Minggu, 05 April 2020
Bamboo rafting yang selalu diminati wisatawan untuk mengunjungi Loksado. (Foto: Antara)
04 Januari 2020 10:03 WIB

Sensasi Bamboo Rafting yang Mengasyikkan di Loksado

Pengujungnya bukan cuma datang dari Indonesia, tapi juga mancanegara
Bagikan :


Kandangan, era.id - Menyusuri Sungai Amandit yang berarus deras dengan bamboo rafting alias arung jeram menggunakan bambu selalu memikat wisatawan untuk datang ke Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan.

Lokasi objek wisata Loksado memang sudah banyak dikenal para pelancong yang tak hanya dari wilayah Kalimantan Selatan, namun sejumlah daerah di Indonesia, bahkan turis mancanegara.

Di momen libur sekolah misalnya, kunjungan wisatawan sangat ramai. Bahkan, stok perahu bambu yang tersedia tidak mencukupi. Tak sedikit pula pengunjung yang menyiapkan perahu karet sendiri untuk tetap bisa melakukan arung jeram.

"Ramainya kunjungan terjadi sejak satu minggu sebelum Natal dan tahun baru saat ini. Booking-an penginapan kami penuh," kata Sarpani, karyawan Mountain Meratus Resort, seperti dikutip Antara.


Baca Juga : Hal yang Paling Dirindukan Jika Wabah COVID-19 Hilang


Bamboo rafting yang selalu diminati wisatawan untuk mengunjungi Loksado. (Foto: Antara)

Menurut Sarpani, pada libur akhir tahun saat ini memang terjadi peningkatan luar biasa kunjungan jika dibanding tahun sebelumnya.

"Ada sekitar 80 perahu bambu milik masyarakat yang tersedia untuk bamboo rafting, setiap harinya selalu habis disewa dengan tarif Rp330.000 untuk tiga sampai empat orang dengan durasi perjalanan 2 hingga 3 jam," bebernya.

Sejumlah penginapan memang tersedia di kawasan wisata Loksado. Pasalnya, kebanyakan pengunjung yang rata-rata berasal dari luar daerah memilih untuk bermalam satu hingga dua hari.

Seperti Mountain Meratus Resort yang menyediakan 14 kamar terdiri dari 2 unit tipe Villa House berukuran besar dan 12 kamar tipe deluxe dan super deluxe room.

Untuk kunjungan wisatawan asing, ungkap Sarpani, biasanya terjadi pada periode Juli hingga November. Dia pun berharap, masyarakat setempat dapat selalu menjaga kebersihan sungai yang jadi aset berharga untuk objek wisata alam tersebut.

Sementara salah satu pengunjung yang ditemui ketika menginap di Mountain Meratus Resort, Nurul Hayati mengaku sudah dua kali berwisata ke Loksado. Wanita asal kota Sampit, Kalimantan Tengah ini sangat terkesan dengan keindahan alam Loksado yang masih terjaga alami.

"Apalagi di sini banyak objek wisata yang bisa dikunjungi. Selain bamboo rafting dan mandi sepuasnya di sungai Amandit yang indah, kita juga dapat mengunjungi pemandian air panas Tanuhi, air terjun haratai dan air terjun kilap api," ucapnya.

Objek wisata Loksado berjarak 42 kilometer dari Kota Kandangan, ibu kota Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Jalannya yang berbukit dengan tanjakan dan turunan yang curam mengharuskan pengendara wajib berhati-hati. Apalagi rambu-rambu yang tersedia minim dengan hutan pegunungan yang rimbun menutupi sisi kanan dan kiri jalan.
Bagikan :
Topik :

Reporter : ERA.ID
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Internasional
05 April 2020 18:18 WIB

Ada Kulkas Raksasa untuk Simpan Jasad Korban COVID-19 di Ekuador

Ekuador melaporkan 318 pasien meninggal dunia akibat COVID-19
Nasional
05 April 2020 17:17 WIB

Pesan Trump untuk Warganya: Minggu Depan Banyak yang Meninggal di AS

Kok jadi terkesan nakutin ya?
Lifestyle
05 April 2020 16:04 WIB

Kembalinya sang Raja Dangdut Lewat Lagu 'Virus Corona'

Baru dirilis sudah trending di YouTube
Internasional
05 April 2020 15:15 WIB

Gaji Presiden dan Menteri Malawi Dipotong untuk Wabah COVID-19

Semoga Indonesia segera menyusul~
Lifestyle
05 April 2020 14:03 WIB

Selena Gomez Akui Idap Bipolar Disorder, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Yang sering depresi setiap tanggal tua, boleh dicek~