Rabu, 19 Februari 2020
Hari tanpa bayangan (Twitter/@InfoBMKG)
09 Oktober 2019 15:29 WIB

Menyiasati Dampak Buruk Hari Tanpa Bayangan

Jakarta dan sejumlah kota lainnya bakal mengalami hari tanpa bayangan
Bagikan :


Jakarta, era.id - Jika sekarang kamu ada di Jakarta dan sempat menyadari kalau tidak ada bayangan siang tadi, Rabu (9/10/2019), jangan bingung. Itu bukan keanehan. Semua bisa dijelaskan dengan ilmiah karena itu yang namanya fenomena kulminasi.

Akun Twitter Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menjelaskan secara sederhana. Kulminasi adalah hari tanpa bayangan, yaitu hari ketika matahari berada tepat 90 derajat di atas kepala. Jakarta adalah salah satu kota yang mengalami fenomena kulminasi.
Dilansir dari halodoc.com, kulminasi matahari terjadi dua kali dalam satu tahun di beberapa wilayah. Penyebab utamanya adalah adanya revolusi bumi terhadap matahari yang mengakibatkan munculnya gerak semu matahari.

Baca Juga : Pil KB Dapat Turunkan Berat Badan, Fakta atau Mitos?


Baca Juga : Kenali Sifilis, Penyakit Kelamin yang Bisa Menular pada Bayi

Pada bulan Oktober ini, kulminasi matahari terjadi di beberapa kota. Selain Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya pun mengalami.


Titik kulminasi matahari bulan ini. (Twitter/@InfoBMKG)

Fenomena kulminasi mengakibatkan matahari terasa lebih panas di kulit. Selain itu, panasnya bisa terasa hingga beberapa hari setelah puncak kulminasi. Kondisi tersebut bisa memengaruhi kesehatan. Tapi, ada beberapa cara untuk mengantisipasi dampak buruk kulminasi matahari.

Baca Juga : Penyakit Tulang Hingga Liver Bisa Dilawan dengan Teh Dandelion 

Pertama, oleskan tubuh dan wajah dengan tabir surya yang memiliki kandungan Sun Protector Factor (SPF) minimal 30. Oleskan secara berkala untuk memaksimalkan perlindungan kulit. Anda yang banyak beraktivitas siang hari di luar ruangan, akan sangat terjaga dengan hal ini.

Kedua, makan makanan yang banyak memiliki kandungan air. Konsumsi air dengan minimal delapan gelas per hari, berfungsi menjaga kadar cairan dalam tubuh sehingga tubuh tidak mengalami gangguan pada fungsi pencernaan, penyerapan makanan, sirkulasi, ginjal, dan tubuh terjaga di suhu tubuh normal.

Ketiga, gunakan pelindung tambahan seperti topi dan kacamata hitam bila beraktivitas di luar ruangan. Ini untuk membuat tubuh Anda semakin terlindungi dari efek negatif sinar matahari.
Bagikan :
Topik :

Reporter : May Rahmadi
Editor : May Rahmadi
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
19 Februari 2020 16:03 WIB

Mantan Anggota One Directions Dirampok

Ia ditodong dengan pisau saat sedang berada di Hampstead, London
Ekonomi
19 Februari 2020 15:26 WIB

Gara-Gara Korona, Apple Rugi Rp400 Triliunan

Produksi mandek
Nasional
19 Februari 2020 15:15 WIB

Soal Ustaz Bangun Samudra: Jangan Mau Dibohongi Pakai 'Lulusan S3 Vatikan'

Warganet menyebut bahwa apa yang dilakukan Ustaz Bangun adalah penipuan
Internasional
19 Februari 2020 15:08 WIB

Cerita Penumpang Diamond Princess 14 Hari Dikarantina di Atas Kapal

Makan nasi kotak saat Valentine
Nasional
19 Februari 2020 14:42 WIB

Kala Anggota Dewan Atur Urusan 'Dapur' dan 'Ranjang' Keluarga

RUU Ketahanan Keluarga kontroversial!