Kamis, 04 Juni 2020
Erick Thohir (ist)
02 Desember 2019 17:17 WIB

BUMN dan 'Anak Cucunya' Siap-Siap Dirombak

Rombak total!
Bagikan :


Jakarta, era.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya buka suara terkait aksi perombakan yang dilakukan dengan Menteri BUMN Erick Thohir terhadap beberapa perusahaan pelat merah. Menurutnya pengelolaan BUMN butuh perombakan.

"Yang jelas, saya ingin pengelolaan di BUMN diperbaiki, baik perombakan total, maupun manajemen yang ada," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Total saat ini ada 142 perusahaan pelat merah, namun kebanyakan belum menguntungkan dan tidak produktif. "Semua aset yang dimiliki BUMN harus produktif. Jangan sampai ada aset yang tidak produktif, sehingga mengurangi produktivitas yang ada di manajemen yang ada," ungkap Jokowi.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pun telah melakukan perombakan awal dengan merombak beberapa jajaran petinggi BUMN. Selain itu, Erick akan menerbitkan peraturan menteri (Permen) terkait pembentukan anak usaha BUMN. Permen itu akan mengatur pembentukan 'anak dan cucu' perusahaan pelat merah.


Baca Juga : Selain Orang Miskin, Pemerintah Juga Kasih Bantuan Rp52 Triliun untuk BUMN

"Permen pembentukan anak usaha dan cucu usaha harus ada alasanya. Kalau alasannya enggak jelas. Saya setop," kata Erick saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Selain alasan yang jelas, pembentukan anak usaha BUMN, kata dia, harus selaras dengan bisnis induknya. Mantan pemilik klub sepak bola Inter Milan ini mencontohkan BUMN Garuda Indonesia yang memiliki anak usaha bergerak pada bidang ground handling pesawat yakni PT Gapura Angkasa. Padahal menurutnya sudah ada Angkasa Pura yang memiliki bisnis sejenis.

Rencana dibuatnya Permen itu juga dilandasi banyaknya BUMN yang saat ini memiliki anak usaha. Bukannya menguntungkan, 'anak dan cucu' BUMN malah membebani induknya. "Lihat PT Krakatau Steel, anak usahanya berapa 60 anak usaha dengan hutang mencapai Rp40 triliun," kata Erick.

Maka dari itu Erick menjelaskan Permen yang bakal mengatur pembentukan anak usaha BUMN tersebut akan memberikan kepastian pembentukan anak usaha perusahaan BUMN.

"Tapi di situ kita juga ada hak untuk me-review anak usaha ini," ujar dia.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Hendriana , Gabriella Thesa Widiari
Editor : Ervan Bayu Setianto
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nusantara
04 Juni 2020 13:31 WIB

Mau Rapid Test, Warga Bandung Bisa ke Puskesmas

11 ribu orang sudah dites
 
Nusantara
04 Juni 2020 13:28 WIB

Satu Ruko dan Kantor Mukim Rusak Berat Pascagempa Aceh

Gempa M 4,8 guncang Aceh
 
Nasional
04 Juni 2020 13:11 WIB

Target 20 Ribu Spesimen Virus Korona yang Harus Terpenuhi

Target 10 ribu sudah terpenuhi
 
Lifestyle
04 Juni 2020 12:46 WIB

Meski Telah Bubar, SISTAR Tetap Rayakan Hari Jadi Ke-10

Jadi pengobat rindu para fan
Ekonomi
04 Juni 2020 12:17 WIB

Pengusaha dan Pekerja Sedang Susah, Mau Ditambah 'Pungutan' Tapera

Bukan prioritas buat saat ini