Kamis, 24 Januari 2019
Komisioner KPU RI Hasyim Asy’ari (Diah/era.id)
11 Januari 2019 19:07 WIB

Visi-Misi Berubah, KPU: Harusnya Sebelum Kampanye

Jadinya inkonsisten gitu kan
Bagikan :


Jakarta, era.id - Komisioner KPU RI Hasyim Asy’ari menjelaskan alasan penolakan revisi visi-misi paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ia menyebut perkara visi-misi harus selesai sebelum masa kampanye dimulai.

Sebab, kampanye adalah penjabaran atau penyampaian visi-misi paslon ke masyarakat. Adapun kampanye capres-cawapres telah dimulai sejak September 2018 lalu.

“Tim diberi kesempatan memperbaharui memperbaiki visi-misi, sampai kapan? Sampai sebelum memasuki tahapan kampanye. Karena apa? Kampanye adalah penyampaian visi-misi program kan,” kata Hasyim di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2019).

Menurut Hasyim, jika visi-misi paslon tak konsisten, maka pemilih akan kebingungan. Padahal, visi-misi penting untuk meyakinkan pemilih pada capres-cawapres. 


Baca Juga : Selain Najwa, Karni Ilyas Diusulkan Jadi Moderator Debat Kedua

Visi-misi juga menjadi bagian dari materi yang dikampanyekan paslon. Jika ada inkonsistensi, sementara visi-misi sudah terlanjur dikampanyekan, maka akan menjadi persoalan.

“Kampanye kan penyampaian visi misi, kalau kemudian itu berubah-ubah kan itu kemudian itu jadi problem,” tutur dia.

Hasyim memastikan syarat batas waktu perubahan maupun perbaikan visi-misi sebelum masa kampanye tertera dalam peraturan KPU maupun undang-undang.

“Ada aturannya di UU juga ada salah safu syarat calon mendaftar adalah naskah dokumen visi-misi program, artinya ketika mendaftar harus terpenuhi,” tandasnya.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Diah Ayu Wardani
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Internasional
24 Januari 2019 10:05 WIB

China Tingkatkan Pemberantasan Pelanggaran Medis

Baru-baru ini masalah serius yang melibatkan pasar produk-produk kesehatan telah diungkap
Nasional
24 Januari 2019 09:51 WIB

Ahok di Balik Jeruji: Membaca Sampai Membuat Buku

Bukunya berjudul Kebijakan Ahok dan diluncurkan pada Agustus 2018
Teknologi
24 Januari 2019 09:14 WIB

Ahok Bebas, Subscriber YouTube 'Panggil Saya BTP' Melejit

Apakah ini artinya BTP akan menjadi seorang Youtuber?
Nusantara
24 Januari 2019 09:12 WIB

Asyik, Kirim Buku ke Seluruh Indonesia Gratis

 Kebijakan ini berlaku kalau ngirim lewat Pos Indonesia, di tanggal 17 setiap…
Nasional
24 Januari 2019 09:10 WIB

VIDEO: Penantian Ahokers Hingga Menginap di Mako Brimob

Selain bernyanyi mereka juga berdoa untuk Ahok