Senin, 22 Juli 2019
Commuter line Jabodetabek. (Irfan/era.id)
28 Juni 2019 13:35 WIB

Fitur Anyar Google Maps Bisa Prediksi Kepadatan Angkutan Umum

Saatnya katakan, "Goodbye empet-empetan di kereta dan bus."
Bagikan :


Jakarta, era.id - Untuk kamu yang suka naik bus dan kereta tapi enggak mau empet-empetan di dalam, pasti pengen dong punya aplikasi yang bisa memprediksi kepadatan penumpang. Tenang, ada kabar baik dari Google yang terus mengembangkan kemampuan aplikasi navigasi maps dengan fitur untuk angkutan umum.

Google menambah dua fitur baru untuk angkutan umum di Maps, yaitu prediksi jadwal bus atau kereta berdasarkan informasi lalu lintas terkini dan prediksi kepadatan penumpang di dalam bus.

"Anda akan melihat fitur-fitur ini di Google Maps di hampir 200 kota di seluruh dunia, baik di Android maupun iOS," kata Manajer Produk Google Maps, Taylah Hasaballah dan Anthony Bertuca dalam tulisan di blog resmi Google, seperti dikutip Antara, Jumat (28/6/2019).


Ilustrasi (Pixabay)


Baca Juga : Huawei yang Kehilangan Aksesnya di Amerika

Fitur prediksi kepadatan crowdedness prediction, dapat ditemukan ketika mengklik ikon angkutan umum saat mencari arah menggunakan Google Maps. Maps akan memberikan informasi apakah bus atau kereta penuh berdasarkan perjalanan-perjalanan sebelumnya.

Menurut Google, informasi ini dapat membantu pengguna untuk memutuskan apakah mau berdesakkan saat bus penuh atau menunggu angkutan berikutnya.

Dalam siaran pers terpisah, Google menganalisis kepadatan angkutan umum saat jam sibuk, pukul 06.00 hingga 10.00, pada Oktober 2018 hingga Juni 2019. Mereka menemukan terdapat 10 kota di dunia yang memiliki kepadatan tinggi di angkutan umum, baik bus dan kereta, namun, tidak ada Indonesia dalam daftar tersebut.

Kesepuluh kota tersebut adalah Buenos Aires rute Urquiza (Argentina), Sao Paulo (Brasil) rute 11, Buenos Aires rute A, Sao Paulo rute 8 Diamante, Paris (Prancis) rute 13, Buenos Aires rute C, Tokyo (Jepang) rute Chuo, Sao Paulo rute 9 Emerald, Tokyo rute Nippori-Toneri dan New York (Amerika Serikat) kereta L.
 

Fitur kedua untuk angkutan umum di Google Maps diberi nama live traffic delays untuk melihat prediksi jadwal kedatangan bus berdasarkan situasi lalu lintas terkini.

Google membuat fitur ini untuk wilayah-wilayah yang mereka belum dapatkan informasi jadwal bus dari pemerintah setempat.

"Anda juga akan melihat di mana perjalanan tertunda di peta," kata Hasaballah dan Bertuca.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Ahmad Sahroji
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
22 Juli 2019 18:40 WIB

Bos Go-Jek Nadiem Makarim Gabung ke PDIP?

Setelah mengganti logo, apakah gojek juga akan merubah warna seragamnya jadi merah?
Nasional
22 Juli 2019 17:24 WIB

VIDEO: SPG Cantik Jualan Hewan Qurban

Kalau yang jaga begini sih rela lama-lama di kandang sapi mblo~
Lifestyle
22 Juli 2019 17:24 WIB

Matt Groening Singgung Sekuel The Simpsons Movie di Comic-Con

Sang pencipta bersuara soal karya epiknya
Nasional
22 Juli 2019 16:30 WIB

PDIP Tolak Rencana Super Holding Bentukan Rini Soemarno

"Mereka yang berpikir membentuk super holding, harus belajar dari krisis ekonomi di AS"
Lifestyle
22 Juli 2019 16:18 WIB

Moskow Merayakan Konser Ed Sheeran Lewat Sebuah Patung

Sebuah perayaan...