Sabtu, 25 Januari 2020
Layar tangkap Spider-Man Far From Home (Youtube)
21 Agustus 2019 12:13 WIB

Spider-Man yang Pergi dan Tak Kembali

I don't feel so good~
Bagikan :


Jakarta, era.id - Sungguh berita mengejutkan ketika Marvel Studio tak lagi memproduksi film Spider-Man di Marvel Cinematic Universe (MCU). Banyak penggemar yang kecewa dengan keputusan Sony Picture. Mereka langsung menyuarakan tagar #SaveSpiderMan atau #BoycottSony di media sosial.

Seperti diketahui, kolaborasi antara Sony Picture dan Disney memang sedang di ujung tanduk lantaran belum adanya titik temu dari kontrak kerjasama dalam pembuatan film Spider-Man terbaru. Sekali pun di film terakhir Spider-Man 'Far From Home' sangat sukses, nyatanya tidak berpengaruh banyak bagi Sony Picture.

Dilansir IGN dari Deadline, retaknya kolaborasi Sony dan Disney ditenggarai masalah keuntungan yang tidak setara dari kesepakatan kerjasama di awal kontrak. Sony mendapat keuntungan lebih banyak. Disney meminta sharing fee dalam pembiayaan film 'Spider-Man' ke depannya sebesar 50:50. 




Baca Juga : Perjalanan Ario Anindito, Komikus Marvel dan DC Asal Indonesia

Pihak Sony ternyata menolak tawaran tersebut. Ini yang kemudian membuat Disney menarik Kevin Feige dan Marvel Studio sebagai produser film 'Spider-Man' ke depannya. Dan otomatis karakter manusia laba-laba 'didepak' dari Marvel Cinematic Universe.

Dalam pernyataan resminya, Sony Picture mengungkapkan kalau mereka menghormati keputusan Disney untuk tidak melanjutkan produksi film Spider-Man. Pihaknya juga meluruskan pemberitaan terkait keterlibatan Kevin Feige dalam waralaba ini. 

"Kami kecewa, tapi kami hormati keputusan Disney untuk tidak membuatnya melanjutkan sebagai produser utama dari film live-action Spider-Man kami berikutnya," kata Juru bicara Sony, IGN, Rabu (21/8/2019).

Kendati demikian, Sony Picture berharap pengembangan proyek film ke depanya terutama dengan penambahan karakter Marvel baru-baru ini dari akuisisi 21st Century Fox oleh Disney.

"Kami berharap ini dapat berubah di masa depan, tetapi pahami bahwa banyak tanggung jawab baru yang diberikan Disney kepadanya - termasuk semua properti Marvel yang baru ditambahkan - tidak memberikan waktu baginya untuk bekerja pada IP yang tidak mereka miliki," tulis dalam pernyataan itu.

Banyak yang menyayangkan keluarnya Spider-Man dari MCU, terlebih sejak kehadiran aktor Tom Holland sebagai Spider-Man di Captain America: Civil War pada tahun 2015. Kehadiran sosok manusia laba-laba itu Kemudian berlanjut pada film Spider-Man: Homecoming, Avangers: Infinity War, Avengers: Endgame dan Spider-Man: Far From Home dengan Sony sebagai pihak yang mendistribusikan.
 


Apabila Spider-Man tidak lagi diproduksi, maka dia akan hilang dalam semesta Marvel Cinematic Universe (MCU). Dan sudah pasti, film Spider-Man selanjutnya mungkin saja tak akan diperankan lagi oleh Tom Holland. Namun hal itu bisa saja tidak akan terjadi apabila Sony dan Disney masih mau bekerjasama bila ada kesepakatan baru. 

"Kekecewaan pasti ada, tapi di sisi lain Sony Picture sudah berhasil membuat Spider-Vers yang sangat oke tanpa harus dibayang-bayangi Iron-Man," kata Dana admin dari Komrikmania dalam pesan singkatnya kepada era.id.

Baginya deal atau upaya lobby-lobby-an antara Disney, Sony Picture dengan Marvel Studio merupakan urusan dari rumah produksi. Sebagai fans dan penikmat film, penggemar hanya bisa berharap mereka membuat karya yang bagus dan bisa dinikmati.

"Ya okelah mungkin di mata kita keliatan kayak bad decision, tapi bisa apa juga kita nikmatin saja yang bagus, kalau jadi jelek ya yaudah," sambungnya.


 
Bagikan :
Topik :

Reporter : ERA.ID
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
24 Januari 2020 20:32 WIB

What's On Today, 24 Januari 2020

Podcast berita terkini yang disajikan dengan cara berbeda
Lifestyle
24 Januari 2020 20:05 WIB

DJ Wilda Ngaku Jadi Calon Ibu Tiri Gempi, Pansos atau Fakta?

DJ Wilda mengaku miliki hubungan spesial dengan Gading Marten
Nasional
24 Januari 2020 19:42 WIB

Cuma Urusan Harun Masiku, Kemenkumham Harus Bentuk Tim Khusus

Cuma persoalan Harun ada dimana
Nasional
24 Januari 2020 18:20 WIB

Moeldoko Minta Masyarakat Jangan Halu Soal Jiwasraya

Enggak ada hubungannya dengan Istana