Kamis, 28 Mei 2020
Recep Tayyip Erdogan (Twitter/RT_Erdogan)
07 November 2019 13:03 WIB

Tangkap Istri Baghdadi, Erdogan: Kami Tak Berkoar-koar Seperti Amerika!

Militer Turki juga menangkap saudara perempuan dan saudara ipar Baghdadi di Suriah
Bagikan :


Jakarta, era.id - Dua belas hari usai kabar kematian buronan nomor satu di dunia, Abu Bakr al Baghdadi. Kini, Turki mengklaim telah menangkap isti dari pimpinan organisasi terlarang ISIS itu secara senyap di Suriah.

Pemimpin ISIS al Baghdadi, yang kepalanya pernah dihargai 25 juta dolar AS atau Rp350 miliar, mengakhiri hidupnya dengan bom bunuh diri ketika diserang Pasukan Delta Amerika Serikat (AS) di Suriah pada Sabtu (26/10).

Berhari-hari usai pengumuman besar dari Gedung Putih, kemarin Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan menangkap seorang istri dari Abu Bakr al Baghdadi. Pentolan ISIS itu diketahui memiliki empat istri.

Baca Juga : Intelijen Endus Keberadaan al-Baghdadi Lewat Kancutnya


Baca Juga : 1,5 Tahun Diculik ISIS, Wanita Italia Tampil Berhijab

"Amerika Serikat mengatakan Baghdadi bunuh diri di sebuah terowongan. Mereka memulai menyebarkan berita tentang hal itu," ujar Erdogan, dikutip Al Jazeera, Kamis (7/11/2019).

"Tapi saya mengumumkan di sini untuk pertama kalinya: Kami menangkap istinya dan tak membuat keributan seperti mereka. Kami juga menangkap saudara perempuan dan saudara iparnya di Suriah," katanya lagi dalam pidato di Ankara University tanpa penjelasan lebih detail.


Abu Bakr al-Baghdadi (YouTube)

Sementara itu, seorang pejabat senior Turki yang yak diungkapkan identitasnya mengatakan bahwa awal pekan ini Turki telah menangkap saudara perempuan Baghdadi, Rasmiya Awad, bersama suami dan menantunya di kota Azaz di Suriah utara, Provinsi Aleppo.

Turki berharap dari penangkapan ini mereka mendapatkan informasi tentang ISIS. Penangkapan saudara Baghdadi yang berusia 65 tahun itu disebut sebagai "tambang emas" bagi intelijen.

Baca Juga : Trump dan Dua Kata 'Anjing' untuk Kematian al-Baghdadi

Direktur Komunikasi Turki Fahrettin Altun mengatakan, penangkapan saudara perempuan Baghdadi adalah contoh lain dari keberhasilan operasi kontra-terorisme Turki.

Menurut saudara ipar Baghdadi, Muhammad Ali Sajid yang saat ini berada dalam tahanan Irak, Baghdadi memiliki empat istri ketika mereka terakhir kali bertemu pada musim panas 2018, demikian dikutip The Guardian.

Salah satu dari istri Baghdadi merupakan seorang wanita Irak yang dikenal sebagai Nour, yang tak lain adalah putri dari salah satu pembantunya. Baghdadi juga diyakini menikahi seorang remaja asal Jerman, tapi perempuan itu diyakini telah meninggalkan rumah Baghdadi pada 2016.

Baca Juga : Kayla Mueller di Balik Kematian Baghdadi

Mantan istrinya, Saja al Dulaimi yang merupakan warga Irak juga diketahui telah meninggalkan Baghdadi pada 2009 saat sedang mengandung. Ia kemudian ditangkap di Lebanon pada 2014 dan dibebaskan setahun kemudian dalam pertukaran tahanan al Qaeda.

Sementara itu pada bulan lalu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo juga mengklaim bahwa dua isti Baghdadi telah tewas di lokasi serangan pasukan Amerika Serikat. 

Abu Bakr al Baghdadi menyatakan dirinya sebagai khalifah bagi semua Muslim di mimbar masjid al-Nuri di Mosul, Irak pada 2014. Sejak saat itu, ia memegang kendali atas wilayah besar Irak dan Suriah hingga 2017, sebelum wilayah ISIS direbut oleh koalisi pimpinan Amerika Serikat. 

Kematian pimpinan ISIS disambut oleh dunia internasional. Namun bagaimanapun juga, para pakar keamanan memperingatkan kelompok teroris tak lantas hilang akibat kematian Baghdadi. Dunia harus tetap waspada akan rencana senyap ISIS yang saat ini tengah memilih pemimpin baru mereka yang diidentifikasi sebagai Abu Ibrahim al Hashemi al Quraishi.


Abu Bakr al-Baghdadi (BBC)
Bagikan :
Topik :

Reporter : Noor Pratiwi
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
28 Mei 2020 11:12 WIB

Suga BTS Bocorkan Rahasia di Mixtape D-2

Ada kejutan apa ya?
Internasional
28 Mei 2020 11:01 WIB

Raffia Arshad Hakim Berhijab Pertama di Inggris

Dia berhasil mematahkan stereotipe dan diskriminasi yang dialami
Nusantara
28 Mei 2020 10:14 WIB

Boleh New Normal Asal Jangan Kurangi Kewaspadaan COVID-19

Jabar klaim berhasil kendalikan korona
 
Nasional
28 Mei 2020 08:15 WIB

Gelaran Pilkada Serentak di Era New Normal

Tetap digelar Desember