Selasa, 19 Februari 2019
Presiden Jokowi di Istana Negara, (Foto: Deny S/Setkab)
11 Oktober 2018 12:21 WIB

Jokowi Sindir Kampus Miskin Inovasi: Sudah 3 Tahun Ditunggu

"Saya tunggu, sebelum saya mengeluarkan kebijakan yang drastis,"
Bagikan :


Jakarta, era.id - Suasana di Istana Negara, Rabu (10/10) siang kemarin terasa hening saat Presiden Jokowi memberi pengarahan. Jokowi melempar kritik keras kepada Kemristekdikti dan para pejabat eselon I dan II Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Jokowi memang sedang kesal karena peringkat kampus-kampus di Indonesia belum juga menampilkan grafik yang membanggakan. Cuma ada tiga kampus yang berhasil masuk deretan 500 besar dunia.

Tengok saja peringkat beberapa perguruan tinggi Indonesia yang dikeluarkan Quacquarelli Symonds (QS). Survei ini dilakukan terhadap hampir 1.000 universitas terbaik di 84 negara di dunia. Cuma ada Universitas Indonesia (UI), disusul Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Apakah proses manajemen di dalamnya? Atau proses yang lain? Bapak ibu yang lebih tahu dari saya," kata Jokowi.


Baca Juga : Kuliah Online Diyakini Bisa Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Jokowi meminta supaya para pejabat di dunia pendidikan harus peka dengan perkembangan yang ada. Jangan cuma berdiam di zona nyaman jika tidak mau tertinggal jauh dibanding negara lain. Sebagai contoh, hampir tidak pernah kita dengar ada fakultas atau program studi yang benar-benar baru selama ini.

Jokowi memberi contoh yang terjadi di beberapa universitas besar dunia. Misalnya di MIT ada Departement of Brain and Cognitif Science, Kent State University ada Hospitality and Tourism Management, dan di University of Southern California ada juga college of games studies.

"Lah kita fakultas, jurusan tidak pernah berubah-ubah 30-40 tahun yang lalu," sindir Jokowi.

"Gimana? Ini sudah saya ulang-ulang loh, ini sudah 3 tahun loh, saya tunggu, sebelum saya mengeluarkan kebijakan yang drastis," tegas Jokowi.

Jokowi wanti-wanti juga kepada para pejabat eselon I, eselon II di Kemristekdikti untuk berbenah. Jangan sampai dia mendengar ada informasi sulitnya mengurus fakultas baru, mengurus program studi baru, mengurus jurusan sulit. 

Bagikan :
Topik :

Reporter : Moksa Hutasoit
Editor : Moksa Hutasoit
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Internasional
19 Februari 2019 15:31 WIB

Palestina-Jordania Kecam Penutupan Masjid Al-Aqsa oleh Israel

Penutupan itu dilakukan Israel dengan menggunakan rantai dan gembok
Olahraga
19 Februari 2019 15:12 WIB

Mercedes Khawatir Terganggu Brexit

Pabrik dan fasilitas operasi mesin Mercedes ada di Inggris
Suara-Milenials
19 Februari 2019 15:05 WIB

VIDEO: Jelang Pilres Pelajar di Jakarta Utara Rekam e-KTP

Pelaksanaan pencetakan e-KTP dilakukan bagi para pelajar SMA yang sudah berusia 17 tahun
Peristiwa
19 Februari 2019 14:37 WIB

Jokowi Dilaporkan Lagi ke Bawaslu

Kali ini pakai pasal KUHP
Olahraga
19 Februari 2019 14:34 WIB

Indonesia Resmi Calonkan Diri Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032 

Proses pemilihan tuan rumah Olimpiade 2032 akan dilaksanakan selambat-lambatnya pada 2024
POPULER
18 Februari 2019 14:22 WIB

Robben Sebut Anfield Stadion Terburuk

18 Februari 2019 07:25 WIB

Kita Semua Wajib Tanggung Jawab

21 Juli 2018 16:30 WIB

Asia Juga Punya Anak Muda 'Berbahaya'

PODCAST

LISTEN
15 Februari 2019 19:22 WIB

NGEPOD: Buzzer Baik, Memang Ada? (Part 1)


LISTEN
14 Februari 2019 17:09 WIB

PODCAST: Sendiri Tak Melulu Sepi


LISTEN
04 Februari 2019 19:22 WIB

NGEPOD: Merangkai Kata Mendulang Rezeki


LISTEN
01 Februari 2019 19:50 WIB

NGEPOD: Mendarat di Galaksi Palapa


LISTEN
30 Januari 2019 15:11 WIB

NGEPOD: 'Stand Up' untuk Ekonomi Kreatif

FITUR