Selasa, 17 September 2019
Ilustrasi (Pixabay)
10 Agustus 2019 20:59 WIB

Minum Kopi Tiga Gelas Sehari Tingkatkan Resiko Migran

Karena migran adalah penyakit ketiga paling lazim di dunia
Bagikan :


Jakarta, era.id - Minum tiga cangkir kopi atau lebih setiap hari, meningkatkan risiko migrain. Hal itu merupakan penelitian Beth Israel Deaconess Medical Center (BIDMC) di AS.

Dilansir dari The Indian Express, Sabtu (10/8/2019), penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Medicine, mengevaluasi peran minuman berkafein sebagai pemicu potensial migrain.

Dipimpin oleh Elizabeth Mostofsky, dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard (HSPH) Harvard TH Chan di AS, para peneliti menemukan bahwa, di antara pasien yang mengalami migrain episodik, satu hingga dua porsi minuman berkafein tidak dikaitkan dengan sakit kepala pada hari itu.

Namun, tiga atau lebih porsi minuman berkafein dapat dikaitkan dengan kemungkinan lebih tinggi terjadinya sakit kepala migrain pada hari itu atau hari berikutnya.


Baca Juga : Haruskah Orang Tua Khawatir Anak Minum Kopi?

"Sementara beberapa pemicu potensial --seperti kurang tidur-- hanya dapat meningkatkan risiko migrain, peran kafein sangat kompleks, karena dapat memicu serangan tetapi juga membantu mengendalikan gejala," kata Mostofsky.

"Dampak kafein tergantung pada dosis dan frekuensi, tetapi karena ada beberapa studi prospektif tentang risiko langsung sakit kepala migrain setelah asupan minuman berkafein, ada bukti terbatas untuk merumuskan rekomendasi diet untuk orang dengan migrain," katanya.

Dalam studi tersebut, 98 orang dewasa dengan migrain episodik yang sering menyelesaikan buku harian elektronik setiap pagi dan setiap malam, selama enam minggu.

Setiap hari, peserta melaporkan total porsi kopi berkafein, teh, soda dan minuman berenergi yang mereka konsumsi, serta mengisi laporan sakit kepala dua kali sehari yang merinci onset, durasi, intensitas, dan obat yang digunakan untuk migrain sejak entri buku harian sebelumnya.

Para peneliti menggunakan analisis penyesuaian diri dengan membandingkan insiden migrain individu peserta pada hari-hari dengan asupan minuman berkafein dengan kejadian migrain pada hari-hari tanpa asupan minuman berkafein.

Tapi, analisis penyesuaian diri ini menghilangkan potensi faktor-faktor seperti jenis kelamin, usia, dan faktor demografis individu lainnya, faktor perilaku dan lingkungan karena dapat mengacaukan data.


Ilustrasi (Pixabay)

Para peneliti lebih lanjut mencocokkan kejadian sakit kepala dengan hari dalam seminggu, menghilangkan kebiasaan akhir pekan versus hari kerja yang juga dapat mempengaruhi terjadinya migrain.

Penyesuaian diri juga memungkinkan untuk variasi dosis kafein di berbagai jenis minuman dan sediaan.

"Satu porsi kafein biasanya didefinisikan sebagai delapan ons atau satu cangkir kopi berkafein, enam ons teh, sekaleng soda 12 ons dan sekaleng minuman energi 2 ons," kata Mostofsky.

"Porsi tersebut mengandung 25 hingga 150 miligram kafein, jadi kami tidak dapat menghitung jumlah kafein yang dikaitkan dengan peningkatan risiko migrain," tambanya.

Para peneliti tidak melihat hubungan antara satu atau dua porsi minuman berkafein dan kemungkinan sakit kepala pada hari yang sama, tetapi mereka memang melihat kemungkinan lebih tinggi sakit kepala pada hari yang sama pada hari-hari dengan tiga atau lebih porsi minuman berkafein.

Namun, di antara orang-orang yang jarang mengkonsumsi minuman berkafein, bahkan satu atau dua porsi meningkatkan kemungkinan sakit kepala pada hari itu. 

"Meskipun prevalensi tinggi migrain dan gejala sering melemahkan, pencegahan migrain yang efektif tetap sulit dipahami bagi banyak pasien," kata Suzanne M Bertisch dari BIDMC.

Dari penelitian ini, diketahui migran jadi penyakit ketiga paling lazim di dunia. Penderitanya sudah mencapai satu miliar di seluruh dunia.

Gejala migran meliputi mual, perubahan suasana hati, sensitivitas terhadap cahaya dan suara, serta halusinasi visual dan pendengaran.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Bagus Santosa
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
17 September 2019 19:43 WIB

Klaim Pembahasan RUU KPK yang Tak Buru-Buru

Kata mereka yang buat, ini bukan barang baru karena sudah lama dibahas
Nasional
17 September 2019 19:28 WIB

Pengesahan RUU KPK di Tengah Derasnya Arus Penolakan

Tok! DPR resmi sahkan RUU KPK yang dianggap melemahkan pemberantasan korupsi
Internasional
17 September 2019 19:02 WIB

Kisah Penyintas Kanker Pecahkan Rekor Renang di Inggris

Setahun lalu, ia menderita kanker. Hari ini ia jadi salah satu perenang terkuat di bumi
Internasional
17 September 2019 19:01 WIB

Vladimir Putin Kutip Ayat Alquran Serukan Perdamaian di Yaman

Karena berdamai itu indah mblo~
Nasional
17 September 2019 17:56 WIB

Dewan Pengawas KPK di Tangan Presiden

Presiden akan segera membentuk panitia seleksi untuk mencari anggota Dewan Pengawas