Jumat, 21 Februari 2020
Cristiano Ronaldo (Instagram/@cristianoronaldo)
22 Oktober 2019 16:11 WIB

Babak Baru Kasus Pemerkosaan yang Libatkan Ronaldo

Polisi Las Vegas menemukan bukti baru kecocokan DNA Ronaldo
Bagikan :


Jakarta, era.id - Lama tergantung-gantung, kasus pemerkosaan model Kathryn Mayorga yang diduga melibatkan bintang Juventus Cristiano Ronaldo kembali dibuka dengan temuan fakta baru. Dalam pencarian bukti lanjutan, otoritas menemukan informasi bahwa DNA Ronaldo cocok dengan bukti yang dikumpulkan. Informasi terkait kecocokan DNA ini bocor lewat surel.

Dalam 'seratus halaman' surel yang diverifikasi The Sun, terlihat kiriman pesan antara polisi dan jaksa selama investigasi. Detektif Jeffrey Guyer menulis: DNA sudah ada dan cocok.

Perkembangan terakhir dari kasus ini terjadi pada Juli lalu. Kala itu, kasus Ronaldo sempat dibatalkan. Ronaldo juga telah menyatakan tak akan menghadapi pidana tuduhan yang dibuat oleh Mayorga. Menurut laporan Mayorga, Ronaldo memperkosanya di kamar Hotel Palms Place di Las Vegas pada tahun 2009 lalu.

Pemerkosaan bermula dari pertemuan keduanya di sebuah klub malam. Saat itu, Ronaldo mengajak Mayorga ke kamarnya. Menurut Mayorga, ia menandatangani perjanjian untuk tidak mengungkap apa yang ia alami dan berjanji tak akan menuntut Ronaldo. Atas kesepakatan itu, Mayorga dikabarkan menerima uang sebesar 290 ribu poundsterling.


Baca Juga : Tetap Woles di Bawah Tekanan, Kunci Kegemilangan Ronaldo

Mayorga goyah. September lalu, ketika gerakan #MeToo terjalin masif di media sosial, Mayorga memutuskan untuk mengangkat kasus pemerkosaan yang ia alami. Media Jerman, Spiegel Online jadi yang pertama mendapat kabar itu. Melalui wawancara eksklusif, Mayorga mengatakan, Ronaldo masuk ke kamar mandi ketika ia sedang berganti pakaian. Ronaldo, kata Mayorga juga memaksanya berhubungan seks.
 


Bocoran dan bantahan

Kasus ini berlanjut dengan berbagai bantahan dan bocoran-bocoran. Menurut Mayorga, ia telah mengatakan "tidak" kepada Ronaldo. Kabar itu dikonfirmasi oleh situs Football Leaks yang mempublikasikan percakapan surel antara Ronaldo dan tim hukumnya. Dalam sebuah pesan, Ronaldo mengatakan kepada tim hukumnya bahwa Mayorga mengatakan "tidak".

Namun, tiga pekan kemudian, Ronaldo dan tim hukumnya membantah Football Leaks. Menurut pihak Ronaldo, Mayorga tidak berteriak apapun. Bocoran Football Leaks diperkuat bocoran surel --antara polisi dan jaksa-- yang dimiliki The Sun. Menurut bocoran surel itu, polisi memastikan bahwa Mayorga telah menyatakan penolakan untuk berhubungan seks dengan Ronaldo dengan mengatakan "tidak".

Terkini, Ronaldo menulis sebuah kicauan sebagai respons atas dibukanya kembali kasus pemerkosaan oleh otoritas hukum Las Vegas. "Saya dengan tegas menyangkal tuduhan yang dikeluarkan terhadap saya. Pemerkosaan adalah kejahatan kejam yang bertentangan dengan semua yang saya yakini," tulis Ronaldo.

"Saya ingin sekali membersihkan nama saya. Saya menolak memberi makan media yang dibuat oleh orang-orang yang berusaha mempromosikan diri dengan biaya sendiri," sambungnya.

Mayorga sendiri, dalam beberapa pemberitaan disebut tengah mengejar kasus perdata melawan Ronaldo untuk ganti rugi sebesar 165 ribu poundsterling.

Bagikan :
Topik :

Reporter : Tarida Angelina
Editor : Yudhistira Dwi Putra
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
20 Februari 2020 22:22 WIB

What's On Today, 20 Februari 2020

Podcast berita Indonesia terkini yang disajikan dengan cara berbeda
Nusantara
20 Februari 2020 21:08 WIB

Tak Bisa ke Indonesia, Mahasiswa Unpad Asal China Kuliah Online

Gara-gara COVID-19
Lifestyle
20 Februari 2020 20:32 WIB

Riki Rhino, Film Animasi Karya Anak Bangsa

Ridwan Kamil 'jadi' Elang Jawa
Lifestyle
20 Februari 2020 19:38 WIB

Eddies Adelia yang Belum Siap Berhijab Syar'i

Yang penting tertutup dulu