Selasa, 25 Februari 2020
Manchester City (NYpost)
15 Februari 2020 13:18 WIB

Alasan Mengapa Manchester City Tak Perlu Jadi Juara Liga Inggris

2 tahun tak boleh main di kompetisi Eropa
Bagikan :


Jakarta, era.id - UEFA membuat keputusan untuk melarang keikutsertaan Manchester City dari seluruh kompetisi antarklub di Eropa selama dua tahun ke depan. Seperti dilansir situs resmi UEFA, Sabtu (15/2/2020), Man City dianggap melanggar aturan Financial Fair Play (FFP) secara serius.

The Citizens dipastikan absen di Liga Champions, maupun Liga Europa musim 2020/2021 serta 2021/2022, walaupun jadi juara Liga Inggris musim ini dan musim depan ataupun di posisi empat besar.

Sidang yang diadakan pada 22 Januari 2020, Badan Peradilan UEFA Club Financial Control Body (CFCB), yang diketuai oleh Jose da Cunha Rodrigues telah memberi tahu Manchester City FC tentang keputusan akhir tentang kasus yang dirujuk oleh CFCB Kepala Investigator.

"Badan peradilan, setelah mempertimbangkan semua bukti, telah menemukan bahwa Manchester City FC melakukan pelanggaran serius terhadap peraturan Lisensi Klub UEFA dan regulasi Financial Fair Play dengan melebih-lebihkan pendapatan sponsor dalam akun dan dalam informasi laporan keuangan yang diserahkan ke UEFA antara 2012 hingga 2016," tulis pernyatan badan sepak bola Eropa itu.


Baca Juga : Keajaiban si Nerrazzuri 'Ori' Masih Berlanjut


UEFA

Badan peradilan juga menemukan bahwa dalam pelanggaran peraturan, klub dianggap tidak kooperatif  dalam penyelidikan kasus ini oleh CFCB. Maka dari itu, keputusan tegas pun diambil UEFA. Selain itu, Sergio Aguerro dkk. juga dikenakan denda 30 juta Euro (Rp 445 miliar).

"Badan Ajudikasi telah memberlakukan tindakan tegas kepada Manchester City Football Club. Mereka akan dikeluarkan dari partisipasi dalam kompetisi klub UEFA dalam dua musim berikutnya (Musim 2020/21 dan 2021/22) dan membayar denda €30 juta," vonis UEFA.

Dalam pernyataan resminya, klub rival Manchester United ini rupanya tidak terkejut atas keputusan UEFA ini meski mengaku kecewa. Man City pun akan coba mengajukan banding kepada Arbitrase Olahraga (CAS).

"Manchester City kecewa, tapi tidak terkejut dengan pengumuman hari ini dari Pengadilan UEFA. Klub selalu mengantisipasi kebutuhan untuk mencari badan independen dan proses untuk mempertimbangkan secara imparsial bukti-bukti yang mendukung posisi klub," tulis pernyataan resmi klub.
 
Bagikan :
Topik :

Reporter : ERA.ID
Editor : Ervan Bayu Setianto
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
megapolitan
25 Februari 2020 05:31 WIB

Jakarta Siaga Banjir Pagi Ini

Pintu…
Nasional
24 Februari 2020 22:02 WIB

What's On Today, 24 Februari 2020

Podcast berita Indonesia terkini yang disajikan dengan cara berbeda
Lifestyle
24 Februari 2020 21:03 WIB

Baek Yerin hingga Phum Viphurit Masuk Line Up 'Head in the Clouds'

Siapa yang gak sabar cepet-cepet tanggal 7 Maret 2020?
Nasional
24 Februari 2020 20:35 WIB

Asyiknya Prabowo-Menhan Uni Emirat Arab Lepas Elang Pemburu

Diplomasi pertahanan
Nusantara
24 Februari 2020 19:54 WIB

Penipu Princess Lolowah Menyamar Sebagai Pria

Ditangkap di Palembang