Kamis, 20 September 2018
Penandatangan SKB PNS korup dipecat tidak hormat. (Diah/era.id)
13 September 2018 17:31 WIB

Pemerintah Sepakat PNS Korup Dipecat Tidak Hormat

Ini gegara banyak PNS tersangka korupsi yang sudah bebas eh dia balik lagi
Bagikan :


Jakarta, era.id - Kementerian Dalam Negeri, Kemenpan RB, dan Badan Kepegawaian Negara menandatangani surat keputusan bersama (SKB) untuk dapat memecat Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah inkrah atau berkekuatan tetap melakukan pidana korupsi.

Surat bernomor 180/6967/SJ tertanggal 10 September 2018 itu ditujukan kepada seluruh bupati dan/atau wali kota seluruh Indonesia dan ditembuskan kepada Presiden RI.

"Beberapa hal pokok yang diatur dalam SKB adalah pemberhentian tidak dengan hormat kepada PNS yang telah dijatuhi hukuman inkrah, serta peningkatan pemanfaatan Sistem Informasi Kepegawaian untuk mencatat kondisi atau status pegawai di daerah dan di pusat," kata Mendagri Tjahjo Kumolo di Hotel Grand Sahid Jaya, Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (13/9/2018).

Dengan adanya SKB tersebut, kata Tjahjo akan mengurangi kerugian negara yang selama ini masih terdapat beberapa PNS terbukti korupsi namun belum diberhentikan dan masih menerima gaji meski sedang menjalani masa hukuman.


Baca Juga : Mantan PM Najib Kembali Ditahan KPK Malaysia

Sependapat, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menyebut, kesepakatan itu juga mencegah PNS yang telah menjalani masa hukuman untuk kembali menempati posisi strategis di pemerintahan.

"KPK menganggap, orang (PNS) ini sudah saya tangkepin, sudah keluar dari penjara, kok balik lagi? Kerja saya (KPK) enggak efektif dong? Makanya ini untuk membuat orang-orang itu enggak menempati jabatan yang strategis," ungkap Bima.

Surat kesepakatan itu otomatis mencabut surat edaran nomor 800/4329/SJ tanggal 29 Oktober 2012 yang tidak menyebutkan pemberhentian tidak dengan hormat bagi PNS yang terbukti korupsi, tetapi hanya larangan PNS korup diangkat dalam jabatan struktural.
Bagikan :

Reporter : Diah Ayu Wardani
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Olahraga
20 September 2018 08:17 WIB

Laga Tunda Serie A, Fiorentina Tahan Sampdoria

Giovanni Simeone cetak gol, kiper Sampdoria keturunan Indonesia gemilang
Nasional
20 September 2018 08:07 WIB

Maaf dari Asia Sentinel untuk SBY

Akui langgar kaidah jurnalistik dan menarik berita kasus Bank Century
Teknologi
20 September 2018 07:49 WIB

Kangen Main PS Jadul, Tenang Ada PlayStation Classic

Buat yang kangen mainin PS Jadul nih
Olahraga
20 September 2018 07:39 WIB

Ada Mariano, Madrid Tidak Butuh Ronaldo?

Eits, santai...ini baru pertandingan pertama
Peristiwa
20 September 2018 07:31 WIB

Menunggu Kejutan Nomor Urut untuk Jokowi

Akankah nomor dua jadi milik Jokowi?