Jumat, 21 Juni 2019
Ilustrasi (Twitter @SutopoPN)
11 Oktober 2018 20:16 WIB

Bantuan 15 Negara untuk Sulteng Sudah Diterima

Bantuan prioritas di antaranya transportasi udara, genset, tenda, dan water treatment
Bagikan :


Jakarta, era.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan sudah menerima bantuan internasional dari 15 negara untuk penanganan masa tanggap darurat gempa Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, bantuan tersebut berupa pengangkutan alat-alat untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi.

"Bantuan yang diterima BNPB lewat Balikpapan dari 15 negara hingga kemarin, Rabu (10/10). Mengangkut alat-alat yang kita butuhkan dan sudah beroperasi sejak beberapa hari yang lalu, distribusi, dan sebagainya," ujar Sutopo di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018).

Sutopo menambahkan, tidak semua bantuan asing dapat diterima masuk ke wilayah Palu. Pemerintah Indonesia hanya membutuhkan empat macam bantuan, antara lain transportasi udara, genset, tenda, dan water treatment.


Baca Juga : Ratusan Pengungsi Korban Gempa Palu Masih Tinggal di Tenda


(Infografis/era.id)

"Di luar itu kita tidak butuh. Tenaga SAR, tenaga medis dan yang lainnya (tidak dibutuhkan)," ungkapnya.

Sutopo mengatakan, semua tawaran bantuan internasional maupun relawan asing harus dikoordinasikan dengan assesment dan disampaikan secara tertulis oleh kemenlu.

Baca Juga : BNPB: Korban Meninggal Gempa Sulteng Mencapai 2.045

"Itu dilakukan agar tujuan, peran, serta fungsi bantuannya jelas. Namun faktanya banyak yang tiba-tiba langsung masuk ke wilayah Palu, yang tidak ada koordinasi, tidak ada izin. Ya kita harus atur itu," tegasnya.


(Infografis/era.id)

Berikut bantuan internasional yang diterima BNPB lewat Balikpapan dari 15 negara:

1. Singapura: mengangkut genset, peralatan kesehatan, selimut, makanan.
2. India: mengangkut genset, peralatan kesehatan, air bersih.
3. Australia: mengangkut peralatan sanitasi, dapur umum, kantung tidur.
4. Malaysia: mengangkut makanan.
5. Selandia Baru: mengangkut genset dan air bersih.
6. Jepang: mengangkut sparepart pesawat.
7. Inggris: mengangkut genset, dan truk alat berat.
8. Swiss: mengangkut peralatan air bersih dan tenda keluarga.
9. Amerika Serikat: mengangkut genset dan alat berat.
10. Ukraina: mengangkut alat berat.
11. Korea Selatan: mengangkut tenda keluarga.
12. Perancis: mengangkut tenda, genset, dan peralatan air bersih.
13. Jerman: mengangkut genset.
14. Rusia: mengangkut Mobile Power Plant, water treatment, dan selimut.
15. Qatar: mengangkut peralatan kesehatan.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Diah Ayu Wardani
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
20 Juni 2019 22:03 WIB

Lewat Tulisan, Ahli KPU Jelaskan Anak Perusahaan Bukan BUMN

Biar semuanya menjadi terang benderang lur~
Nasional
20 Juni 2019 21:32 WIB

Kubu Prabowo Tak Puas Jawaban Saksi Ahli KPU

Kubu Prabowo mempertanyakan Situng rawan disusupi
Nasional
20 Juni 2019 21:25 WIB

KPU Ragukan Kualitas Saksi dan Ahli Kubu Prabowo

"Ngomongnya plintat-plintut gitu," katanya
Nasional
20 Juni 2019 21:11 WIB

Dapat Promosi Jabatan, Deputi Penindakan KPK Balik ke Polri

Di mana pun berada sing penting mengabdi untuk bangsa dan negara
Nasional
20 Juni 2019 20:26 WIB

Perdebatan Situng di Sidang MK

Jadi sebenarnya Situng itu apa sih? Si Pitung, ane tahu~~