Bandung yang ramah disabilitas
Kuliner
19 Februari 2019 11:41 WIB

VIDEO: Tiga Makanan Khas Cap Go Meh

Ada tiga makanan yang bisa dijumpai saat perayaan ini, mau tahu? Simak videonya
POPULER
18 Februari 2019 14:22 WIB

Robben Sebut Anfield Stadion Terburuk

18 Februari 2019 07:25 WIB

Kita Semua Wajib Tanggung Jawab

21 Juli 2018 16:30 WIB

Asia Juga Punya Anak Muda 'Berbahaya'

PODCAST

LISTEN
15 Februari 2019 19:22 WIB

NGEPOD: Buzzer Baik, Memang Ada? (Part 1)


LISTEN
14 Februari 2019 17:09 WIB

PODCAST: Sendiri Tak Melulu Sepi


LISTEN
04 Februari 2019 19:22 WIB

NGEPOD: Merangkai Kata Mendulang Rezeki


LISTEN
01 Februari 2019 19:50 WIB

NGEPOD: Mendarat di Galaksi Palapa


LISTEN
30 Januari 2019 15:11 WIB

NGEPOD: 'Stand Up' untuk Ekonomi Kreatif

FITUR
19 Februari 2019 11:21 WIB

Film Dokumenter Chris Cornell Siap Digarap

19 Februari 2019 10:31 WIB

VIDEO: Perayaan Cap Go Meh

19 Februari 2019 10:14 WIB

Nani Resmi Berlabuh di Orlando City

19 Februari 2019 09:36 WIB

Vettel Tercepat di Tes Pramusim Pertama