Rabu, 19 Februari 2020
Ilustrasi (Pixabay)
10 Agustus 2019 20:59 WIB

Minum Kopi Tiga Gelas Sehari Tingkatkan Resiko Migran

Karena migran adalah penyakit ketiga paling lazim di dunia
Bagikan :


Jakarta, era.id - Minum tiga cangkir kopi atau lebih setiap hari, meningkatkan risiko migrain. Hal itu merupakan penelitian Beth Israel Deaconess Medical Center (BIDMC) di AS.

Dilansir dari The Indian Express, Sabtu (10/8/2019), penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Medicine, mengevaluasi peran minuman berkafein sebagai pemicu potensial migrain.

Dipimpin oleh Elizabeth Mostofsky, dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard (HSPH) Harvard TH Chan di AS, para peneliti menemukan bahwa, di antara pasien yang mengalami migrain episodik, satu hingga dua porsi minuman berkafein tidak dikaitkan dengan sakit kepala pada hari itu.

Namun, tiga atau lebih porsi minuman berkafein dapat dikaitkan dengan kemungkinan lebih tinggi terjadinya sakit kepala migrain pada hari itu atau hari berikutnya.


Baca Juga : Los Tjihapit, Pasar Santa-nya Orang Bandung

"Sementara beberapa pemicu potensial --seperti kurang tidur-- hanya dapat meningkatkan risiko migrain, peran kafein sangat kompleks, karena dapat memicu serangan tetapi juga membantu mengendalikan gejala," kata Mostofsky.

"Dampak kafein tergantung pada dosis dan frekuensi, tetapi karena ada beberapa studi prospektif tentang risiko langsung sakit kepala migrain setelah asupan minuman berkafein, ada bukti terbatas untuk merumuskan rekomendasi diet untuk orang dengan migrain," katanya.

Dalam studi tersebut, 98 orang dewasa dengan migrain episodik yang sering menyelesaikan buku harian elektronik setiap pagi dan setiap malam, selama enam minggu.

Setiap hari, peserta melaporkan total porsi kopi berkafein, teh, soda dan minuman berenergi yang mereka konsumsi, serta mengisi laporan sakit kepala dua kali sehari yang merinci onset, durasi, intensitas, dan obat yang digunakan untuk migrain sejak entri buku harian sebelumnya.

Para peneliti menggunakan analisis penyesuaian diri dengan membandingkan insiden migrain individu peserta pada hari-hari dengan asupan minuman berkafein dengan kejadian migrain pada hari-hari tanpa asupan minuman berkafein.

Tapi, analisis penyesuaian diri ini menghilangkan potensi faktor-faktor seperti jenis kelamin, usia, dan faktor demografis individu lainnya, faktor perilaku dan lingkungan karena dapat mengacaukan data.


Ilustrasi (Pixabay)

Para peneliti lebih lanjut mencocokkan kejadian sakit kepala dengan hari dalam seminggu, menghilangkan kebiasaan akhir pekan versus hari kerja yang juga dapat mempengaruhi terjadinya migrain.

Penyesuaian diri juga memungkinkan untuk variasi dosis kafein di berbagai jenis minuman dan sediaan.

"Satu porsi kafein biasanya didefinisikan sebagai delapan ons atau satu cangkir kopi berkafein, enam ons teh, sekaleng soda 12 ons dan sekaleng minuman energi 2 ons," kata Mostofsky.

"Porsi tersebut mengandung 25 hingga 150 miligram kafein, jadi kami tidak dapat menghitung jumlah kafein yang dikaitkan dengan peningkatan risiko migrain," tambanya.

Para peneliti tidak melihat hubungan antara satu atau dua porsi minuman berkafein dan kemungkinan sakit kepala pada hari yang sama, tetapi mereka memang melihat kemungkinan lebih tinggi sakit kepala pada hari yang sama pada hari-hari dengan tiga atau lebih porsi minuman berkafein.

Namun, di antara orang-orang yang jarang mengkonsumsi minuman berkafein, bahkan satu atau dua porsi meningkatkan kemungkinan sakit kepala pada hari itu. 

"Meskipun prevalensi tinggi migrain dan gejala sering melemahkan, pencegahan migrain yang efektif tetap sulit dipahami bagi banyak pasien," kata Suzanne M Bertisch dari BIDMC.

Dari penelitian ini, diketahui migran jadi penyakit ketiga paling lazim di dunia. Penderitanya sudah mencapai satu miliar di seluruh dunia.

Gejala migran meliputi mual, perubahan suasana hati, sensitivitas terhadap cahaya dan suara, serta halusinasi visual dan pendengaran.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Bagus Santosa
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
19 Februari 2020 17:04 WIB

Merek Dagang The Beatles Menang di Pengadilan

Gugatan ini sudah dilayangkan oleh pihak Apple Corps dan Subafilms sejak November 2019
Nasional
19 Februari 2020 16:28 WIB

Server Jadi 'Kambing Hitam' Kesalahan Data Imigrasi Harun Masiku

Ada 120.661 orang yang tak terdata di server pusat
megapolitan
19 Februari 2020 16:25 WIB

VIDEO: Dituduh Culik Anak, Wanita Ini Minta Bantuan Komnas PA

Dia mengaku mendapat wasiat dari mendiang ayah sang anak
Lifestyle
19 Februari 2020 16:03 WIB

Mantan Anggota One Directions Dirampok

Ia ditodong dengan pisau saat sedang berada di Hampstead, London
Ekonomi
19 Februari 2020 15:26 WIB

Gara-Gara Korona, Apple Rugi Rp400 Triliunan

Produksi mandek